
Nana memutuskan untuk ke kelasnya karena dia sama sekali belum masuk ke kelasnya. Saat hendak mau masuk ke dalam kelas dia tidak sengaja melihat Sisi temanya sedang dilabrak adik kelas. Entah masalah apa gue juga kagak tau, gue pun menghampiri Sisi. Disana sudah banyak anak-anak berkumpul melihat mereka sedang beradu mulut. Saat adik kelas mau melayangkan tangan ke muka Sisi, gue pun dengan cepat mendorong Sisi untuk menjauh dari tamparan adik kelas yang biadab itu dan plakkkk suara tamparan di kening gue, sampai meninggalkan bekas tamparan.
"Woyy lo kurang ajar ya berani-beraninya nampar gue!!" sambil meraih baju si adik kelas dan tanpa aba-aba dia langsung memukulnya sampai babak belur, adik kelasnya pun meronta kesakitan karena pukulan yang diberikannya ke adik kelas itu sangat keras.
"bwahaha... gimana hah!! udah puaskan sama pukulan gue?? ini balasan buat lo karena berani-beraninya sentuh teman gue!" tertawa seram seketika si adik kelas itu nyalinya menjadi ciut, karena mereka udah tau semua kalau sebenarnya Nana itu cewek yang suka bikin onar, berandalan, dan wajahnya itu kalau marah nyeremin banget guys. Mereka nggak tau kalau Nana dulunya seorang preman jalanan. Dia menjadi seperti itu karena dia pernah kehilangan sosok teman masa kecilnya sampai meninggal, dan itu semua diakibatkan oleh ulah preman-preman yang dulu mencelakainya. Maka dari itu dia memutuskan untuk menjadi preman dan membalaskan perbuatan mereka semua pada temannya. Setelah selesai dengan urusannya, dia memutuskan untuk berhenti menjadi preman karena dia nggak mau kalau orang tuanya sampai tahu dan bakal sedih melihat anak satu-satunya seperti itu.
"Na, udah Na, udah, kasihan tuh dia udah babak belur" kata Sisi ketakutan melihat temanya semarah itu demi membela dirinya.
"biarin Si, orang kayak gitu harus di kasih pelajaran!! trus beraninya dia main keroyokan huhft..." sebal
"udahlah Na, yang penting gue gak papa, gue cuma minta dia untuk jujur apa benar dia yang mengunci sepupu gue di gudang sampai semalaman."
"woyy lo adik kelas, jangan sekali-kali lo kurang ajar ama atasan lo!!"
__ADS_1
"i iya kak kami gak bakal kurang ajar lagi" ucap adik kelasnya serempak.
"eh satu lagi lo harus jawab jujur apakah benar lo semua yang pada mengunci Sita sepupu teman gue semalem di gudang hah!" ucapnya keras sampai terdengar di ruang guru dan tak jauh dari sana sepasang mata sedang mendengarkan semua yang diucapkan mereka yang tak lain adalah Chakra tak lupa Kepala sekolah pun juga mendengarkan pembicaraan mereka.
"Woyy jawab dong!!" emosi. Sedangkan yang ditanyai pada diam saja sampai-sampai mereka pada di soraki anak-anak agar cepat mengaku.
"kalau lo semua nggak pada berani ngomong, siap-siap gue hajar lo semua habis-habisan" emosi. sampai-sampai darahnya mulai mendidih.
"i iya kak, kita mau jujur kalau kita berlima emang benar mengunci Sita
"Sekarang kalian semua bubar, dan kembali ke kelas masing-masing" perintahnya. Seketika anak-anak yang tadi bergerombol mulai menghilang dari hadapan mereka.
"Dan kalian berlima ikut bapak keruang kepala sekolah untuk menjelaskan awal mulanya kejadian itu."
__ADS_1
"i iya pak" jawabnya serempak.
"ohh ya kalian berdua keruang BK sekarang?"
"iya pak" ucap mereka berdua serempak.
Nana dan Sisi pun berjalan menuju ruang BK sambil mengobrol serius, sedangkan para adik kelas itu pada dibawa keruang kepala sekolah. Di ruang kepala sekolah sudah ada orang tua mereka berlima dan wali kelasnya. Mereka para orang tua yang anaknya terlibat dalam penyekapan di gudang sudah berkumpul sejak tadi di telpon satu-satu oleh wali kelasnya. Orang tua mereka pun langsung dipanggil ke sekolah.
________________________________________
Dari Author:
Saya sendiri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H/2020M.
__ADS_1
Semoga di hari yang Fitri ini dosa kita dilebur dan kita menjadi suci kembali. Saya minta maaf jika ada kata yang menyakiti hati dan perbuatan yang kurang baik.
Mohon Maaf Lahir dan Batin🙏🙏