CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 32


__ADS_3

Saat Rafa akan melangkah tiba tiba ruang IGD terbuka dan keluar lah dokter dan diikuti para suster yg mendorong brangkar Naira dengan terburu buru. Sontak hal itu mengejutkan Rafa dan yg lainnya.


"ada apa dokter? mau dibawa kemana Naira? tanya Rafa panik


"maaf pak kami akan membawanya keruang operasi dan segera melakukan tindakan, karna luka dikepalanya sangat dalam dan pasien sudah sangat banyak kehilangan darah" jawab dokter


Hal itu berhasil membuat mereka menegang ditempat, apalagi Rafa yg hampir tidak bernafas mendengar penuturan dokter tersebut, dia tidak menyangka kalau luka Naira akan separah ini.


"dokter lakukan apa saja untuk menyelamatkan nya dok, saya mohon" ucap Rafa sambil memegang tangan dokter, dan untuk pertama kalinya seorang Rafa memohon pada seseorang dan itu karna Naira.


"saya akan usahakan pak" ucap sang dokter lalu melanjutkan langkahnya yg diikuti oleh yg lainnya.


Rafa ikut mendorong bad Naira sambil memegang tangan Nai, dia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.


"kenapa harus kamu Naira? kenapa tidak membiarkan aku yg mengalami, kenapa harus kamu? aku mohon bertahan lah Naira, jangan tinggalkan aku karna aku tidak akan pernah mengizinkan mu pergi!" ucap Rafa dalam hati

__ADS_1


Sudah hampir 2 jam mereka menunggu tapi tidak ada tanda tanda bahwa operasi akan selesai, dokter dan yg lainnya masih betah didalam sana dengan kegiatan mereka.


Terlihat Raras terduduk lemas dikursi bersandar pada bahu Rey, tampak sesekali dia menyeka air matanya. Walaupun Raras masih baru kenal dengan Nai tapi dia sudah sangat menyayangi Naira, bahkan dia sudah menganggal Nai seperti putrinya sendiri, dan inilah yg membuat nya sangat terpukul dan sangat sedih.


Sementara itu Rafa yg tingkat khawatirnya sudah mencapai level tertinggi itu tidak bisa diam, sebentar sebentar dia duduk lalu berdiri dan setelahnya mondar mandir seperti setrika, dan begitu lah seterusnya sampai Rey yang melihat itu pun menjadi pusing, kenapa manusia ini tidak bisa tenang sedikit saja pikirnya.


Tiba tiba Rey teringat sesuatu lalu berdiri sampai Mama yg tadinya bersandar dibahunya terkejut dan hampir terjatuh, beruntung Mama masih bisa menjaga keseimbangan kalau tidak sudah dapat dipastikan Rey mendapat hukuman darinya.


"maaf ma Rey gak sengaja" ucap Rey menyesal dan langung dapat pukulan dari mama.


"kenapa tiba tiba berdiri seperti itu?" tanya mama, Rafa yg mendengar dan melihat kejadian itu pun langsung menatap Rey.


"Rey baru ingat kalau Nai punya sahabat, apa kita tidak akan memberi tahunya?" tanya Rey


"ah iya, bagaimana kita bisa melupakan itu" sahut Rafa

__ADS_1


"kalau begitu tunggu apalagi, cepat beritahu dia dan suruh datang kemari, bagaimana pun hanya sahabatnya itu yg dimiliki Naira" ucap mama.


"apa maksud mama, Naira juga punya kita" sahut Rafa tidak terima.


"itu sekarang Raf, yg mama maksud itu dulu" jawab mama.


"kalau begitu Rey akan langsung pergi ma, nanti akan Rey bawa kesini" ucap Rey yg diangguki oleh mama dan Rafa.


🍓🍓🍓🍓🍓


happy reading all...


temen temen sebelumnya author mau minta maaf karna sudah lama gak up, kemarin author pulang kampung selama sebulan, dan dikampung author itu susah jaringan dan itulah sebabnya kenapa author gak up up. kampung author itu bener bener plosok, jadi maklumi ya temen temen..


sarange...

__ADS_1


__ADS_2