CEWEK BAR-BAR ITU ISTRIKU

CEWEK BAR-BAR ITU ISTRIKU
Makan Malam Bersama??¿


__ADS_3

Hari sudah semakin gelap, semua orang sudah kembali ke rumah mereka masing-masing, untuk bertemu keluarga mereka dan juga untuk mengistirahatkan tubuh mereka setelah seharian penuh bertempur di luaran sana.


Sekarang Ghibran telah berada di rumah kediaman orang tuanya. Biasanya dia akan kemari seminggu sekali. Di luar itu diakan tinggal di rumah atau di apartemen pribadinya. Saat ini, mereka sedang berkumpul di ruang tamu, setelah seminggu tidak bertemu tentu saja mama Ghibran rindu pada putranya.


"Bagaimana pekerjaanmu Son?"


"Alhamdulillah gak ada masalah Pa, sejauh ini semuanya lancar-lancar aja"


"Bagaimana hubunganmu dengan Angel?"


"Ma" Ghibran memberikan sinyal kepada mamanya agar tidak membahas Angel. Dia tahu bahwa Papanya tidak menyukai wanita itu.


"Hey, ada apa? Lanjutkan saja, Papa juga panasaran. Kayaknya sudah lama sekali Papa gak dengar berita kalian berdua."


"Hmm, hubungan Ghibran sama Angel baik-baik aja kok Ma, Pa. Ya, cuma memang belakangan ini aku lebih sibuk, jadi gak bisa ketemu Angel terus."


"Kapan kalian nikah?"


"What? Nikah? Apa Papa sedang sakit??" Ghibran tau, bahwa dari dulu ayahnya tidak pernah suka dengan Angel, wanita yang saat ini menjadi kekasihnya.


"Sayang, kenapa bicara seperti itu"


"Gak Ma, tapi bukankah biasanya Papa paling gak suka kalau kita bahas Angel, Mama juga tau itukan?"


"Mungkin Papa kamu sudah berubah pikiran"


"Iyya juga sih, tapi Pa Ma Ghibran gak mungkin nikah sama Angel. Papa tau sendiri kan"


"Hahahahaha, Papa pikir kamu sudah cinta buta sama dia"


"Idih, Papa. Bahkan sampai sekarang Ghibran belum suka sama dia, trus gimana Ghibran mau cinta buta? Lagian kalian kan tau sendiri alasan Ghibran pacaran sama dia"


"Hmm"


"Trus kamu mau menikah dengan siapa sayang?" Mama memberikan sorot mata penuh tanda tanya.


"Ghibran belum mau menikah Ma"


"Usia kamu sudah tidak muda lagi Son"


"Pa, umur Ghibran baru 24"


"Tapi mama sudah mau gendong cucu"


"Mama ih" Ghibran memasang wajah memelas


"Ada apa? Yang dikatakan Mamamu benar Son. Atau mungkin kamu mau papa jodohin sama anak kolega-kolega kita?"


"Pa, ini bukan jamannya siti nurbaya lagi" Ghibran kesal mendengarkan perkataan Papanya.


"Atau kamu mau masuk di ajang cari jodoh aja Bran" Mama ikut memberikan ide


"Ma, Pa, Ghibran bisa cari pasangan sendiri. Apa kalian tidak tahu, para wanita antri demi untuk menjadi kekasih putra kalian. Jadi mana mungkin Ghibran tidak bisa menemukan wanita yang sesuai dengan type Ghibran."


"Hahahaha" Papa dan Mama kompak tertawa


Setelah 30 menit lamanya mereka berbincang-bincang Ghibran dan keluarganya bersiap-siap untuk ke rumah kediaman Tuan Alkarna, karena mendapat undangan makan malam bersama secara langsung dari beliau.


* * *


Sementara di kediaman Tuan Alkarna, orang terkaya di negeri itu, semua pelayan telah sibuk bertempur di dapur, menyiapkan semua menu makan malam. Selang beberapa saat semua makanan sudah siap, dan tertata rapih di atas meja makan yang besar. Makan malam yang mewah dan sangat banyak, sepertinya cukup untuk 20 orang, padahal tamunya kan hanya ada 3 orang. Ya, begitulah kehidupan keluarga Tuan Alkarna, semuanya serba lebih.

__ADS_1


Tring...Tring...Tring


Suara bel rumah tuan Alkarna, bi ina langsung segera membukakan pintunya.


"Silahkan masuk tuan, nyonya" sapa bi ina kepada tamu itu


"Terimakasih bi" lalu mereka berjalan menuju ruang tamu, disana sudah ada Tuan Alkarna dan istrinya yang menunggu kedatangan mereka.


"Willyam" Sapa Tuan Alkarna


"Alkarna, ah rasanya sudah begitu lama kita tidak bertemu" mereka berdua berpelukan, begitu juga dengan istri-istri mereka yang sudah cupika cupiki.


"Dimana Ghibran? Kalian gak bareng?"


"Iya dia naik mobil sendiri, bentar juga nyampai"


"Yaudah ayok silahkan duduk"


Sekitar 15 menit mereka berbincang-bincang akhirnya Ghibran sampai di kediaman Tuan Alkarna.


"Assalamualaikum Pa, Ma, Om, Tante"


"Waalaikumsalam" jawab mereka berempat


"Hayok nak, duduk disini" Ucap Tuan Alkarna sambil menepuk sofa di sampingnya, Ghibran hanya tersenyum dan berjalan menuju ke sofa itu.


* * *


Sementara di dalam kamar, Rosa masih terlelap dalam mimpi indahnya. Tampaknya dia begitu lelah. Beberapa saat kemudian Rosa sudah terbangun dari tidurnya, rupanya perutnya sudah bunyi dari tadi. Dia berjalan menuju dapur, dan kaget setelah melihat banyak makanan. Tidak biasanya ada makanan sebanyak ini, pikirnya.


"Bi, Daddy sama Mommy mana?"


"Mereka ada di ruang tamu non" Rosa langsung berjalan menuju ruang tamu


"Mom dad" ucap Rosa dan mulai memperhatikan satu persatu orang yang ada disana.


"Hey sayang, hayok sini. Kenalin ini om Willyam dan keluarganya. Willyam, ini anak aku Rosa" Tuan Alkarna memperkenalkan putrinya kepada sahabatnya itu.


"Hallo om, tante" sapa Rosa sambil mencium punggung tangan Papa dan Mama Ghibran


"Dan itu Ghibran, anak om Willyam" Lalu Rosa melihat ke arah laki-laki yang dimaksud ayahnya, dan mereka berdua beradu pandang.


"Ghibran" Dia mengulurkan tangannya


Gilakk, pantesan aja gw gak bisa dapetin informasi tentang dia, ternyata dia anak om Alkarna. Ah sial! Ghibran


"Rosa" Rosa tersenyum kenyut, sebenarnya dia kaget tapi bukan Rosa namanya jika dia tidak bisa menyembunyikan kekagetannya itu dengan wajah datar tanpa ekspresinya.


Setelah mereka berkenalan, ayah Rosa mengajak semua orang untuk menuju ke ruang makan "Sudah waktunya makan malam, ayok kita makan" ucapnya


Setelah sampai di ruang makan, mereka mulai mengambil menu makanan yang ingin mereka nikmati. Suasana makan malam menjadi begitu hening, semua orang sibuk dengan makanan mereka masing-masing.


"Humm, masakannya enak" puji mama Ghibran, yang memecah keheningan ruangan itu.


"Hehehe bisa aja jeng"


"Emang enak loh tan" tambah Ghibran, mama Ghibran hanya tersenyum


"Ohya Rosa kerja dimana?"


"Di Rumah sakit XX OM, milik papa juga" Rosa menjawab sekenanya.

__ADS_1


"Dia CEO di Rumah Sakit itu" tambah ayah Rosa


"Wah hebat yah, diusianya yang sangat muda, Rosa susah menjadi pemimpin di rumah sakit besar." puji Papa Ghibran


"Semua berkat Daddy juga Om" sementara itu Ghibran terus memperhatikan Rosa, tapi Rosa tetap acuh dengan itu, meskipun sebenarnya dia risih melihat Ghibran yang seperti itu. Rasaya dia ingin sekali mencolok mata Ghibran dengan garpu yang sesang ia pakai. Tapi dia tetap berusaha bersikap ramah, agar image ayahnya tidak menjadi buruk karena sikapnya.


"Ghibran juga hebat kok, di usianya yang sangat muda, dia sudah berhasil menjadi pengusaha sukses." Ayah Rosa memuji Ghibran


"Ah Om bisa aja" wajah Ghibran memerah mendengarkan pujian itu.


Cih, dasar songong. Rosa


"Rosa sudah punya pacar?" tanya Papa Ghibran


"Uhhuk uhhuk.." tiba-tiba Rosa keselek mendengarkan pertanyaan Mama Ghibran, refleks Ghibran memberikan air untuk Rosa. Semua orang yang ada di ruang makan itu, memperhatikan mereka.


"Hmm" goda papa Ghibran yang membuat dua sejoli itu menjadi salting.


"Pelan-pelan aja makannya sayang" ucap mama Rosa, dibalas anggukan oleh Rosa.


"Ohya jadi gimana? Rosa udah pacar?" Mama Ghibran kembali mengulangi pertanyaannya


"Ma" Ghibran yang merasa tidak enak mendengarkan pertanyaan mamanya pun, mulai melototkan matanya


"Belum tan" jawab Rosa dengan ekspresi datar


"Wah, yang benar?" Mama Ghibran merasa tidak percaya dengan jawaban Rosa


"Masa cewek secantik kamu gak punya pacar nak?" Papa Ghibran ikut menimpali, Rosa hanya tertawa garing


Wah, bagus nih. kayaknya cocok buat Ghibran


"Dia gak mau pacaran, katanya buang-buang waktu" jelas papa Ghibran


"Bagus dong, jarang loh anak jaman sekarang gak mau pacaran. Rosa benar-benar wanita hebat" puji Papa Ghibran, lagi dan lagi Rosa hanya tersenyum.


"Ghibran sendiri gimana? udah punya pacar?


"U___"


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Papa Ghibran langsung memotongnya "Belum"


"Wah sama dong kayak Rosa" Kenapa mereka gak dijodohin aja, begitulah yang ingin dikatakan oleh ayah Rosa. Tapi Ghibran hanya tersenyum.


____________________¥¥¥¥¥____________________


**HALLO GAESS💕💕


Gimana?? Udah seru atau masih B aja??


Silahkan berikan pendapat kalian di kolom komentar yah. Dan jangan lupa 👇👇


-*Like


-Komen


-Vote


-Favorite***


Penasaran dengan kelanjutan ceritanya?? Stay tune terus yah💕💕💕

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan kalian ☺️💕


__ADS_2