
MUHAN DHIMAZ RIFKY PRAYOGA
Lelaki Tampan Yang Memiliki Tubuh Tinggi, Putih, Mempunyai berbagai macam keahlian, Pintar, Ketua Basket, Plus kacamata pemanis (Kacamata Min).Hehe.
Memiliki sifat yang pendiam kalo didepan orang tapi tidak didepan sahabat, Berani, Tangguh, Baik Hati, Tidak menyukai cewe yang Pecicilan Dan Kecentilan.
SARAH PUTRI NUR AZIZAH CANTIKA DEWI
Wanita cantik dan imut yang memiliki tubuh langsing, tinggi namun bagi sahabatnya ia masih tetap pendek, Keturunan darah Korea dan China.
Memiliki sifat yang manja namun kuat dan tegar, Bawel , Baik hati dan tidak sombong.
Muhammad Khofid Al Gibran
Lelaki Manis Nan Tampan memiliki postur tubuh yang tinggi.
Memiliki sifat yang Cuek, Badboy, Baik hati, Pemain Handal Dalam Futsal Di Sekolah.
Oke guys buat pembukaannya perkenalan dulu ya biar tau wajah wajah orangnya dan biar menambah suasana bagi para pembaca sambil baca sambil membayangkan wajah mereka😄
Selamat Membaca! Semoga Betah ya😉 Dan jangan lupa buat klik vote dan like novel ini.
Karena Dukungan para pembaca sangat berarti bagi saya😢😢
****
Bawel Baiklah. Begitu akhirnya sahabat sahabat Sarah memanggilnya.
Sarah adalah anak yang bawel yang memiliki suara yang cempreng, ceria dan heboh. Ya begitulah, sebab hari harinya selalu dipenuhi dengan suaranya yang cempreng dan kehebohanya.
Sarah bersekolah Di SMA Cendana Di Kota XX. Yaaa, SMA yang penuh banyak cerita dan tentunya akan memiliki banyak kenangan yang indah. Menurut Sarah begitu sih.Hehe...
"Bawelll!" Terdengar suara yang memanggil Sarah dengan sebutan yang lucu sih menurutnya dan tentunya tidak lagi asing terdengar baginya. Ya...itu dia sahabat Sarah yang bernama Muhammad Khofid Al Gibran.
"Ya? Kamu ngangetin saja! ada apa memanggilku?" Jawab Sarah sambil menolehkan pandangan ke arah Khofid.
"Tidak apa apa, aku hanya ingin mengajakmu kekantin. Karena disana sudah ada Dhimaz yang menunggu!" Ucap Khofid sambil menarik tangan Sarah.
"Eitsss tunggu dulu, sebelum kita kekantin temani dulu aku keperpustakaan!" Sahut Sarah sambil melepaskan tangannya dari genggaman Khofid.
"O...oke tapi kamu mau ngapain keperpustakaan?" Tanya Khofid sambil berjalan menuju perpustakaan bersama Sarah.
"Aku ingin mengembalikan buku yang kupinjam 3 hari yang lalu" Jawab Sarah sambil tersenyum kearah Khofid.
"Oh...begitu baiklah"Sahut Khofid dengan santai.
__ADS_1
Sesampainya di perpustakaan Sarah langsung mengisi daftar pengunjung dan langsung mengembalikan buku yang di pinjamnya.
Setelah selesai mengembalikan buku, Sarah pun langsung berjalan menuju kantin bersama Khofid, sambil cerita keseruan didalam kelasnya masing masing. Iya, Sarah, Khofid Serta Dhimaz mereka bertiga memang beda kelas, namun itu bukanlah penghambat untuk mereka menjalin persahabatan.
Sesampainya dikantin terdengar suara teriakan yang memanggil nama Sarah dan Khofid, ya sekali lagi suara yang tidak lagi asing terdengar baginya. Ya itu dia MUHAN DHIMAZ RIFKY PRAYOGA sahabat Sarah yang sama dengan Khofid memanggilnyadengan sebutan bawel. Lalu Sarah dan Khofid menuju kearah meja Dhimaz yang sudah duluan menuju kantin.
"Hay Bawel..." Sapa Dhimaz kepada Sarah Sambil tersenyum manis ke arah Sarah yang membuat Sarah sendiri terpukau melihat ketampanan Dhimaz karena senyum manisnya itu.
"Hay juga...Sudah lama menunggu?" Tanya Sarah pada Dhimaz seraya mengambil gorengan yang ada dia atas meja mereka.
"Belum terlalu lama, sekitar 15 menitan". Sahut Dhimaz sambil melihat jam tangan yang bermerekkan Alexander yang melingkar ditangannya dengan indah.
"Oh..." Jawab Sarah sambil mengunyah gorengan yang di ambilnya tadi.
"Makanan sudah dipesan?" Tanya Khofid kepada Dhimaz.
"Belum..." Balas Dhimaz menjawab pertanyaan dari Khofid.
"Oh...baiklah, kalian mau kupesanin apa? Tanya Khofid lagi kepada Sarah dan Dhimaz.
"Aku mau dipesanin Nasi goreng kampung dan es teh manis jumbo" Sahut Dhimaz seraya memainkan ponselnya.
"Dan aku mau dipesanin MieNas(Mie dan Nasi goreng) terus roti bakar telur doble dan es teh manis jumbo" Jawab Sarah sambil tersenyum manis kearah khofid.
"Bawel kamu ga takut gendut?" Tanya Dhimaz kaepada Sarah sambil melotot. Lalu di sambung lagi oleh Khofid
"Iya wel... ntar kalo kamu gendut ga ada yang mau loh sama kamu loh..." Sahut Khofid sambil tersenyum ngelekdek Sarah.
Lalu Dhimaz tersenyum manis kepada Sarah seraya berkata....
"Ini yang membuat kami betah bersahabat denganmu! Kamu tidak pernah perdulikan kata kata orang yang ingin mengledekmu. Dan kamu juga anak yang sangat polos!" Sahut Dhimaz sambil mencubit kedua pipi Sarah dengan gemesnya.
"Hehe..."Tawa kecil Sarah sambil tersenyum manis ke Dhimaz Dan Khofid.
Setelah lama mereka bercakap akhirnya pesanan mereka pun datang. Lalu mereka melahap pesanan yang tadi sampai habis.
Tanpa mereka sadari bel masuk pun sudah berbunyi Teng...Teng...Teng...nyaring suara bel berbunyi. Mereka pun akhirnya bergegas menuju kekelasnya masing masing. Seraya berjalan menuju kelas Sarah menolehkan kepalanya kebelakang sambil melambaikan tangan ke Dhimaz dan Khofid.
"Bye Dhimaz...Bye Khofid..." Teriak Sarah dengan lantangnya.
"Bye Bawelll...." Serempak Dhimaz dan Khofid berteriak membalas lambaian kepada Sarah sambil tersenyum.
Sesampainya dikelas Sarah langsung duduk ditempat duduknya sambil memainkan ponselnya.
Tak lama kemudian guru pun memasuki ruangan kelas tanda siap untuk melaksanakan proses belajar dan mengajar.
Guru Sarah pun mulai mengabsen nama nama murid dikelas Sarah seperti biasanya.
"Arif Putra Ramadhan..."
"Hadir Buuuu"
__ADS_1
"Bella Cintya..."
"Saya Buuu"
Sampai Akhirnya absen yang berlanjut ke nama Sarah
"SARAH PUTRI NUR AZIZAH CANTIKA DEWI"
"Hadir Buuuu....." Jawab Sarah dengan penuh semangat.
"Aduhh nama kamu panjang sekali...Ibu sampai kewalahan membaca nama kamu yang panjangnya sepanjang jalan kenangan" Sahut bu guru sambil menatap Sarah dan tersenyum manis.
"Hehe..." Membalas Tawa kecil Guru Sarah sambil tersenyum malu kepada gurunya.
Tak terasa waktu pelajaran pun akhirnya usai. Bel pulang pun berbunyi...terdengar nyaring suara bel berbunyi membuat semua anak seisi kelas Sarah berhamburan keluar kelas seperti baru mendengar suara meteor jatuh.
Hahaha...Tawa kecil Sarah melihat kelakuan teman temannya yang masih seperti anak SD!
Sarah pun berjalan keluar menuju Gerbang sekolah, seperti biasanya Dhimaz dan Khofid sudah menunggunya di depan gerbang sekolah.
"Hay Dhimaz...Hay Khofid..." Sapa Sarah sambil tersenyum ke mereka.
"Hay Bawelll..." Serempak Dhimaz dan Khofid menjawab sapaan dari Sarah.
"Yuk pulang! Aku sangat lelah dan mengantuk pelajaran tadi membuatku bosan." Sahut Sarah sambil menguap seraya menutup mulutnya dengan tangan kanannya.
"Ya sudah yuk pulang! Kamu mau pulang sama siapa? Aku Atau Dhimaz?" Tanya Khofid sambil menunjuk Dhimaz dengan jempol kanannya.
"Kali ini aku mau pulang dengan Dhimaz saja"
Jawab Sarah sambil tersenyum pada Khofid.
"Baiklah, ayo berangkat" Sahut Dhimaz sambil menarik tangan kanan Sarah .
Ya Sarah naik motor dan berboncengan dengan Dhimaz, Motor Dhimaz cukup besar untuk ukuran Sarah(menurutnya) dan untuk ukuran dhimaz itu sangat pas karena Dhimaz memiliki postur tubuh yang tinggi. Ya...Motor Dhimaz CBR yang berwarna hitam, merah. Sedang kan Khofid Motor Tracker bermotif keren bagi Sarah bila dipandang.
Akhirnya Aku sampai dirumah(teriak Sarah dalam batin)!!!
"Makasih ya Dhimaz..." Ucap Sarah sambil turun dari Motor milik Dhimaz.
"Sama sama bawell ku yang cubby" Sahut Dhimaz sambil mencubit kedua pipi Sarah dengan gemesnya.
"Bye Dhimaz...See you...kamu hati hati dijalan ya jangan ngebut loh." Ucap Sarah lagi sambil berjalan mundur menuju gerbang rumahnya sambil memandang Dhimaz dan tersenyum manis kepada Dhimaz.
"Iya Bawell...tenang aja aku ga bakal ngebut kok! See you too bawel kuuuu" Sahut Dhimaz sambil menghidupkan mesin motornya.
Lalu Dhimaz Pergi menghilang dari pandangan Sarah.
Happy Reading Guys😊😊
Jangan Lupa like dan Vote ya Guys😊
__ADS_1
Dukungan Kalian sangat berarti buat aku.