CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 29


__ADS_3

Jam pun sudah menunjukan waktu istirahat namun belum ada tanda tanda Nai selesai dengan pekerjaannya, ingin mengeluh namun Nai bukan tipe wanita yang lemah.


Sementara itu didalam ruangan Rafa terlihat tertawa licik karna sudah mengerjai Naira.


"rasain tuh, itu akibat karna udah berani bohongin saya" ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop kerjanya, saat ini dia sedang memantau Nai dari cctv lewat laptopnya.


"Fa makan yuk" ajak Rey tiba tiba masuk tanpa permisi yang membuat Rafa langsung menutup laptopnya karna terkejut


"gak sopan banget, lain kali ketuk pintu dulu" ucap Rafa ketus


"kok marah, kayak baru pertama kali aja" jawab Rey tidak mau kalah " udah ayok buruan" tambahnya sambil keluar


Rey berhenti tepat di meja Naira. Naira yang melihat Rey berdiri di depannya pun langsung berdiri juga dari duduknya


"udah waktunya istirahat Naira, makan dulu nanti baru dilanjutkan" ucap Rey

__ADS_1


"iya pak nanti aja, nanggung kalau ditinggal" ucap Nai sopan. Saat mereka berbincang Rafa pun keluar dari ruangannya.


"udah ayok, enggak usah pedulikan dia, masih banyak yang harus dikerjakan olehnya" ucap Rafa sambil menatap tajam Naira lalu berlalu begitu saja meninggalkan Rey.


"jangan dimasukin hati ya Nai, kamu istirahat dulu aja" ucap Rey lalu mengejar Rafa


"Dasar bos sinting, emang bener bener gak punya hati tu orang, tega banget sih dia padahal kan aku baru aja sembuh, huhhh dasar gila" umpat Nai saat pintu lift sudah tertutup..


"gak salah kamu kasih pelajaran ke Naira seperti itu? Nanti kalau dia beneran sakit gimana?" tanya Rey memecah kesunyian


"gak salah lah, dia kan gak masuk seminggu, nah itu kerjaan dia selama seminggu yang udah berani bohongin aku" jawab Rafa dengan senyum liciknya dan Rey hanya bisa menggeleng kepala mendengarnya


Saat keluar dari gedung mewah itu mobil mereka sudah terparkir cantik menyambut mereka, dan saat Rafa mau naik tiba tiba ditarik oleh Rey.


"bukannya itu mama?" tanya Rey pada Rafa sambil menunjuk keseberang kantor yang diikuti oleh mata Rafa.

__ADS_1


"oh.. Iya ya, ngapain mama disitu?" tanya Rafa yang dijawab gelengan oleh Rey.


"yaudah aku mau nyamperin mama dulu, kamu nyusul bawa mobil ya aku nyeberang jalan aja" ucap Rafa kemudian dan diiyakan oleh Rey


Saat Rafa hendak menyeberang jalan dia sudah memastikan bahwa jalan itu benar benar kosong, namun saat dia sampai ditengah tiba tiba dari arah kirinya ada mobil kencang tak terkendali mengarah ke arahnya, Rafa yang sudah tidak sempat untuk mengelak pun hanya bisa mematung ditempatnya, daan.... Bruuukkk.....


Terjadilah kecelakaan hebat siang itu...


Orang orang yang berada disekitar kejadian pun menjerit histeris karna menyaksikan kecelakaan yang mengerikan menurut mereka termasuk juga mama Raras..


Rafa yang terdorong ketepi jalan dekat trotoar pun terkejut karna bukan dia yang tertabrak, lalu siapa pikirnya..


Dan betapa terkejutnya dia setelah melihat korban sekaligus penyelamatnya itu, Rafa tertegun bahkan dia seperti tidak dapat menggerakkan tubuhnya melihat seseorang yang dia kenal bersibah darah seperti itu.


kenapa bisa dia? kenapa dia bisa berada disini? banyak pertanyaan yang menghinggapi pikirannya, dia tidak dapat mencerna apa yang terjadi, sampai akhirnya suara mama berteriak memanggilnya barulah dia sadar...

__ADS_1


🐢🐢🐢🐢🐢


happy reading all.....


__ADS_2