CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 7


__ADS_3

"dasar cowok gi*a" sungut Nai


"dia sudah merusak mood ku" sambungnya lagi dengan cemberut "semoga saja beaok aku tidak bertemu dengannya lagi" sambil terus berjalan keluar dari gedung kantor itu


Nai mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi Kara


"iya halo Nai ada apa?" terdengar suara Kara disebrang sana


"kamu dimana?" tanya Nai dengan suara yang masih terdengar kesal


"aku lagi dirumah, kenapa? kok kayaknya lagi kesal" tanya Kara heran


"yaudah aku kesana sekarang" balas Nai cepat lalu mematikan ponselnya


Kenapa sih Dia, tanya Kara bingung pada dirinya sendiri, apa jangan jangan Dia gak keterima lagi, pikirannya..


Setelah sekian menit menunggu akhirnya terdengar suara Nai didepan


"assalamu'alaikum.." teriak Nai dari luar


"wa'alaikumussalam.." terdengar sahut Kara lalu pintu terbuka


Naira langsung menerobos masuk kedalam rumah lalu mendudukan dirinya disofa yang diikuti oleh Kara


"kenapa kamu?" tanya Kara tanpa basa basi, Dia tau kalau sahabatnya itu sedang kesal, sangat terlihat dari wajahnya..


"lagi kesel aku tu" sahut Nai dengan suara kesalnya

__ADS_1


"iya kesal kenapa, ayo cerita" balas Kara


Dengan satu tarikan nafas Dia memulai ceritanya "aku habis ketemu cowok gi*a"


"ha.. serius kamu, dimana" tanyanya dengan serius


"dikantor" sahutnya


"kok bisa Nai? eh maksud aku kok bisa orang gila masuk kekantor gitu" tanyanya lagi


"mana aku tau, Dia waras tapi kayak orang gi*a" sahut Nai lagi, Kara yang mendengar itupun menjadi bingung


"bentar deh aku jadi bingung ini"


"aaahhhhh....." tiba tiba Nai berteriak, Kara pun kaget sampai tubuhnya terangkat


Sementara itu didalam ruangan Rafa...


"sangat menarik, apa dia tidak tau aku siapa? berani beraninya dia menendangku seperti itu, apa dia tidak takut aku pecat, haha ini benar benar sangat menarik" gumamnya


sejak kejadian diruangan Rey dia masih terus memikirkan Nai


"baiklah mari kita lihat apa yang akan terjadi besok" sambil menyeringai licik


**


Jam sudah menunjukan pukul 07:00 "gawat aku harus buru buru kalau gak bakal telat masuk kantor" oceh Nai sambil berjalan keluar rumah

__ADS_1


"Ra aku berangkat ya, aku udah buatin sarapan buat kamu" teriak Nai sebelum sampai didepan pintu


Sebenarnya Nai tinggal sendiri dirumahnya itu, hanya saja Kara sering menginap disitu dengan alasan agar ada yang menemani Nai, dan orang tua Kara menyetujui itu.. Nai sudah dianggap anak sendiri oleh orang tua Kara, mereka sangat menyayangi Naira dan rumah mereka terletak berdekatan..


"akhirnya sampai juga dan untungnya aku gak telat" kata Nai sembari berjalan masuk


"pagi pak" sapa Nai pada Rey yang berada didepan ruangannya


Hanya diam tak ada jawaban "sombongnya manusia ini" pikir Nai, saat dia hendak melangkah menuju mejanya tiba tiba terdengar suara Rey


"kamu ikut keruangan saya" sambil berjalan masuk


"mau apalagi sih" gumam Nai mengikuti langhkah Rey


"ini..." Rey menyerahkan schedule notes Rafa


"ini tugas kamu" sambung Rey lagi "mulai sekarang kamu yang bertanggung jawab atas semua jadwal Bos dan jangan melakukan kesalahan" tandasnya tanpa basa basi


"ba..baiklah pak" jawab Nai gugup karna Rey mengeluarkan aura mengintimidasi


"sekarang kamu boleh keluar"


"baik pak, kalau begitu saya permisi" hormat Nai sambil membungkukkan setengah badannya lalu berjalan keluar....


###


slowUp ya teman teman...

__ADS_1


__ADS_2