
Flasback on
Setelah pertengkaran Jimy dengan Mamanya atau yang bisa dipanggil Ningrum itu memutuskan untuk menemui Naira dan mengatakan yang sebenarnya. Agar Naira selalu waspada terhadap Jimy, ia ingat akan ancaman Jimy yang mengatakan akan melakukan apa pun untuk mendapatkan Naira kembali. Dan Ningrum sangat takut jika anaknya itu nanti berbuat nekat dan akan menyakiti Naira. Bagaimana pun sebagai seorang ibu dia tidak ingin anaknya semakin banyak melakukan kesalahan lagi.
Pagi pagi sekali sebelum Naira berangkat ke kantor, Ningrum sudah berada didepan rumah Naira. Sebelum dia mengetuk pintu itu pun sudah terbuka dan tampak Naira yang akan keluar rumah untuk membuang sampah, namun langkahnya terhenti saat dia melihat Ningrum dan betepa terkejutnya dia.
Ningrum tersenyum melihat Naira, dan itu membuat Naira sangat bingung karna selama ini dia tidak pernah melihat Ningrum tersenyum padanya. Namun dia cepat menyadarkan dirinya yang terbengong dan menyilahkan Ningrum masuk.
Setelah duduk disofa yang berada diruang tamu itu Naira pun mempersilahkan Ningrum minum yang baru dia buat tadi.
"silahkan diminum tante, maaf hanya ini yang ada" ucap Nai masih gugup. Ningrum pun langsung meminum teh yang disuguhkan Nai lalu dia tersenyum.
"rasanya masih sama" ucap Ningrum, karna dulu Nai suka membuatkannya teh dan cemilan cemilan ringan saat Nai berkunjung kerumahnya. Dan Nai hanya tersenyum kaku saat mengingat ingat itu.
"Naira.." panggil Ningrum, Naira pun langsung menoleh untuk melihatnya. "sebelnya saya mau minta maaf sama kamu" sambung Ningrum lagi. Dan Naira hanya diam sambil terus menatap Ningrum. Situasi seperti apa ini pikirnya.
__ADS_1
"saya tau selama ini saya sangat bersikap tidak baik sama kamu, dan saya sangat menyesal untuk itu" ucapnya lagi sambil memdekat ke Naira dan duduk disamping Nai, lalu dia meraih tangan Nai dan menggenggamnya.
"percaya lah Nia, saya melakukan itu semua untukmu, demi kebaikan kamu" sambungnya menatap Nai dengan sendu
"maksudnya tante?" akhirnya membuka suaranya karna dia bingung dengan ucapan Ningrum barusan.
"Naira..." akhirnya Ningrum menceritakan tentang pertengkaran nya dengan Jimy kemarin tanpa ada yang ditutupinya, karna dia takut Jimy akan berbuat nekat pada Nai.
Dan betapa terkejutnya Naira setelah mendengarkan semua penjelasan Ningrum dan kenapa selama ini dia memperlakukan Naira tidak baik sampai membuat Nai salah paham padanya.
Tanpa sadar air matanya lolos begitu saja, dia tidak menyangka bahwa orang yang dicintainya selama ini hanya memanfaatkan nya saja, dan orang yang selama ini yang memperlakukan nya tidak baik itu yang malah melindunginya. Tanpa pikir panjang lagi Nai pun langsung memeluk yang dibalas oleh Ningrum.
"tante yang minta maaf Nai, anak tante sudah sangat menyakiti hatimu, hanya ini yang bisa tante lakukan" balasnya sambil menepuk nepuk punggung Nai agar tenang. Padahal dia sendiri pun tak kalah sedihnya dengan Naira.
"jadi tante minta sama Nai, sebisa mungkin hindari Jimy oke, tante takut dia akan berbuat nekat dan malah melukaimu" sambungnya lagi dan diangguki oleh Nai.
__ADS_1
"terimakasih tante karna sudah memberi tahu Nai yang sebenarnya" ucap Nai setelah melepaskan pelukannya.
"iya Nai, walaupun Jimy anak tante tapi tante tidak mau kalau dia menyakiti mu, jujur saja saat pertama kali Jimy membawa mu kerumah dan memperkenalkan mu tante sudah jatuh cinta dengan mu, kamu sangat baik dan sopan, bahkan kamu serba bisa dan sangat beruntungnya tante jika kamu menjadi menantu tante. Tapi karna kelakian Jimy yang seperti itu membuat tante menepis itu semua karna tante tidak mau kamu menderita Nai. Kamu sudah tante anggap seperti anak tante sendiri. Pergi dan temukan kebahagiaan mu Nai, kamu sangat berhak bahagia" ucapny Ningrum panjang lebar. Nai sangat terharu dengan ucapan Ningrum dan kembali meneteskan air matanya.
"sudah jangan menangis lagi" ucap Ningrum sambil mengusap air mata Nai, sungguh dia sangat menyukai gadis polos ini.
"tapi... Dari mana tante tau itu semua?" tanyanya penasaran. Ningrum yang mendengar pertanyaan Nai pun tersenyum sembari mengelus kepala Nai dengan sayang.
"tentu saja tante tau, tante selalu menempatkan orang kepercayaan tante untuk terus mengikutinya dan apa yang dia lakukan harus dilaporkan ke tante, dan dia tidak tahu akan hal itu" ucapnya ringan dan Naira hanya mangguk mangguk.
Setelah menghabiskan waktu satu jam lebih untuk ngobrol Ningrum pun memutuskan untuk pulang dan Naira bergegas untuk pergi ke kantor dengan perasaan senang dan sedih juga, sedih karna kekasih yang dianggap mencintainya itu ternyata malah menghianatinya, dan senang karna salah pahamnya selama ini tidak benar malahan Ningrum sangat menyayangi nya bahkan menganggapnya seperti putri sendiri..
Flasback off
🍓🍓🍓🍓🍓
__ADS_1
maaf ya teman teman kalau belakangan ini lambat up, soalnya ada hal yang menghambat author, sekali lagi maaf ya.....
happy reading all....