CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 12


__ADS_3

Nai yang baru saja sampai rumah pun langsung memasukan motornya kedalam garasi yang tidak terlalu besar. Lalu berjalan masuk dari pintu garasi yang langsung menuju kedapur.


Nai melihat sekeliling rumah yang tampak sepi, tak ada satu orang pun berada dirumahnya.


"kemana Kara ya?" bertanya pada diri sendiri


"kok pergi gak bilang bilang dulu sih" sambungnya lagi. Dan lagi lagi berbicara sendiri..


Tak lama terdengar suara pintu depan terbuka, dan muncul lah Kara dari luar


"lohh, Nai udah pulang?" tanya Kara yang melihat Nai berdiri diruang tamu sambil memandangnya


"hmm, baru aja" jawab Nai


"gimana hari pertama kerja?" tanya Kara lagi sambil duduk dan diikuti oleh Nai


"ya.. lumayan lah" sahut Nai tidak bersemangat


"lumayan gimana maksudnya? yang jelas dong kalau cerita itu" tanya Kara yang tidak mengerti maksud dari jawaban Nai


"enggak semangat aku tu" jawabnya lagi yang semakin membuat Kara bingung dan penasaran

__ADS_1


"enggak semangat gimana? bukannya harusnya seneng akhirnya bisa kerja disitu?"


Kara terus bertanya, lalu Nai menghela nafas panjang


"iya seneng sih, tapi Bosnya buat gak seneng"


"ha.. maksudnya?" semakin bingung


"kamu ingat gak sama cowok gi*a yang aku ceritain kemarin" tanya Nai


"yang buat kamau jatuh terus gak mau minta maaf itu? iya inget, kenapa?"


"hhuuufft.... Dan ternyata dia itu Bos aku" ucap Nai


"hahahhahahaha" tiba tiba Kara tertawa terpingkal pingkal sambil memegangi perutnya. Nai yang melihat itu pun menjadi cemberut


"gak ada yang lucu Ra" tukas Nai dengan wajah masamnya


"itu lucu banget Nai, hahhaa" sahut Kara yang masih melanjutkan tawanya


"terus terus gimana?" tanya Kara lagi setelah menghentikan tawanya, sungguh lucu pikirnya

__ADS_1


"terus setelah Aku tau ternyata Dia bosku Aku langsung minta maaf tu karna udah gak sopan nendang kaki Dia, tapi Dia bilang kalau Dia mau maafin Aku kalau Aku mau jadi asistem pribadinya. Gi*a kan tu orang" jelas Nai panjang lebar dengan tersulut sulut


"lagian ya yang seharusnya minta maaf itu Dia bukan Aku" sambungnya lagi terbawa emosi


Dan "hahahahahahhahaahahaa" kembali Kara tertawa, kali ini tawanya lebih keras dari yang sebelumnya dan sampai mengeluarkan air mata. Nai pun semakin memberengut


"aduh... maaf Nai Aku gak tahan buat gak ketawa" ucap Kara tanpa merasa bersalah


"lagian lucu banget sih" sambungnya lagi


"udah ah.. ngomong sama kamu tu percuma tau gak" ucap Nai sambil beranjak meninggalkan Kara


"loh mau kemana dulu, belum siap juga ceritanya" ucap Kara menghentikan Naira. Tapi Nai hanya diam dan terus berjalan dan Kara pun terus mengikuti Nai karana Dia masih penasaran dengan cerita selanjutnya. Kara banyak melontarkan pertanyaan namun tak ada yang dijawab Nai.


"eh ngomong ngomong Bosnya udah Tua apa masih Muda Nai?" dan pertanyaan itu berhasil membuat Naira berhenti lalu memandang Kara.


"kamu mau tau?" tanya Nai. dengan cepat Kara menganggukan kepalanya dan menunggu jawaban Nai dengan antusias.


"kamu lihat saja sendiri" sahut Nai lalu kembali berjalan dan masuk ke kamarnya. Dan itu membuat Kara kecewa karna tidak mendapat jawaban seperti yang diharapkan nya..


"yaahhhh.. NAIRAAAA" pekik Kara dari luar pintu kamar Nai. Sementara didalam kamar Naira tertawa terbahak bahak

__ADS_1


"huhh rasain" ucap Nai dari dalam kamar..


#


__ADS_2