CEWEK BAR-BAR ITU ISTRIKU

CEWEK BAR-BAR ITU ISTRIKU
Hari yang menyebalkan 02


__ADS_3

Kring ... Kring ... Kring ....


[Bel tanda istirahat pun berbunyi]


Seperti biasanya, saat jam istirahat Rosa akan ke kantin untuk mengisi perutnya. Yah, tentu saja Rosa hanya sendirian, hanya headphone yang selalu menemaninya. Bagi Rosa headphone sudah menjadi separuh napasnya.


Saat lagi asyik menikmati makannya, tiba-tiba ada sekelompok orang yang masuk ke dalam kantin itu. Yah, mereka adalah Angel dan gengnya.


"Woy, minggir lo! Gw dan temen gw mau duduk disini." Teriaknya sambil melotot ke arah Rosa. Rupanya dia sudah ada disana dari tadi. Namun, karena terlalu menikmati makanannya dan karena pengaruh headphone miliknya, akhirnya rosa tidak menyadari kedatangan Agel.


"Wah nih orang benar-benar cari masalah keknya, gw harus ngasih dia pelajaran biar dia kapok." bathin Angel


"Woy, lo budek atau pura-pura gak denger?" Dia kembali berteriak dan kali ini dia mendorong tubuh Rosa karena merasa kesal dengannya. Rosa pun tersedak, dan batuk-batuk karena perbuatan Angel tadi. Rosa akhirnya melepaskan headphone-nya dan melihat ke arah Angel dengan tatapan tajam.


"Lo gak punya mata atau buta, hah?! Jelas-jelas gw lebih dulu nempatin kursi ini. Noh, lo duduk di kursi yang kosong! Cuih, makhluk rendahan bisanya cuma ngerampas milik orang," ujar Rosa sambil melotot ke arah Angel. Ia mulai geram, emosinya yang dari pagi ingin dia keluarkan sepertinya mulai meronta-ronta.

__ADS_1


"Cuih, perempuan bodoh ini sepertinya suka memancing singa keluar dari kandangnya," bathin Rosa


"Apa lo bilang? Gw cuma bisa ngerampas milik orang? Berani sekali kamu, hah?" Angel mengangkat tangannya dan ingin menampar Rosa. Dia tampaknya marah mendengarkan perkataan Rosa, tapi sayang, Rosa dengan sigap menangkap dan menepis tangan Angel. Gadis yang dari pagi moodnya memang sudah tidak baik sepertinya punya mangsa untuk melampiaskan amarahnya.


Wajah Rosa mulai berubah menjadi merah padam, ia terlihat begitu sangat marah. Untuk pertama kalinya ada orang yang berani mengangkat tangan kepada dia. Bahkan orang tuanya saja tidak pernah membentak dirinya.


Plakkk ....


"Ini buat kesalahan lo, yang sudah berteriak di depan gw." Akhirnya Rosa yang menampar Angel.


Plakkk ....


Plakkk ....


"Ini buat kesalahan lo, yang sudah berani mengangkat tangan ke gw."

__ADS_1


Plakkk ....


"Ini buat kesalahan lo, karena sudah berani mencari masalah dengan gw." Ia memberikan empat kali cap tangan di wajah Angel. Nyali Angel pun mulai menciut. Ia pikir, bahwa rumor yang beredar tentang Rosa itu cuma hoax. Makanya dia berani menantang rosa.


"Cuih, ternyata nyali nya cuma segitu tapi mau cari ribut sama gw. Dasar bodohhh!!!" Rosa.


"Gw pikir dengan wajah lo yang cantik dan gelar lo sebagai princes di sekolah ini, bisa menjadikan lo pintar. Ternyata gw salah. Ternyata lo gak sepintar yang gw kira, bahkan lo sangat Bodoh!!!! Ternyata waktu dua setengah tahun tidak cukup membuatmu tahu tentang gw. Bodohhhh!" Rosa menangkat dagu Angel, dan memberikan tatapan mematikan. Seperti seorang pemburu, yang akan menerkam mangsanya (walaupun sebenarnya dia sudah menerkam sih, wkwkwk).


Angel mencoba memegang rambut rosa, dan ingin menariknya. Tapi Rosa dengan sigap menipis tangan Angel.


"Hey, perempuan bodoh! apa empat kali tamparan itu belum cukup buat lu, hah?? Atau lu masih mau lagi?" Rosa memberikan sedikit senyuman licik, ia seakan berkata pergi atau gw habisin lo.


"Ah sial, dia permaluin gw di depan banyak oran," bathin Angel.


Setelah membayar semua makan yang tadi dia makan, Rosa berjalan keluar meninggalkan kantin. Rupanya mood-nya masih begitu buruk.

__ADS_1


****


Hallo teman-teman, mohon maaf jika dalam penulisan novel saya terdapat banyak kekurangan, karena maklum saya seorang pemula🙏 Kritik dan saran kalian, ilmu untuk saya💕💕


__ADS_2