Cinta Anak Indigo

Cinta Anak Indigo
Chapter 16


__ADS_3

Sore hari pukul 16:00 Wib.


"Eh kata mu ada pemandian air panas disini ?" tanya Pragya pada Laksh.


"Yh ada di sebelah selatan villa ini, memangnya kenapa ?" tanya Laksh.


"Ayo kita mandi disana, badanku rasanya pegal semua dan lengket karna perjalanan tadi" ucap Pragya.


"Yah aku juga nih, siapa tau setelah mandi disana badanku langsung segar" ucap Shakti.


"Yg lain bagaimana ? Apa mau mandi disana juga ?" tanya Laksh pada seluruh temannya.


Yg lain pun setuju.


Mereka bersiap-siap pergi ke pemandian air panas dekat Villa.


Perjalanan kesana membutuhkan waktu sekitar 30 menit karna jalanannya becek dan terjal, maklum saja karna ini didaerah pegunungan.


Suara gemuruh air dan pemandangan yg begitu indah, menyegarkan mata dan pikiran mereka serta menyejukkan dada mereka karna udaranya yg begitu segar.


Gurmeet, Shakti, Abhi dan Laksh segera melepaskan pakaian mereka hendak menceburkan diri kedalam air yg seolah menggoda mereka agar berenang-renang didalamnya, tapi Swara mencegah lebih dulu sebelum mereka terjun ke dalam air.


"Eh tunggu dulu" cegah Swara.


Keempat teman lelakinya itu menatapnya bingung.

__ADS_1


"Kenapa Swara ?" tanya Shakti.


"Bagian mandi perempuan dan laki-laki harus dipisah, laki-laki mandi disebelah barat yg dan perempuan disebelaj timur, pembatasnya adalah batu besar ini, masing-masing tidak boleh melewati batasan ini, setuju ?" tanya Swara mengusulkan.


Mereka saling bertatapan satu sama lain lalu kemudian saling mengangguk.


"Setujuu" ucap mereka serentak.


"Ya sudah ayo Kavya, Pragya, kita mandi disebelah sana" ajak Swara.


Kavya dan Pragya menurut, mereka bertiga menuju tempat yg ditunjuk Swara.


Setelah melepas beberapa pakaian mereka, mereka pun segera mandi.


Air yg jernih dan hangat mendekati panas membasahi tubuh mereka, canda ria mereka mewarnai pemandian air panas.


BRUUUUUSHHH !!!


saat Sanskar terjun, suara dan percikan air bercipratan menandakan seseorang tengah berenang disana. Di bagian tempat mandi laki-laki.


Shakti, Abhi dan Gurmeet saling memandangi, mereka bingung kenapa ada suara seperti orang berenang padahal dibagian tempat mandi laki-laki hanya ada mereka berempat yg jelas-jelas sedang berdiri sembari menyirami air ketubuh mereka masing-masing bukan berenang.


"Apa ada orang lain selain kita disini ?" tanya Gurmeet pada ketiga temannya.


Ketiga temannya saling mengangkat bahu tanda tak tau.

__ADS_1


"Entahlah, tapi kurasa sih tidak ada, tempat ini begitu sunyi" ucap Shakti.


Mereka bertiga pun bergidik ngeri karna membayangkan yg berenang tadi adalah hantu, kecuali Abhi, ia berpikiran positif, karna mungkin saja itu adalah suara ikan yg sedang berenang, yah ikan yg begitu besar, pikirnya.


"Kalian ini terlalu berlebihan, mungkin saja itu bukan hantu tapi ikan yg sedang berenang" ucap Abhi.


Pletak !!


Shakti menjitak kepala Abhi.


"Mana ada ikan berenang suaranya seperti manusia yg sedang berenang, dasar aneh" ucapnya kesal.


Abhi mengaduh sembari memegangi kepalanya yg sakit.


"Ah sial, mungkin saja itu ikan yg begitu besar kan sampai berenangnya saja seperti manusia, berpikir lah yg positif" ucap Abhi.


"Huft terserah kau saja lah, aku ingin berendam dulu, airnya sangat membuat tubuhku nyaman" ucap Shakti sembari duduk merendamkan dirinya diair.


Sanskar terkekeh karna teman-teman Swara ketakutan karna menyangka dirinya adalah hantu.


"Dasar penakut" ucap Sanskar sembari tersenyum lalu merendamkan dirinya juga kedalam air.


Dikejauhan, seorang pria tua dengan pakaian kotor dan lusuh juga berotot, sedang memandangi mereka sembari memegang sebuah cangkul di tangan kanannya.


Tidak ada yg menyadari kehadiran mereka karna mereka terlalu asyik berendam.

__ADS_1


Pria tua itu tersenyum sinis lalu pergi begitu saja dari tempatnya berdiri.


__ADS_2