
Pukul 08:00 Wib, pelajaran pertama sudah dimulai, hari ini adalah pelajaran Matematika yg sangat tidak disukai oleh Swara
Swara dengan malas menelungkupkan wajahnya sembari memperhatikan guru matematika menjelaskan, tidak ada satupun yg masuk diotaknya karna ia tidak memperhatikan dengan serius seperti biasa
"Benar-benar membosankan" gumam Swara
Ia melirik teman sebangkunya yg tengah sibuk memperhatikan dan mengutak-atik soal yg diberikan guru
Swara sudah biasa melihat temannya seperti itu, ia harus bersabar menunggu pelajaran yg sangat membuatnya muak itu berakhir
Saat Swara sibuk melamun tiba-tiba seorang wanita dengan memakai baju daster panjang putih polos dengan rambut awut-awutan yg panjangnya hingga mata kaki, masuk kedalam kelas menembus tubuh guru matematika yg tengah menjelaskan.
Swara yg melihat itu merasa aneh, dan terus memperhatikan wanita aneh itu
Wanita itu berhenti tepat dihadapan Swara karna memang ia duduk dibangku paling depan, ditengah barisan
Swara merasa risih karna wanita itu tepat berhenti dihadapannya
Dan ia terus memperhatikan wanita itu hingga akhirnya kepalanya yg menunduk mendongak pada Swara dan menampakkan wajah pucat pasi dengan lingkaran hitam pekat di kedua matanya dan bibir yg sudah membusuk, terbuka lebar seolah ingin mengatakan sesuatu pada Swara
Wanita itu menunjuk pada Swara membuat Swara berkeringat ketakutan
"Kau bisa melihatku ?" tanya wanita itu
Swara mengangguk perlahan sembari menelan ludahnya
Wanita itu mendekati Swara hingga tubuhnya menembus meja yg ada dihadapannya, ia menunduk dan mendekatkan wajahnya pada wajah Swara, baru busuk dari bibir wanita itu membuat Swara mual
Wanita itu semakin mendekat dan jarak mereka hanya 2 cm.
Swara tidak tahan dan akhirnya ia berteriak keras lalu berlari kencang keluar kelas menuju toilet sekolah
"Swara, kamu mau kemana, pelajaran belum selesai" teriak Bu Fatma selaku guru matematika
__ADS_1
Swara tidak mendengar suara gurunya dan terus berlari menuju toilet sekolah
Laksh yg sudah tau kalau Swara pasti melihat makhluk astral lagi pun memakluminya dan berniat menyusulnya
"Bu saya izin ke toilet yah" ucap Laksh
"Ya sudah cepat yah, 5 menit" ucap bu fatma
Laksh segera pergi menuju toilet untuk mengejar Swara
----------------------------------------
Ditoilet
Swara membuka pintu toilet dengan keras
Dan langsung memasukinya
"Kenapa aku selalu melihat yg aneh-aneh terus" ucap Swara kesal
"Huft kuharap aku tidak akan melihatnya lagi" ucapnya lagi
Swara membersihkan wajahnya dengan sapu tangan, ia menatap ke arah kaca toilet
Saat sibuk mengelapi wajahnya, sebuah potongan tangan hitam dengan kulit mengelupas dan bau daging terbakar menyeruak dihidungnya, tangan itu mencengkram bahu Swara dengan keras membuat Swara merasa kesakitan dibagian pundaknya, ia melirik kearah pundak kanannya dan mendapati tangan itu
Swara berteriak ketakutan, ia menarik tangan itu dan menghempaskannya ke lantai dengan keras
Tangan itu seperti marah pada Swara dan ia merayap dengan cepat kearah Swara membuat Swara melangkah mundur dan terpeleset lalu terjatuh
Swara terus berdoa agar makhluk itu segera hilang
Dan tiba-tiba
__ADS_1
"Bruukkk" Laksh mendorong pintu toilet keras
Ia mendapati Swara tengah duduk meringkuk sembari menangis
"Swara ada apa ?" tanya Laksh cemas
Swara menatap Laksh dan langsung memeluk pria itu
"Laksh, aku takut, aku melihatnya lagi" ucap Swara dengan air mata mengalir deras dipipinya
Laksh tidak tega melihat Swara ketakutan begitu karna belum terbiasa melihat mereka, ia segera merangkul Swara
"Swara sudah tidak perlu takut, aku disini" ucap Laksh
Laksh membantu Swara berdiri
"Ayo kita kembali kekelas" ajak Laksh
Swara mengangguk
"Eh tunggu, kau terlihat habis menangis, ayo kubantu membersihkan wajahmu kembali agar tidak kelihatan seperti habis nangis" ucap Laksh
Laksh meraupi wajah Swara dan memberikan sabun cuci muka pada Swara
Swara segera membersihkan wajahnya dengan itu
Lalu Laksh mengelapi wajah Swara dengan sapu tangan miliknya dengan perlahan
"Nah sekarang tidak terlalu keliatan kalau kau habis menangis" ucap Laksh sembari tersenyum
"Ayo" ucapnya lagi
Mereka segera kembali kekelas
__ADS_1