
" udah ya orang kayak begitu enggak usah ditangisin lagi, udah dari lama juga aku bilang enggak usah di pertahanin, kamu nya gak dengerin"
"mending sekarang mandi terus kita makan oke" katanya lagi
Nai yang mendengar perkataan sahabatnya itu hanya diam sambil terus melangkah masuk kedalam kamar lalu keluar lagi dan masuk ke kamar mandi.... walaupun Nai wanita yang tangguh dah pemberani tapi Nai sangat lemah jika menyangkut tentang perasaan..
Ditempat lain....
"Tuan waktunya pulang" kata Rey
hening dan tidak ada jawaban.. terlihat jika Rafa sedang melamun. entah apa yg sedang di pikirkan nya.. Rey yang melihat itupun menjadi bingung karna tidak biasanya bosnya melamun seperti itu..
"Tuan?" kata Rey lagi
"oh Rey" sahut Rafa setengah terkejut
"maaf Tuan, apa ada yang sesuatu menggagu pikiran Tuan?" tanya Rey dengan berani
"tidak" jawabnya singkat "ayo" sambungnya
dia pun bangun dari kursi kebesarannya dan melangkah keluar ruangan dengan mendului Rey..
sampainya di mansion Rey langsung pamit pulang.. Rafa pun langsung masuk ke dalam mansion dengan langkah kaki nya yang lebar
" ma pa aku pulang" setengah berteriak
__ADS_1
walaupun Rafa di luar sangat dingin dan sombong tapi berbeda jika dia sedang berada di rumah..
"Rafa kenapa harus berteriak" sahut mama nya keluar dari dalam kamar dan di susul oleh papanya
"iya, tanpa harus berteriak mama dan papa juga dengar" tambah papa yang hanya dibalas dengan cengiran
"sekarang cepat mandi dan ganti pakaian setelah itu kita makan malam bersama" kata mama lagi
dengan langkah cepat segera Rafa naik ke lantai atas tempat kamarnya berada.. Rafa tidak mau orang tuanya menunggu terlalu lama.. karna baginya itu tidak sopan..
*
"Nai" panggil Kara
"hmm" sambil menoleh
"insya allah" balasnya
"ayo dong semangat Nai, ini kesempatan yang jarang ada" sambil memandang Nai
"jangan sampai karna masalah hari ini kamu jadi gak semangat terus jadi gagal" sambungnya lagi
"bukannya ini impian kamu buat kerja di perusahaan terbesar seAsia"
"iya Ra kamu tenang aja, aku gak bakal nyia nyiain kesempatan emas ini" jawab Nai dengan tersenyum dan semangat yang menggebu gebu.. sesaat dia lupa akan permasalahan yang baru terjadi..
__ADS_1
Jika menyangkut pekerjaan dan masa depan Naira akan sangat bersemangat.. Naira sangat ingin menjadi wanita karir yang sukse
"besok kamu temenin aku ya Ra" mohon Nai
Kara hanya tersenyum sambil menganggukan kepalanya
Seminggu yang lalu Naira mengajukan surat lamaran ke perusahaan terbesar seAsia dan Naira mendapat panggilan interview..
Keesokan harinya...
"waaahh, Ra besar banget kantornya" kata Nai terkagum melihat bangunan yang besar dan menjulang tinggi itu
"iya Nai, lebih besar dari yang biasa kita lihat di televisi atau koran koran" sahut Kara membenarkan perkataan Nai
Mata Nai berkaca kaca, dia sangat tidak menyangka kalau akhirnya dia bisa menginjakan kaki di perusahaan itu bahkan dia akan bekerja di sini.. serasa seperti mimpi bagi Nai..
"bahkan tulisan R.K GROUP nya aja besar banget Ra" sahut nya lagi
"iya dong Nai, namanya juga perusahaan tersbesar seAsia"
Tanpa mereka sadari bahwa ada dua pasang mata yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua..
##
__ADS_1
siapakah mereka?? ditunggu ya....
segini dulu ya teman yeman besok akan author up lagi.. SELAMAT MEMBACA 😊