Cerita Cinta Sahabat

Cerita Cinta Sahabat
Episode 24 - Amnesia / Hilang Ingatan?


__ADS_3

Untuk memastikan wajahnya yang sudah Ia rapikan, Sarah kembali menatap cermin dan membenahi sedikit wajahnya dengan memberikan sedikit polesan untuk menutupi kesedihan diwajahnya.


Selesai membenahi wajahnya yang sedikit berantakan Akhirnya Sarah keluar dan menghampiri Angga yang tengah duduk di Sofa Ruang itu.


Sebelum Baca Jangan lupa Klik Fav(❤), Like❤ dan Vote yaa... karena dukungan dari pembaca sangat berarti demi kemajuan novel ini. Dan Kasih Rate Bintang Lima Yaa😘 Dan Jangan lupa tinggalkan komentarnya ya....


HAPPY READING GUYSSS😊


****


"Woyy ngelamun aja! Kaya yang banyak banget sih beban hidup kamu" Ucapan Sarah seketika mengejutkan Angga yang sedari tadi kalut dengan khayalan dan lamunannya.


"Bisa ga kalo nyamperin tu pelan pelan apa kek, ini kek, itu kek" Ucap Angga yang kesal dengan Sarah


"Kek kek kek, Kakek kakek kali ya! Hahahaha"


"Udah ah, jadi ga nih?"


"Oh iya yaudah yuk, tapi bentar aku pamit dulu sama Khofid" Ucap Sarah yang berjalan menuju ranjang Khofid


"Sayang aku pamit dulu ya, besok aku janji aku bakal mampir lagi. Cup" Sarah mencium dahi Khofid yang tertidur dan berlalu meninggalkan Khofid.


Sesampainya di parkiran rumah sakit, Sarah dan Angga langsung menuju mobil Sarah yang terparkir tidak jauh dari pintu utama rumah sakit.


"Pak yuk kejalan XX" Ucap Sarah yang masuk kedalam mobil berasama Angga.


"Pakk? Bapak? Yahhh malah tidur lagi nih si Bapak"


"Pak bangun atau saya suruh Mami..."


"Ehh Non Sarah, udah dateng ya? Maaf Non saya ketiduran"


"Yaudah Pak gapapa, yuk Pak anterin saya kejalan XX"


"Siap non" Ucap Supir Sarah yang mulai menghidupi mesin mobil dan melaju menuju jalan yang diberi tau oleh Sarah tadi.


"Udah sampai non"


"Iya Pak, tunggu sebentar ya Pak, ada yang mau saya cari" Sarah kemudian menuruni mobil diikuti oleh Angga dibelakangnya


"Ga ada apa apa juga disini. Ngapai harus kesini sih!?"


"Sarah coba kamu kesana deh" Ucap Angga yang menunjuk ujung jalan dan seolah tau keberadaan seseorang di ujung jalan dekat taman kota yang tak jauh dari jalan tempat dimana Ia dan Khofid mengalami kecelakaan yang hampir merengut nyawanya.


"Ngapain? Males tau" Sahut Sarah memutar malas bola matanya.

__ADS_1


"Udah ikut aja yuk! Aku mau kasih kejutan sama kamu!" Angga menarik tangan Sarah dan mengajaknya menuju taman yang berada dekat ujung jalan. Sarah hanya mengikuti langkah Angga dengan segala malas yang ada dalam dirinya.


Sesampainya disana Sarah yang merasa kesal karena tidak melihat dan menemukan apa apa hanya memasang wajah masamnya.


"Tutup mata kamu" Ucap Angga memberi intruksi pada Sarah.


"Au Ah males, mau ngapain coba?"


"Nurut aja ngapa sih!?"


"Iya deh Iya!" Dengan segala kemalasannya Sarah akhirnya mengikuti perkataan Angga dan menutup kedua matanya.


"Sekarang buka mata kamu!" Ucap Angga


"Lahh, tadi suruh tutup sekarang suruh bukak, gimana sih kamu!" Omel Sarah


"Udah buka aja Sarah keburu lari lagi ni orang" Cetus Angga


Dengan malas Sarah peralahan membuka kedua matanya untuk melihat Angga yang sudah membuatnya kesal karena harus mengikuti semua perkataannya.


"Lepasin gue ga! gue gakenal sama lo pada!" Cetus sosok laki laki yang berada di depan Sarah yang tentunya sudah dipegang kuat oleh Angga agar sosok laki laki itu tidak kabur.


"Khofid!! Ini beneran kamu!? Aku rindu sama kamu Khofid, syukurlah kamu tidak apa apa" Sarah memegangi setiap inci wajah Khofid dengan tangis harunya.


"Kho-Khofid kamu membentak aku?" Kini tangis haru Sarah berubah menjadi tangis kesedihan. Perlahan Sarah melepas tangan mungilnya dari wajah Khofid. Ia tidak menyangka bahwa Sosok yang selama ini Ia rindukan tega membentaknya dengan nada yang sama sekali belum pernah terucap dari bibir lelaki yang ia Cintai.


"Kamu jahat! Sudah hampir satu bulan aku menunggu kamu dengan segala kerinduan aku dan ini balasan kamu! Hiks hiks" Sarah tak dapat membendung air mata dan emosinya yang kini telah bercampur aduk dikepalanya.


"Emang lo siapa? Dan Khofid siapa? Gue ga kenal siapa Lo dan dia yang lo sebut sebut itu!" Ucap Khofid yang berusaha memberontak Angga yang memegang kedua tangannya dari belakang.


"Lo bisa diem ga sih! Kasar banget lo sama cewe lo sendiri! Lu tau ga setiap hari cewe lo tangisin lo! Dia selalu berdoa supaya lo bisa cepet sadar dan dia bisa ketemu sama lo! Tapi malah perlakuan kasar yang dia Dapat dari lo!" Angga ikut tersulut emosi melihat kejadian didepan matanya.


"Paan sih lo pada! Udah gue bilang gue gatau lo dan tuh cewe siapa!" Balas Khofid kembali dengan nada tingginya


Sarah hanya terduduk lemas mendengar setiap ucapan ucapan Khofid yang menyayat hatinya. Air mata terus berjatuhan dari mata indahnya.


"Lepasin gue! Gue bilang lepasin gue!" Khofid menyikut perut Angga dengan sikutnya dan berlari jauh meninggalkan Angga dan Sarah yang masih tertuduk lemas.


"Woy jangan lari lo!" Teriak Angga yang ingin mengejar Khofid yang sudah jauh. Namun langkahnya dicegah oleh Sarah.


"Angga udah! Jangan kejar dia! Aku benci sama dia! Ak-Aku...Hiks Hiks" Sahut Sarah dengan segala rasa sedihnya.


"Sarah maafin aku Sarah, aku ga nyangka bakal seperti ini kejadiannya" Ucap Angga yang penuh sesal


"Sudahlah Angga tidak apa apa. Ta-Tapi kenapa dia bersikap seperti tidak mengenali aku Angga? Kenapa?" Sarah menyeka air matanya. Ia tidak ingin larut dalam kesedihannya terlalu lama.

__ADS_1


"Entahlah Sarah, aku tidak tau kenapa. Atau mungkin dia Amnesia ya?" Timbal Angga menebak nebak


"Apa? Asemnia? Ohhh maksudnya kena Asem nya si Nia ya?" Balas Sarah dengan wajah polosnya


"Amnesia Sarah... Amnesia. Am-ne-sia. Bukan nya Asemnia!" Eja Angga dengan nada kesalnya


"Apa itu Asemnia?" Tanya Sarah lagi


"Astaga Sarah! Bodo Ah! Amnesia itu Hilang Ingatan!" Ucap Angga yang membantu mendirikan Sarah dari duduknya yang berada ditanah taman.


"Hilang ingatan? Maksud kamu gimana sih? Aku ga ngerti" Ucapan Sarah yang kini tambah membuat Angga makin kesal.


"Ya elah ni anak ya, masa kagak ngerti ngerti sih!?" Ketus Angga pada Sarah


Sarah hanya memasang wajah lugu dan polosnya. Sebab ia memang tidak tau dengan kata yang baru pertama kali didengar olehnya. Beberapa tahun belakangan Ia memang sering melakukan kemotrapi di rumah sakit bahkan sudah menjadi kegiatannya setiap minggu. Akan tetapi Ia tidak begitu paham dengan istilah nama nama sakit yang diderita orang, yang Ia tau hanya "Orang itu sakit" termasuk dia.


Angga menarik nafas panjang panjang dan kemudian menghela nafasnya dengan sedikit lebih tenang dan sabar karena menghadapi Sarah.


"Jadi apa itu Hilang ingatan Angga?" Ucap Sarah yang masih dengan tatapan polosnya


"Hilang Ingatan / Amnesia itu Ketidakmampuan untuk mengingat peristiwa untuk jangka waktu tertentu, biasanya disebabkan cedera otak, penyakit, atau efek obat-obatan atau alkohol.


"Tadi kamu bilang cedera otak? Apa mungkin Khofid mengalami Hilang ingatan karena benturan pada saat kecelakaan tempo lalu ya?" Ucap Sarah yang kemudian diam sejenak mengingat kejadian naas yang pernah menimpanya tempo lalu.


"Bisa jadi Sarah. Tapi aku belum tau pasti ya apakah benturan itu bisa menyebabkan Hilang Ingatan" Sahut Angga.


"Besok aku mau kerumah sakit lagi, aku mau tanya sama dokter disana" Balas Sarah


"Yaudh yuk, kita balik dulu, ini sudah hampir Malam" Ucap Angga yang menarik Sarah dari taman.


"Tapi Khofid bagaimana Ngga?" Balas Sarah yang melepaskan tangannya dari genggaman Angga.


"Besok aku akan cari dia dan bawa dia dihadapan kamu" Timbal Angga dengan tenang


"Tapii..."


"Udah ga ada tapi tapian lagi ayo pulang. Nanti malam aku akan jelasin ke kamu semuanya"


Angga dan Sarah berlalu meninggalkan tempat kejadian pertemuan singkat antara Sarah dan Khofid yang berakhir dengan kesedihan.


****


SUDAH SELESAI MEMBACANYA? TO BE CONTINUE YAAA. JANGAN LUPA KLIK❤ DAN VOTE SERTA TINGGALKAN KOMENTAR YAA, KARENA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DEMI KEMAJUAN NOVEL INI. HUHU...KEEP ENJOY YA GUYSS, SEMOGA BETAH MEMBACA NOVEL INI.


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MELAKSANAKAN😘

__ADS_1


__ADS_2