Cinta Dan Persahabatan

Cinta Dan Persahabatan
Kecelakaan Pesawat


__ADS_3

***


Hari ini Amel bersama Bagas dan Roy sedang dalam perjalanan menuju London dengan menggunakan pesawat pribadi miliknya. Karena ada masalah dengan perusahaan milik Amel yang di sana. Tanpa memberitahu orang di rumah dan keluarganya, Amel berangkat pukul dua dini hari tadi.


Di kediaman Amel, tidak satu pun yang menyadari ketidak adanya keberadaan Amel. Penghuni rumah itu melakukan aktivitas nya seperti biasa. Setelah sarapan mereka berangkat ke kantor masing masing. Bahkan sampai malam pun tak ada yang menyadari di mana keberadaan Amel. Karena semua penghuni rumah tersebut mempunyai kesibukan masing masing. Bahkan mereka pulang sampai larut malam disaat orang orang sudah terlelap ke alam mimpinya.


Entah mengapa Amel pun tak memberi kabar kepada mereka. Seakan dia menghilang tanpa jejak. Apakah urusannya di London begitu darurat sehingga dia tidak punya waktu walaupun hanya sekedar untuk memgabarkan keberangkatannya.


Keesokan paginya publik digemparkan dengan berita pesawat pribadi milik keluarga Bimantara hilang kontak setelah mengudara selama sembilan jam dari Bandara dengan tujuan London. Sampai berita itu diturunkan belum ada kabar dari pihak terkait mengenai pesawat yang hilang kontak tersebut. Pesawat dinyatakan hilang dan tim SAR sedang menyusuri lokasi terakhir dari signal yang tertangkap sebelum pesawat hilang kontak. Dikabarkan bahwa pesawat tersebut membawa sepuluh orang termasuk salah satunya adalah cucu tunggal Tuan Bimantara yaitu Nona Camella Bimantara Mahandika.


Berita hilangnya pesawat yang ditumpangi oleh Amel menjadi kejutan besar bagi seluruh keluarga dan sahabat sahabat Amel. Tidak ada seorang pun yang mengetahui keberangkatan Amel ke London.


Sekarang semua orang sedang berkumpul di kediaman orang tua Amel. Setelah mendengar berita tadi pagi, Kakek Amel mengumpulkan semua orang untuk mencari informasi dari mereka semua. Sebelum itu Kakek Amel sudah mengirim orang suruhan nya ke lokasi untuk mencari keberadaan cucunya tersebut. Dia yakin pasti ada yang mensabortase pesawat pribadi milik cucunya tersebut. Karena mereka selalu memperhatikan perawatan pesawat itu dengan baik.


Ibu Amel entah sudah berapa kali pingsan setelah mendengar bahwa pesawat milik Amel hilang kontak. Dia hanya berbaring di ranjangnya dengan air mata di pipinya. Ibu Amel di temani Ibu Evan dan Ibu Mesya di kamarnya. Mereka berdua menghibur Ibu Amel walaupun mereka juga sedih karena belum adanya titik terang keberadaan Amel dan yang lainnya.


" Jadi tidak seorang pun yang tahu kapan dan mengapa Amel berangkat ke London." kata Tuan Bimantara. Mereka hanya menggelengkan kepalanya.


" Maaf Kek, kemarin kami tidak menyadari Amel tidak ada di rumah. Setelah mendengar berita pagi ini kami baru tahu kalau Amel pergi ke London." jawab Bella gugup.


" Amel juga tidak memberitahu kami Kek, dia akan berangkat." tambah Jessi yang sama gugup nya dengan Bella.


" Bella, apa ada masalah serius dengan perusahaan CBM Company yang ada di London?" tanya Ayah Amel.

__ADS_1


" Saya akan mencari informasinya Om." jawab Bella lalu beranjak dari sana untuk menghubungi pihak CBM Company yang ada di London. Bella hanya menghandle perusahaan milik Amel yang ada di dalam negeri, jadi untuk perusahaan yang ada di luar negeri Bella tidak mengetahuinya. Bella hanya akan menyelesaikan pekerjaan yang di perintahkan oleh Amel. Tetapi jika tidak ada Amel seperti sekarang ini, maka Bella memiliki tanggung jawab besar terhadap perusahaan termasuk membantu menyelesaikan masalah yang ada di luar negeri.


" Permisi Tuan.." David datang menemui Kakek Amel.


" Ada kabar apa?" tanya Kakek Amel.


" Kami tidak menemukan Bagas dan Roy. Kemungkinan mereka berdua ikut dengan Nona Amel." jawab David.


" Mereka berdua selain pengawal pribadi Amel, mereka sudah seperti Kakak bagi Amel. Mereka pasti akan mengikuti Amel kemana pun dan akan selalu melindunginya. Aku harap cucuku baik baik saja." kata Kakek Amel dengan sedih. Tanpa ia sadari butiran air menetes dari matanya. Mereka yang di sana juga ikut bersedih melihat seorang Tuan Bimantara yang kejam dalam bisnis mampu mengeluarkan air matanya.


" David, kamu selidiki masalah ini sampai tuntas." kata Kakek Amel.


" Baik Tuan." kata David lalu berlalu pergi dari sana.


Bella yang hendak kembali setelah menghubungi pihak CBM Company di London tidak sengaja menabrak orang tersebut. Orang itu membungkukkan badannya dan berlalu dari sana. Bella terus memperhatikan orang tersebut sampai tak terlihat lagi punggungnya.


" Gerak gerik nya mencurigakan." gumam Bella yang terus memperhatikan ke belakang walaupun dia sudah berada di dalam rumah.


" Ada apa Bell? Kamu seperti orang kebingungan." kata Riko heran memperhatikan Bella yang terus melihat ke arah belakang.


" Barusan di depan aku tidak sengaja menabrak seseorang. Dia menggunakan topi dan masker. Gerak gerik nya sangat mencurigakan." jelas Bella. Semua orang menatap ke arah Bella.


" Kita cek cctv nya." kata Evan.

__ADS_1


Ayah Amel lalu membuka laptop dan melihat rekaman cctv yang berada dekat dengan tempat Bella menabrak orang tersebut. Tidak jelas siapa orang itu, karena posisinya yang membelakangi kamera.


" Sepertinya dia sengaja menghindari kamera cctv." kata Meisya.


" Jangan jangan dia musuh dalam selimut Om." kata Jessi. Mendengar kata Jessi, mereka semua terbelalak kaget.


" Tunggu.. Hubungi Tuan David Om." kata Bella.


" Ada apa?" tanya Ayah Amel dan Kakek Amel bersamaan.


" Lihat ini... (Bella menunjukkan rekaman cctv itu) Dia mengikuti Tuan David." jelas Bella.


Tanpa menunggu lagi, Ayah Amel lalu menghubungi David dan menjelaskan semuanya. David melihat ke spion nya, memang di belakang ada mobil yang mengikutinya. Setelah meyakinkan Ayah Amel bahwa dia dapat mengatasi orang tersebut, David lalu mematikan ponselnya.


" Kalian ingin bermain main denganku ya? Ternyata kalian belum mengenal siapa diriku." kata David tersenyum licik. David pura pura tidak tahu ada yang mengikutinya, agar orang tersebut tidak curiga. Dia lalu menghubungi anak buahnya untuk menyelidiki orang tersebut. Dia sudah mengirim plat mobil orang itu kepada mereka.


David lalu mengemudikan mobilnya menuju bandara untuk memberikan informasi mengenai para penumpang yang ada di dalam pesawat yang hilang tersebut. Mobil pria misterius itu pun mengikuti David sampai ke bandara.


" Kalian akan menyesal berani bermain main dengan kami. Apalagi sampai mempertaruhkan keselamatan Nona muda yang sangat kami sayangi seperti adik kami sendiri. Aku tidak akan membiarkan satu orang pun dari kalian yang selamat." David menyeringai mengeluarkan senyum devilnya.


David lalu keluar dari mobilnya setelah merubah mimik wajahnya seperti biasa kembali. David tersenyum setelah melihat orang tersebut pun mengikutinya sampai ke dalam bandara.


***

__ADS_1


__ADS_2