Cewek Berandal Vs Ketua Osis

Cewek Berandal Vs Ketua Osis
Telat Pulang


__ADS_3

Setelah tugas dari Bu Dewi dirasa sudah pada selesai mengerjakannya, Ketua kelas pun langsung ke ruang guru mengumpulkan tugas mereka. Kebetulan rapat semua guru-guru sudah selesai dan akhirnya Dino memutuskan untuk bicara dengan gurunya.


"Permisi Bu Dewi saya mau tanya boleh?." Tanyanya.


"Iya silahkan Doni mau tanya apa?" Balasnya.


"Apakah setelah selesai mengerjakan tugas dari ibu Dewi anak-anak boleh langsung pulang." Tanyanya lagi.


"Oh boleh kok, kalian semua boleh langsung pulang dan jangan lupa berdoa terlebih dahulu sebelum pulang." Jelasnya.


"Terimakasih Bu Dewi saya akan memberitahukan informasi dari Ibu kepada teman-teman." Katanya lagi dan mau keluar tapi langsung dicegah Bu Dewi.


"Eh tunggu sebentar Doni" Kata Ibu Dewi lagi.


"Eh ada apa ya bu?" Tanyanya bingung.


"Jangan lupa bilangin kalau semua boleh pulang dahulu, kecuali keempat anak cewek itu yang bernama Nana, Abibah, Anjie, Dan sisi. Mereka tidak boleh pulang dahulu tunggu Ibu kesana dan jangan lupa beritahu mereka untuk membersihkan kelas mereka sampai bersih setelah bersih mereka berempat boleh pulang." Perintahnya.


"Siap bu, nanti saya sampaikan kepada keempat anak cewek itu." Dan Dino pun berpamitan dengan gurunya untuk beranjak pergi ke kelasnya.


Sedangkan di kelas yang dia tinggal sebentar ke ruang guru untuk mengumpulkan tugas mereka, mereka malah ramai sendiri. Banyak anak-anak yang teriak-teriak ingin cepat pulang.


"Tenang semuanya jangan pada gaduh sendiri, kalian semua habis ini boleh pulang tapi jangan lupa doa terlebih dahulu sebelum pulang, kecuali Nana, Abibah, Anjie,dan Sisi kalian harus membersihkan kelas sampai bersih setelah semua bersih tunggu Bu Dewi ke kelas mengecek kalian berempat." Ujarnya cukup jelas.


Akhirnya semua anak-anak berdoa terlebih dahulu sebelum pulang, setelah selesai berdoa mereka keluar dari kelasnya. Tapi tidak dengan keempat cewek itu mukanya ditekuk karena mereka harus pulang telat gara-gara tadi pagi membuat Ibu Dewi marah dan mereka harus dapat hukuman disuruh membersihkan kelas.


"Njinggg Bu Dewi pilih kasih." Katanya kesal sambil mengambil sapu di pojok tembok.


"Napa lo manggil gue" Teriaknya sambil menyapu lantai.


"Dih siapa juga yang manggil lo, geer amat lo njinggg." Balas Nana.


"Udah-udah kalian berdua malah pada bertengkar, cepat bersihin biar cepat selesai dan kita semua bisa cepat pulang." Kata Abibah yang jengah melihat mereka berdua bertengkar mulu kerjaannya.


"Tau tuh" Ujar Sisi yang hampir menyelesaikan pekerjaannya.


Tak menunggu beberapa jam akhirnya pekerjaan mereka sudah pada selesai semua dan mereka mengembalikan alat kebersihan ke tempat asalnya.


"Duh ni Bu Dewi napa kagak dateng-dateng sih." Kata Anjie kesal.


"Tau ah capek gue bersih-bersih." Ujarku kemudian membaringkan badannya ke kursi.

__ADS_1


"Lama amat njirrr Bu Dewi nya kemana sih?" tanya Sisi.


"Lah tau ah emang gue Bu Dewi, malah nanyak ke gue." Ujar Anjie.


"Jangan-jangan Bu Dewi nya udah pulang lagi? mampusss! kita-kitanya ditinggal disini sendiri." Kata gue.


"Positif thinking aja lah kagak usah mikir yang aneh-aneh kan Bu Dewi gak mungkin ninggalin kita-kita yang dihukum, pastinya Bu Dewi tau lah." Ujar Abibah panjang lebar.


"Tumben lo bijak bebb." Kataku yang langsung di jitak oleh Abibah. Dan mereka berempat saling tertawa melepas kelelahan.


Dan dari depan pintu seorang wanita yang masih terlihat sangat muda padahal dia sudah mempunyai dua seorang anak, sedang mendengarkan percakapan mereka berempat sambil tersenyum sendiri. Dia yang tak lain adalah Bu Dewi.


"Ekheem, kalian pada nyariin Ibu ya?" Tanya Ibu Dewi sambil berdehem.


"Siapa juga yang nyariin Ibu" Batinnya dalam hati.


"Iyain aja dah tuh guru biar seneng" Kata Anjie dalam hati sambil tertawa kecil.


"Eh ada Bu Dewi" Kata Anjie cengengesan.


"Iya bu dari tadi kita-kita pada nyariin Ibu kok nggak dateng-dateng." Kata Nana.


"Maafkan Ibu ya anak-anak, tadi Ibu ke toilet sebentar." Jelas.


"Bentar, Ibu cek dulu ya apakah kelasnya sudah bersih semua." Ujar Bu Dewi sambil melihat-lihat seisi ruangan kelasnya.


"Oke kalian semua boleh pulang, dan jangan mengulangi perbuatan kalian itu lagi karena sangat tidak baik dan tidak sopan"


"Apakah kalian berempat sudah mengerti." Ujarnya.


"Sudah bu, kita mengerti." Jawab mereka dengan serempak.


"Yaudah kalian boleh pulang jangan mampir kemana-mana." Jelasnya.


"Iya bu, Assalamu'alaikum." Kata mereka berempat.


"Wa'alaikumussalam, Hati-hati dijalan."


Mereka berempat keluar kelas menuju gerbang sekolah menunggu jemputan mereka masing-masing.


"Aku pulang dulu ya gaesss" Teriak Sisi sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Iya hati-hati ya, awas ketemu ama setan di jalan." Kata Anjie yang langsung ditertawakan teman-temannya.


"Setan mana ada yang muncul siang-siang *****." Kata Sisi yang langsung meninggalkan ketiga temanya di depan gerbang. Setelah itu Abibah juga sudah dijemput. Tinggal mereka berdua yang masih belum di jemput.


"Eh njinggg itu nyokap lo kan" Tanya Nana.


"Mana-mana" Katanya sambil celingukan.


"Tapi BOONG bwahahahaha..." Kataku sambil tertawa terbahak-bahak.


"Njirrr dasar lo biawak" Anjie marah.


"Emang enak gue boongin." sambil pegang perutnya yang sakit karena terlalu terlama tertawa.


"Serah lo dah, tuh gue udah dijemput tinggal lo doang disini." Ujarnya.


"Ah iya ya, lo udah dijemput tuh. Yaudah sono pulang." Balasnya.


"Lah lo gak sekalian bareng gue? ntar disini sendiri loh?" Tanyanya.


"Udah gue gak papa kok, lagian sopir gue juga udah mau nyampai." Katanya.


"Yaudah gue pulang dulu ya, dadah..." Katanya sambil melambaikan tangannya.


"Lah sepi amat nih sekolah, tinggal gue aja yang disini nungguin jemputan." Kataku.


"Kang Ujang nya kemana sih lama amat sih jemput nya, bikin kesal aja" Ujarku.


Tin tin tin tin...


dan dari kejauhan terdengar bunyi klakson mobil menghampirinya.


"Maafkan Kang Ujang ya Non, karena terlambat jemput Non Nana, tadi sebenarnya saya sudah kesini tapi kagak ada siapa-siapa makanya Kang Ujang pulang ke rumah dulu memberitahu pada nyonya eh ternyata Non Nana nya belum di rumah. Terus saya disuruh deh kesini lagi jemput Non Nana dan kebetulan melihat Non didepan gerbang sendirian." Katanya.


"Ah iya Kang Ujang maaf jadi ngerepotin deh." Kataku.


"Nggak apa-apa kok Non, ini sudah jadi tanggung jawab saya."


"Ayo cepat masuk Non Nana ntar Nyonya marah kalau Non Nana udah jam segini nggak balik-balik juga." Kata Kang Ujang lagi. Dan Nana pun masuk ke dalam mobil sambil merebahkan diri.


"Duh mampuss... pasti mama bakal marah deh kalau tau, terus kalau mama gue nanyain kenapa bisa pulang telat gue harus bilang apa cobak? terus kalau gue jawab jujur ntar mama tambah marah lagi sama gue" Batinnya dalam hati sambil mikir-mikir.

__ADS_1


"Ah susah" Keluhnya.


__ADS_2