Cinta Anak Indigo

Cinta Anak Indigo
Chapter 22


__ADS_3

Sanskar jatuh terhempas di lantai marmer istana jin.


Ia segera bangkit untuk berdiri, dan menatap keselilingnya.


"Ini bukan dunia manusia lagi, aku berada didunia jin, dan apakah ini istana mereka ?" gumam Sanskar.


Ia berjalan menuruti hatinya, ia percaya hatinya akan menuntunnya menuju Swara.


Sanskar terus berjalan dan lama-kelamaan, beberapa suara orang yg tengah berbicara termasuk suara Swara terdengar jelas ditelinganya.


Ia berjalan mengendap-endap di lorong istana.


Dan bersembunyi ditengah keramaian bangsa jin.


Sedikitnya ia menguping pembicaraan mereka, dan Sanskar terkejut karna mereka ingin menjadikan Swara sebagai tuan puteri mereka, Sanskar tidak akan membiarkan itu terjadi, jika Swara mau menjadi Puteri kerajaan jin, itu artinya, Swara harus mati dan meninggalkan jasadnya untuk menyatu dengan dunia jin, jelas Sanskar tidak akan menerimanya jika Swara dibawa oleh mereka.


Ia memegangi keningnya, memikirkan cara agar ia bisa membawa Swara dan Laksh kembali ke alam manusia.


"Bagaimana aku bisa membawa Swara dan Laksh ke alam manusia, sedangkan aku tidak mungkin membawa mereka terang-terangan dihadapan bangsa jin yg jumlahnya sangat banyak itu, aku pasti kalah, oh tuhan, bantulah aku" ucap Sanskar bingung.


Beberapa kali ia berpikir dan akhirnya menemukan solusinya.


"Aku akan membawa mu kembali ke duniamu Swara, tunggulah aku, aku pasti akan membebaskanmu dari jin-jin laknat itu" gumam Sanskar, ia bergegas kembali ke dunia manusia dan hendak menemui seseorang.


***


"Sudahlah, Swara kau tidak perlu banyak berpikir, terimalah kami menjadi orang tuamu sekarang" ucap Raja Jin.

__ADS_1


Swara membuang muka, ia tetap tidak akan mau menjadi putri mereka.


"Sepertinya aku sudah tau jawabannya" gumam sang Raja.


"Kalau kau tidak mau, maka nasibmu dan nasib temanmu ini akan sama seperti nasibnya" ucap sang Raja.


Ia pun segera memanggil prajurit jin.


"Prajurit, cepat bawakan aku tumbal dari pemujaku yg lain !!" perintah raja jin yg segera dilaksanakan oleh mereka.


Para prajurit itu pun segera kembali membawa puluhan tumbal manusia yg masih hidup.


"Lihat ini Swara, lihatlah bagaimana aku memperlakukan mereka" ucapnya.


Ia segera mendekati salah satu dari mereka, yaitu seorang pemuda yg terlihat ketakutan menatapnya.


Swara bingung dengan apa yg akan dilakukan oleh raja jin itu.


Sang Raja pun berubah menjadi siluman monyet bertubuh raksasa dengan kuku dan gigi yg tajam dan berlendir, ia segera menancapkan kukunya itu pada dada pemuda itu hingga tembus kebelakang punggung.


Pemuda itu memekik dan menjerit kesakitan.


Sang Raja begitu menikmati jeritan kesakita itu, ia kembali melanjutkan aksinya, ia memutar-mutarkan kukunya di dada pemuda itu dan menariknya kebawah hingga perut itu membuat perut pemuda itu menganga lebar dan menuncratkan darah yg begitu banyak, tapi belum sampai situ penderitaan si pemuda malang itu.


Raja Jin itu segera menggerogoti leher pemuda itu lalu mencabik-cabiknya dan mengunyahnya dengan lahap seperti seekor singa yg tengah kelaparan.


Suara daging yg dikunyah begitu terdengar nyaring ditelinga Swara, Swara menangis melihatnya.

__ADS_1


Pemuda itu sekarat dengat maut yg sangat mengerikan.


Sang Raja pun hanya tersenyum puas begitu pun jin yg lainnya, sedangkan Laksh menahan perasaan mual dan jijik yg hendak keluar dari mulutnya karna melihat peristiwa itu.


Sang Raja Jin pun kembali mengubah wujudnya yg tampan berwibawa tapi Swara tau itu hanya rupa palsunya sedangkan wujud aslinya telah ia tunjukkan tadi, itulah yg membuat Swara enggan menjadi anak mereka.


Ia segera mendekati Swara.


"Bagaimana Swara ?, apa kau ingin bernasib sama seperti pemuda tadi ?, dengar umurmu masih sangat muda, tentu kau tidak mau mati muda dengan tragis seperti itu bukan ?" ucapnya sumringah.


Swara bergidik ngeri tapi tekadnya sudah bulat ia tidak akan pernah mau menjadi anak mereka.


"Dengar wahai Raja Jin yg laknat !! Aku tidak akan pernah mau menjadi anakmu meski kau membunuhku dengan cara sesadis apapun !!" hardik Swara.


Raja Jin marah karnanya.


"HEI DENGAR KAU, GADIS INDIGO KURANG AJAR, KAU AKAN MENYESAL KARNA MENOLAK KEINGINANKU, PRAJURIT CEPAT TAHAN MEREKA BERDUA, AKU AKAN MEMBERINYA HUKUMAN YG JAUH LEBIH PARAH DARI TUMBAL YG LAINNYA !!" Teriak sang Raja penuh amarah.


Tapi sedikitpun Swara tak gentar, hatinya merasa bahwa tindakannya benar karna menolak keinginan mereka kecuali Laksh, ia ketakutan karna ia merasa sebentar lagi ajal yg mengerikan akan menjemputnya.


***


Sanskar melayang secepat mungkin menuju rumah seseorang yg ingin ia mintai bantuan.


Sesampainya disana, sebuah pagar gaib telah berdiri kokoh didepan rumah itu, membuat Sanskar menghentikan tubuhnya untuk terus menuju sana.


"Oh tidak, rumah ini dilindungi oleh pagar gaib, bagaimana aku bisa menembusnya" pikir Sanskar panik.

__ADS_1


__ADS_2