
Waktu terus berlalu yang di nanti tak juga datang, bosen di kamar terus yuta coba keluar mencari udara segar.
Diruang tamu yuta melihat iyaz yang tertidur di sofa, melihat itu yuta mengambilkan selimut dan menyelimuti tubuh iyaz. Setelah itu yuta berjalan berkeliling rumah berjalan di pinggir kolam renang. Hari mulai gelap udara makin terasa dingin berkali kali yuta mengusap usap lengannya menggunakan tangannya. Tiba tiba iyaz sudah ada di belakangnya dan menyelimutinya memakai selimut yang di berikan yuta tadi.
" kalo gini kan lo gak kedinginan " kata iyaz. " kenapa ? apa yang sedang lo pikirkan ?" tanya iyaz.
" entahlah gue gak tau ,,,, iyaz ini sudah malam dan dia tidak akan datang. Baiknya gue pulang aja. Lo bisa kan anterin gue " kata yuta.
" ini baru jam 7 gimana kalo sampai jam 9 gak datang lo gue anterin, capa tau itu bener orang tua lo, lo gak mau ketemu mereka " bujuk iyaz
__ADS_1
" gue gak mau menunggu lagi, gue capek mau pulang aja " kata yuta sambil memberikan selimut yang tadi iyaz berikan dan meninggalkannya.
Setelah berkemas yuta berjalan menuju pintu keluar dengan di ikuti iyaz di belakangnya. Sampai diteras rumah ada mobil sedan yang berhenti di sana. Yuta dan iyaz hanya melihatnya dan rasa penasaran pun menyelimutinya.
Keluar dari mobil seorang laki laki sopir mobik itu. Sedang yang duduk di belakang tak terlihat dari luar. Sopir itu berkata pada iyaz ingin mengambil kue yang sudah di pesannya. Iyaz pun mengantarkan masuk untuk mengambilnya.
Sedangkan yuta masih berdiri di sana sambil mengamati mobil berkaca hitam itu. Sambil membawa kue sopir itu kembali masuk kedalam mobil dan mulai berjalan meninggalkan rumah iyaz. Kecewa itu yang dirasakan yuta apa yang dia nanti tak seperti yang diharapkan.
" Menangislah luapkan semuanya pada ku. Dan biarkan gue memelukmu untuk mengurangi rasa kezalmu. " kata iyaz dalam hati.
__ADS_1
Lama dalam dekapan iyaz , yuta pun melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.
" anterin gue pulang " kata yuta pelan
" iya, gue ambil mobil dulu " kata iyaz
Dalam perjalanan yuta tak mengeluarkan sepatah kata pun dan iyaz mengimbanginya dengan hanya diam.
Sesampai dirumah yuta langsung keluar dari mobil dan berlari masuk kedalam. Iyaz pun mengerti dengan suasana hati yuta saat ini. Tak langsung pulang iyaz malah keluar dari mobil dan menyalakan sebatang rokok sambil bersandar di mobilnya.
__ADS_1
Di liatnya lampu kamar yuta yang masih menyala menandakan kalo yuta belum tidur. Udara malam yang sangat dingin tak membuat iyaz berpindah dari tempatnya. Sampai lampu kamar yuta padam baru membuat iyaz beranjak masuk kedalam mobil dan meninggalkan rumah yuta.