CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 4


__ADS_3

"wanita itu lagi" gumam Rafa dalam hati


"tapi apa yang sedang di lankukan nya disini?" pikirnya lagi, dia bertanya tanya dalam hatinya


Ya dialah Rafa dan Rey yang memperhatikan Nai dan Kara, sebenarnya Rey tidak tau apa apa, hanya saja tiba tiba bosnya itu berhenti dan memperhatikan dua orang wanita otomatis dia pun langsung berhenti dan ikut menoleh ke arah wanita wanita itu, Rey ingin bertanya namun di urungkan nya..


Setelah berhenti sesaat mereka pun kembali melanjutkan langkah, dengan gayanya yang angkuh dan dengan wajahnya yang datar itu hingga mengeluarkan aura dingin, sama seperti asistennya itu. Mereka benar benar seperti saudara kembar dalam hal itu..


Mereka terus berjalan menuju lift khusus CEO tanpa menghiraukan para karyawan yang menyapa mereka. Mereka benar benar berasal dari kutub..


Nai dan Kara yang melihat itu pun hanya mendengus kecil "dasar sombong" gumam mereka dalam hati, mereka sangat tidak suka dengan sikap kedua pria yang baru saja lewat didepan mereka..


" Nai sampai sini aja ya aku masih ada janji lain. Fighting Nai ku sayang" kata Kara sambil berlalu meninggalkan Nai


"makasih ya sayang ku, hati hati pulangnya kalau ada apa apa cepat kabarin aku oke" balas Nai dengan canda sembari mengedipkan sebelah matanya dan hanya dibalas dengan acungan jempol oleh sahabat sejatinya itu


"huuufftt" dengan sekali tarikan nafas panjang lalu membuangnya perlahan


"ayo Nai semangat kamu pasti bisa" kata Nai menyemangati dirinya sendiri


Nai pun melanjutkan kembali langkahnya


**


"selamat ya mbak Naira anda diterima diperusahaan kami, selamat bergabung" kata kepala bagian interview

__ADS_1


"semoga betah" sambungnya lagi


Pasalnya Nai diterima menjadi sekertaris CEO, dan selama ini tidak ada yang bertahan lama bekerja dengan lelaki kutub itu..


"ah ya terima kasih buk Tia, mohon bimbingannya" balas Nai dengan semangat


Dia tidak menyangka bahwa dia akan diterima, akhirnya mimpinya jadi kenyataan..


"baiklah kalau begitu sekarang kamu naik ke lantai 19 lapor dan berikan dokumen kamu ke asisten Rey, nanti dia yang akan menyampaikan ke Bos kita, dan besok mulai besok kamu mulai aktif bekerja" jelasnya lagi panjang lebar


"iya buk akan segara saya lakukan, sekali lagi terima kasih banyak buk"


"oh ya satu lagi, jangan panggil saya ibuk panggil saja Tia usia kita tidak berbeda jauh" kata Tia yang sangat tidak suka dipanggil dengan swbutan ibuk itu, karna dia memang masih sangat muda


"eh tapikan"


"oh baiklah kalau begitu"pasrah Nai akhirnya


Mereka pun berjabat tangan sebelum akhirnya berpisah


**


Tok.. tok.. tok..


"Masuk" sahut seseorang dari dalam

__ADS_1


Nai pun masuk keruangan asisten Rey seperti kata Tia tadi dia harus menyerahkan dokumen dirinya


"eh bukannya ini wanita yang di loby tadi, sedang apa dia disini" Gumam Rey dalam hati


"maaf permisi pak, saya Naira" gugup Nai memperkenalkan dirinya


"saya mau menyerahkan berkas dokumen ini" sambungnya lagi, sementara Rey hanya memandangnya dengan sorot matanya yang tajam. Nai yang melihat itu hanya bisa menundukan kepalanya.


"hhhuuh, baru aku saja yang melihatnya dia sudah ketakutan seperti itu, apalagi kalau si bos bisa bisa mati berdiri dia" gumam Rey lagi


"letakkan saja disitu" acuh Rey


"ehh, jutek banget ini orang lagi kesambet kali yak" gumam Nai dalam hati


"tunggu tunggu, bukannya ini orang sombong yang di loby tadi ya, pantes aja sombong ternyata asisten Bos, huh dasar" gumam Nai lagi. Nai pun langsung meletakkan berkas yang dipegangnya ke meja Rey dan buru buru keluar


"kalau begitu saya permisi pak" kata Nai buru buru karna dia sangat malas dengan manusi angkuh ini, tanpa disadarinya bahwa bosnya jauh lebih angkuh dari asisten Rey haha


Nai pun berjalan tergesa gesa sampai didepan pintu tiba tiba..


Buuukk.....


Tedengar suara seseorang terjatuh


##

__ADS_1


siapakah kira kira? Nantikan kelanjutannya ya...


__ADS_2