CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 26


__ADS_3

Saat Kara membuka pintu depan Naira pun mulai sibuk merias wajahnya agar terlihat pucat dan lesu, karna saat ini wajahnya terlihat sangat segar dan baik baik saja. Dan dapat dipastikan jika dia keluar dengan wajah yang seperti itu pasti akan akan menimbulkan pertanyaan bagi Rafa dan Rey dan dapat dipastikan ia akan ketahuan jika sedang berpura pura sakit.


Dan saat Kara sudah selesai membuatkan minum untuk tamu yang tidak diundang itu pun dia langsung kekamar Nai dan mengajaknya keluar.


"gimana hasilnya Ra, udah pas kan?" tanya Nai sambil menunjuk wajahnya


"mantap Nai, aman ini" jawabnya


Lalu mereka pun keluar berasama lalu Nai langsung duduk dihadapan kedua pria itu dan Kara meletakan minuman yang dia buat didepan Rafa dan Rey lalu mempersilahkan untuk meminumnya.


"silahkan diminum" ucapnya lalu duduk disamping Nai.


Rafa yang melihat Nai sangat pucat dan lesu itupun sedikit merasa bersalah dan ntah kenapa dia juga seperti merasa sakit melihat Nai seperti ini. Nai yang biasanya selalu ceria dan terlihat tangguh itu menjadi sangat menyedihkan pikirnya.


Rey yang melihat kecanggungan diantara mereka semua pun mulai membuka suara.


"Naira kamu terlihat sangat pucat sekali, kamu sudah ke dokter?" tanyanya

__ADS_1


Kara yang mendengar pertanyaan Rey sesikit gusar, dia sangat takut jika Nai ketahuan apa yang akan terjadi pikirnya, Nai tidak kedokter karna dia memang baik baik saja.


Sementara Nai terlihat sangat santai karna dia sudah mempersiapkan ini.


"sudah pak Rey" ucapnya santai


"lalu apa kata dokter, kenapa sangat pucat sekali?" tanyanya lagi, sementara Rafa hanya diam sambil menyimak karna dia juga sangat ingin tahu namun tidak mau bertany karna gengsinya yang sangat tinggi itu.


"dokter bilang saya kelelahan dan sangat kurang istirahat" jawab Nai dengan menekan setiap kata yang keluar dari mulutnya sambil melirik ke arah Rafa.


Rafa yang mendengar itupun langsung menundukan kepalanya. Kali ini dia benar benar merasa bersalah namun dia tidak akan pernah mengakuinya. Arrogant.!


"oh benarkah?" tanya Rey


"kalau begitu istirahat lah dengan baik dirumah dan jangan masuk kantor jika kamu belum benar benar sembuh" sambung Rafa. Sontak hal itu membuat Rey dan Nai membulatkan matanya kaget.


"Untuk pertama kalinya dia perhatian kepada wanita, dia sangat berbeda" gumam Rey

__ADS_1


"Benarkah yang aku dengar ini, apakah dia benar benar CEO yang angkuh itu" gumam Nai dalam hati.


"kenapa kalian melihat ku seperti itu?" tanya Rafa. Dan kedua orang itu pun hanya menggeleng sambil terus menatap Rafa.


"baiklah Naira karna kami sudah memastikan keadaan kamu maka kami permisi dulu. Lekaslah sembuh" ucap Rey kemuadian.


"ah iya, terimakasih karna sudah menjenguk saya" ucal Nai


Rey dan Rafa lalu berdiri dan keluar dengan diantar Kara.


"yes, akhirnya aku bakal libur panjang" ucap Nai senang sambil melompat lompat


"Akhirnya aku bebsa dari BOS gila itu, aku bisa istirahat dengan tenang selama beberapa hari, ini benar benar kesempatan yang langka. Ternyata tidak sia sia aku berpura pura heheh" tawanya


🍓🍓🍓🍓🍓


happy reading all....

__ADS_1


maaf ya kalau belakangan jarang up, karna banyak sekali hal yang harus saya kerjakan, sekali lagi maaf ya teman teman...


__ADS_2