
Setelah berjalan beberapa meter dari resto, ojol yang di naiki yuta tiba tiba berhenti di pinggir jalan.
" kenapa bang kok berhenti " tanya yuta
" wah maaf neng sepertinya ban bocor , saya musti cari bengkel dulu neng " kata abang ojol
" trus gue gimana dong bang, udah malam gini gue gak mau di tinggal sendirian di sini " kata yuta sedikit cemas
Tidak selang beberapa lama iyaz yang dari tadi mengikuti yuta ikut berhenti menghampiri yuta yang masih kebinggungan karna takut malam makin larut.
" ikut gue " ajak iyaz pada yuta
" kemana ? " tanya yuta
" lo mau pulang gak gue anterin " kata iyaz
" iya neng ikut mase ini aja dari pada sama saya jalan kaki " bujuk abang ojol
" abang gak pa pa sendirian malam malam begini " kata yuta
__ADS_1
" gak pa pa neng " kata abang ojol
Akhirnya yuta mau pulang di antar iyaz naik sepeda motornya, dari pengalaman kemaren yuta kalo dibonceng sepeda motor pasti mengantuk. Iyaz punya akal dia mengajak yuta berbincang supaya dia tidak mengantuk lagi di atas motor karna itu sangat berbahaya.
" habis ngedate sama sapa ? " kata iyaz mengawali obrolannya.
" gue disana gak lagi ngedate sama siapa siapa, gue disana kerja . " kata yuta
" kerja? kenapa gak cari tempat lain aja? kenapa disana ?" tanya iyaz penasaran.
" kemaren waktu makan disana gue liat pengumuman kalo resto membutuhkan pekerja paruh waktu. Jadi gue langsung bikin surat lamaran ketempat itu. " jelas yuta
" ngapain gue ngikutin lo, tadi gue datang ke resto karna laper mau makan. Tapi udah tutup makanya trus balik cari tempat makan yang lain." kata iyaz mencari alasan.
" lo kan pelanggang setia resto itu pastikan tau dong jam buka tutupnya resto berapa. Ngapain juga datang pas jamnya tutup " kata yuta
" biasanya danu mau nemeni gue makan mesti reatonya udah tutup, tapi tadi gue liat dia capek banget makanya gue langsung cabut. " kata iyaz
Ternyata danu dan iyaz sudah berteman sejak lama. Suka duka mereka lalui bersama. Danu yang 4 tahun lebih tua dari iyaz sudah dianggap seperti kakak sendiri.
__ADS_1
" nanti sebelum masuk kegang rumah gue mampir dulu ya kesuatu tempat " kata yuta
" ngapain ? " tanya iyaz
" entar juga tau " kata yuta
Tak lama mereka telah sampai di tempat yang yuta maksudkan tadi. Rumah makan pinggir jalan yang hanya beratapkan tenda berdindingkan spanduk bertuliskan warung makan murih mas ohoy.
" ayo masuk " ajak yuta
" rumah makan? lo laper ? " kata iyaz
" iya tadi resto ramai banget jadi gue masih laper. Bukanya tadi lo juga lagi nyari makan " kata yuta
Hanya senyum iyaz masih saja berdiam diri di atas motornya. Yuta yang tanggap langsung berjalan mendekati iyaz menarik tangannya dan mengajaknya masuk kewarung itu.
" mau makan apa? gue yang bayar " kata yuta
" sama kaya lo aja ? gue belum pernah makan di tempat seperti ini." kata iyaz
__ADS_1
" bang nasi goreng dua ya " kata yuta pada abang koki.