Cerita Cinta Sahabat

Cerita Cinta Sahabat
Episode 26 - Pertemuan


__ADS_3

Tak perlu waktu lama, Sarah sudah memejamkan kedua matanya dan memasuki alam bawah sadarnya. Sedang Angga menghilang entah kemana.


Sebelum Baca Jangan lupa Klik Fav(❤), Like❤ dan Vote yaa... karena dukungan dari pembaca sangat berarti demi kemajuan novel ini. Dan Kasih Rate Bintang Lima Yaa😘 Dan Jangan lupa tinggalkan komentarnya ya....


HAPPY READING GUYSSS😊


****


Pagi harinya tepat pukul enam pagi Angga sudah berada dikamar Sarah bersama seseorang yang tentunya tidak lagi asing bagi Sarah.


"Sarah bangun" Ucap Angga yang membangunkan Sarah sembari menggoyangkan tubuh Sarah.


"Hmmm" Deheman Sarah


"Buka mata kamu Sarah, malah molor lagi" Ucap Angga sedikit kesal


"Paan sih kamu, ganggu tidur aku saja!" Dengan seribu kemalasan, akhirnya Sarah membuka mata dan melihat ke arah orang yang sudah membangunkannya dari mimpi indahnya.


"Yeee, ni anak kagak mau lihat apa siapa yang gue bawa?" Sungut Angga sedikit memajukan bibirnya.


Dengan terkejut Sarah melihat orang yang sudah berdiri tepat disamping Angga dengan mata malasnya melihat Sarah.


"Khofid? Kamu kembali" Ucap Sarah yang hendak memeluk Khofid. Namun niatnya segera Ia urungkan karena mengingat kejadian kemaren saat pertama Ia dan Khofid bertemu kembali. Sarah takut jika Ia memeluk Khofid Ia justru malah akan mendapatkan makian lagi dari kekasihnya.


"Hmm" Deheman Khofid dengan sikap dinginnya.


Kini tatapan Sarah beralih pada Angga yang sudah tersenyum puas karena Ia sudah berhasil membujuk Khofid untuk menemui Sarah.


"Ngapain kamu bawa dia kesini?" Tanya Sarah pada Angga dengan tatapan tajamnya.


"Loh bukannya ini yang kamu mau?" Sahut Angga dengan tatapan tak bersalahnya. Bagaimana salah? Bukannya Ia sudah melakukan yang terbaik buat Sarah dan Khofid?(Batin Angga).


Sarah menarik tangan Angga ke jendela kamarnya yang cukup jauh dari tempat Khofid berdiri.


"Kamu tau kan apa yang dia lakuin ke aku kemaren? Apa kamu mau aku di perlakukan kasar lagi sama Khofid?" Ucap Sarah yang melepaskan genggaman tangannya dari Angga.


"Yaa ku kira kamu bakalan bilang makasih karena aku udah bawa dia kesini. Susah payah tau aku bujuk dia buat bawa dia ke sini" Sahut Angga dengan wajah kecewanya.

__ADS_1


Disisi lain saat Angga dan Sarah sibuk memperdebatkan masalah Khofid yang dibawa oleh Angga kehadapannya. Khofid justru melihat bingung kamar Sarah yang dipenuhi dengan foto Khofid bersama Sarah yang sudah di bingkai dan ditata rapi, bahkan ada yang ditempel di dinding kamar Sarah hanya dengan selotip dan Ia sangkutkan di Tumbler indah yang menambah kesan romantis di foto yang dipajang itu.


"Kok cowo di foto itu mirip banget sama gue sih? Dan siapa perempuan itu? Dan gue ini sebenernya siapa?" Batin Khofid yang sudah hanyut dalam fikirannya. Ia benar benar bingung dengan keadaan karena Ia sama sekali tidak mengenali dirinya sendiri apalagi Sarah.


"Udahlah Sarah, kamu coba dulu ngomong sama dia? Kamu mau dia kembalikan? Maka bantu dia Sarah, buat dia kembali dengan ingatan ingatannya" Ucap Angga yang ingin menyudahi perdebatannya dengan Sarah.


"Tapi aku takut Angga, aku sangat takut kalau dia bakal maki maki aku lagi" Sahut Sarah cemas


"Aku pastikan dia ga bakal ngelakuin itu lagi kekamu" Angga memberi semangat pada Sarah.


"Yaudah yuk samperin gih" Sahut Angga kembali


"I-Iya" Dengan mengumpulkan semua keberaniannya Sarah mulai berjalan ke arah tempat dimana Khofid yang masih mematung melihat foto fotonya bersama Sarah.


"Kho-Khofid?" Panggil Sarah dengan terbata bata.


"Hmm" Lagi lagi Khofid hanya membalas ucapan Sarah dengan berdehem. Saat ingatannya hilang, Khofid kembali menjadi seseorang yang sangat cuek dan bersikap dingin.


"Gue mau nanya sama lo pada" Tanya Khofid dengan tatapan dinginnya.


"Siapa Lo sebenernya?" Tanya Khofid lagi dengan tatapan tajamnya yang Ia tujukan pada Sarah


"Aku pacar kamu sayang" Sahut Sarah dengan senyum tipisnya


"Gausah panggil gue sayang" Ucap Khofid


Sarah hanya menundukkan kepalanya mendengar ucapan Khofid yang sangat menyayat hatinya.


"Siapa cowo yang ada di foto itu? Kenapa dia mirip sama gue?" Tanya Khofid kembali.


Sarah hanya menunduk tapi sebelum Ia menunduk kembali Ia menatap Angga untuk meminta tolong dengan isyarat matanya agar Angga mau membantu Ia menjawab pertanyaan Khofid. Mengerti dengan isyarat yang diberikan Sarah dengan sigap Angga menjawab pertanyaan dari Khofid.


"Masa lo ga ingat sama sekali sih Fid? Itu tuh elo, dan disebelah lo tuh dia" Ucap Angga meluruskan seraya menunjuk Sarah dengan jari telunjuk kirinya.


"Gue ga ngerti apa yang kalian bilang" Sahut Khofid yang sudah meredakan Amarah kesalnya.


"Coba lu ingat betul betul, Dia itu kekasih lo, sahabat kecil lo" Ucap Angga menegaskan ucapannya.

__ADS_1


"Gue ga ingat! Arghhh" Khofid memegang kepalanya yang terasa sangat sakit.


"Khofid kamu ga apa?" Sahut Sarah yang khawatir dengan keadaan Khofid. Dengan Sigap pula Sarah memegang tubuh Khofid dan menuntunnya ke arah ranjang Sarah. Khofid tidak menolak perlakuan manis Sarah kepadanya karena kepala Ia benar benar sakit tapi bukan berarti Khofid mau saja percaya langsung dengan Sarah.


"Angga lihatin bentar ya aku mau ambil minum di dapur" Perintah Sarah pada Angga dan dibalas anggukan oleh Angga.


Tak lama Sarah kembali dari dapur dan Ia sudah datang membawa segelas air putih ditangannya dan segera meminumkan air itu pada Khofid dengan perlahan. Selesai Khofid meneguk air terakhir dari gelas yang dibawakan oleh Sarah beranggsur angsur pula sakit kepalanya mulai mereda.


"Makasih" Ucap Khofid yang menatap Sarah dengan rasa bersalahnya.


Sarah hanya membalas dengan senyuman termanisnya. Senyuman Sarah dapat memikat siapapun lelaki yang yang melihat senyuman mautnya.


"Kamu istirahat saja ya, nanti setelah agak enakan kamu bisa cerita sama aku" Ucap Sarah seraya tersenyum.


"Aku seperti tidak asing lagi dengan perempuan ini. Tapi kenapa aku sama sekali tidak bisa mengingat siapa dia" Batin khofid.


Khofid mengikuti perintah Sarah dan membaringkan tubuhnya diranjang Sarah. Sarah menyelimuti Khofid dengan selimut yang cukup menghangatkan tubuh.


Tak lama Khofid tertidur pulas dan mulai memasuki alam bawah sadarnya.


"Sarah?" Panggil Angga yang sedari tadi hanya memperhatikan Sarah dan Khofid. Sarah dengan segera menghampiri Angga dan memeluknya dengan penuh bahagia sebagai bentuk ucapan terimakasihnya pada Angga.


"Angga makasih banyak ya. Kamu memang sahabat yang sangat baik Angga" Sahut Sarah seraya melepaskan pelukannya dari Angga.


"Sama sama Sarah, apapun itu selagi aku masih bisa membantu kamu aku akan melakukannya" Ucap Angga yang kini memegang kedua pipi Sarah.


"Lalu apa selanjutnya?" Tanya Sarah


"Selanjutnya...Kamu mandi! Kamu bau tau! Ha ha ha" Pecah ketawa Angga yang sengaja menggoda Sarah karena Ia baru bangun dan belum mandi. Sebenarnya Sarah tidak bau hanya saja Angga ingin mengusili Sarah.


"Ihhh kamu usil banget sih" Kesal Sarah dan Ia berlalu mandi untuk membersihkan dirinya.


****


SUDAH SELESAI MEMBACANYA? TO BE CONTINUE YAAA😊 JANGAN LUPA KLIK❤ DAN VOTE SERTA TINGGALKAN KOMENTAR YAA, KARENA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DEMI KEMAJUAN NOVEL INI. HUHU...KEEP ENJOY YA GUYSS, SEMOGA BETAH MEMBACA NOVEL INI.


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MELAKSANAKAN😘

__ADS_1


__ADS_2