
Keesokan Harinya.
Libur sekolah sudah semakin dekat, hanya sekitar 2 harian lagi, libur panjang dimulai tepatnya dimulai sejak hari minggu.
Laksh, Swara, Kavya, Pragya, Abhi, Shakti dan Gurmeet merencanakan untuk pergi liburan dipuncak dan menyewa villa disana selama seminggu.
"Apa kalian setuju kalau mulai hari minggu kita pergi berlibur divilla yg ada dipuncak selama satu minggu, disana ada pemandian air panas dan juga ada air terjunnya lhoo, konon katanya pemandian air panas bisa menyembuhkan segala macam penyakit" ucap Laksh serius.
Kavya menanggapi.
"Oh yah ? Penyakit apa saja bisa ? Contohnya apa ?" tanyanya.
"Hmm reumatik, pegel linu, penyakit kulit, kanker kulit, pusing dan penyakit lainnya lah" jawab Laksh.
"Kudengar juga, disana pemandangannya sangat indah dan udaranya sangat menyegarkan juga sejuk" ucap Abhi.
"Wahh sepertinya menyenangkan, baiklah ayo kita kesana hari minggu pagi, bagaimana ?" tanya Pragya.
Yg lain pun mengangguk setuju hanya Swara yg diam.
"Swara, kenapa kau diam saja, apa kau tidak setuju dengan rencana liburan ini ?" tanya Laksh.
"Entahlah Laksh, perasaanku tidak enak jika kita pergi kesana" ucap Swara yg mempunyai firasat tidak mengenakkan di hatinya.
Ia merasa akan ada sesuatu yg berbahaya jika ia dan teman-temannya memilih berlibur disana.
"Ayolah Swara, disana itu menyenangkan, kita semua akan saling menjaga satu sama lain terutama laki-laki, kita akan ekstra menjaga perempuan, benarkan teman-teman ?" tanya Laksh pada semua temannya.
"Yah benar" ucap mereka serentak.
"Ayolah Swara, ikut saja" ucap Kavya.
__ADS_1
Swara tampak berpikir.
"Kumohon ikutlah, liburan tidak akan menyenangkan tanpamu" ucap Laksh memohon.
"Hemm baiklah tapi aku ingin mengajak kakakku Ragini juga bagaimana, apa dia boleh ikut ?" tanya Swara.
"Yah tentu" ucap mereka serentak.
"Oke aku akan ikut" ucap Swara sembarsembari tersenyum.
Mereka pun bersorak ria karna Swara ikut serta dalam liburan di puncak.
----------------------------------------------------------------------------
Dua hari kemudian.
Minggu, jam 08:00 pagi.
"Jaga diri kalian baik-baik yh selama disana" ucap Helly pada kedua putrinya.
Ragini dan Swara mengangguk.
"Yah aku akan menjaga diriku dan Swara dengan baik bu" ucap Ragini.
Varun dan Helly tersenyum.
Setelah berpamitan oada kedua orang tuanya, Swaragini bergegas memasuki mobil Laksh, disama sudah ada Laksh, Pragya, abhi, dan Kavya.
Sedangkan Shakti dan Gurmeet mengendarai sepeda motor milik Shakti, karna mobil Laksh tidak muat jika ditambah dua orang lagi.
Setelah sudah siap, mereka segera melaju menuju tempat yg sudah direncanakan.
__ADS_1
Sanskar mengikuti Swara dengan duduk diatap mobil Laksh dengan posisi tidur bersantai.
Selama perjalanan mereka asyik bercanda ria begitupun Shakti dan Gurmeet, mereka juga asyik mengobrol, perjalanan memakan waktu 5 jam, dan mereka sampai di Villa pada pukul 1 siang.
***
"Wah bagus sekali pemandangannya" ucap Pragya tersenyum senang.
"Yah Villanya juga sangat mewah dan indah" ucap Abhi sembari memandangi Villa yg ada dihadapannya.
"Hmm tapi menyeramkan" gumam Swara karna melihat beberapa hantu anak kecil berlarian didepan Villa.
Semua mata tertuju pada Swara.
"Menyeramkan ?" tanya Shakti.
"Eh bukan maksudku Villanya bagus, siapa yg bilang menyeramkan" ucap Swara berbohong.
"Ouhh" ucap mereka serentak.
"Ayo masuk" ajak Laksh pada teman-temannya.
Mereka pun memasuki Villa itu.
Saat baru memasuki ruang tamunya, aura mistis semakin kental bercampurkan aura masa lalu yg kelam, Swara tidak tau kenapa ia merasakan aura seperti itu.
"Sepertinya ada kejadian yg tidak mengenakkan dimasa lalu tepatnya di villa ini" ucap Sanskar.
Swara mengangguk menanggapi.
"Tapi apa ?" tanyanya pelan takut yg lainnya mendengar.
__ADS_1
"Entahlah, nanti kita selidiki" ucap Sanskar.