
"Iyaaa, ga nyangka ya kita sekarang udah gede aja, jadi pengen jadi kecil lagi" Sahut Sarah.
Selamat membaca guyss, Jangan lupa Like dan Vote ya guys... karena dukungan kalian sangat berarti demi kemajuan novel ini. Hehe😊
HAPPY READING GUYSSS😊
****
"Ehmm, Bawel? Ada hal penting yang mau aku omongin sama kamu."
Deg Deg Deg, jantung Sarah berdebar seketika mendengar ucapan Khofid.
"Hal penting apa? Ngomong saja!" Ucap Sarah sambil tersenyum.
"Sebenarnya...dari kita masih kecil aku sudah naruh perasaan ke kamu. Dulu aku ga berani ungkapin karena kita masih kecil, tapi sekarang kurasa ini waktu yang tepat untuk aku mengungkapkannya!" Ucap Khofid yang menatap mata dan memegang kedua tangan Sarah.
"Mak...Maksud kamu? Kamu suka sama aku?"
Tanya Sarah dengan bingung.
"Iya, aku gamau keduluan sama Dhimaz" Jawab Khofid.
__ADS_1
"Keduluan sama Dhimaz gimana maksudnya? Aku semakin bingung"
"Apakah kamu tidak menyadarinya, perlakuan dan perhatian yang Dhimaz berikan sama kamu secara berlebihan?"
"Engga, kufikir itu hanya perlakuan dan perhatian sebagai sahabat!"
"Tapi Bawell, Itu adalah perlakuan dan perhatian yang menunjukkan kalau dia suka sama kamu! Masa kamu tidak menyadarinya?"
"Aku tidak tahuu, aku tidak mengerti"
"Bawell aku pernah bertanya pada Dhimaz. Apakah dia menyukai kamu? Dan dia menjawab lebih dari yang kusuka, aku sayang sama dia, itu jawaban yang kudapat dari Dhimaz."
"Bawel apa kamu mendengarkan akuu?" Tanya Khofid.
"Ahh I...Iya Khofid, aku dengar kok!" Sahut Sarah dengan terkejut.
"Bawell aku mau bilang..." Ucap khofid terputus.
"Bilang apa? Bilang saja!" Sahut Sarah.
"Aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu Bawell" Ucap Khofid dengan wajah memelas.
__ADS_1
"Kho...Khofid apakah itu sungguh benar?" Tanya Sarah dengan wajah tidak percaya dengan perkataan Khofid.
"Sungguh! aku ga bakal ngecewain kamu, Aku benar benar sayang dengan kamu!"
"Khofid mungkin perasaan aku kepada Dhimaz salah, mungkin aku mengira kalau dia menyukai aku aku bakal bahagia. Tapi nyatanya kebahagiaan aku ketika didekat kamu, rasa perbedaan dan kehangatan yang aku rasakan dengan Dhimaz berbeda ketika aku berada didekat kamu. Apa Kamu sungguh sayang sama aku?" Tanya Sarah dengan penasaran untuk meyakinkan dirinya.
"Bawell aku bersungguh sungguh, ga mungkin aku tega membohongimu dan membohongi perasaan aku sendiri?" Ucap Khofid meyakinkan Sarah.
"Khofid aku juga suka sama kamu, aku sayang banget sama kamu, aku juga jatuh cinta sama kamu entah kapan, tapi perasaan itulah yang aku rasakan saat ini." Ucap Sarah dengan Mata berkaca kaca.
"Baiklah SARAH PUTRI NUR AZIZAH CANTIKA DEWI, maukah kamu menjadi pacarku sekaligus teman hidupku?" Tanya Khofid dengan penuh harap agar Sarah mau menerimanya.
"Iya tentu saja aku mau! Kamu janji ga bakal pernah nyakiti perasaan aku? kamu janji ga bakal ngecewain aku? kamu janji bakal menjaga aku dan kehormatan aku? kamu janji bakal melindungi aku dari orang yang bakal nyakitin aku?" Ucap Sarah demi meyakinkan dirinya kembali.
"Aku janji Bawell, aku janji, Sekalipun itu bakal ngebahayain nyawa aku sekalipun untuk melindungi kamu, akan kulakukan demi kamu." Jawab Khofid dengan Mata berkaca kaca karena bahagia.
Selamat membaca guyss, Jangan lupa Like dan Vote ya guys... karena dukungan kalian sangat berarti demi kemajuan novel ini. Hehe😊
HAPPY READING GUYSSS😊
****
__ADS_1