Cinta jangan diam

Cinta jangan diam
Episode 36


__ADS_3

Pagi ini di sekolah seperti biasa serasa tak ada kejadiaan apa apa mungkin mereka semua sudah lupa atau tidak mau mengingat karna tidak penting bagi mereka.


Tapi bagi yuta persami kemaren sebuah moment yang gak bakal dia lupakan. Tak seperti biasa yuta saat ini sedang tak ingin bertemu dengan iyaz, dilihatnya kesegala arah berharap tak berjumpa dengannya. Langkah kaki yuta terhenti saat tiba di parkiran. Sosok yang tak ingin dia jumpai sudah berada di sana di atas motornya sambil mainin game di hapenya.


" duh ,, gimana nich, kenapa jadi ketemu disini " kata yuta panik. Di sela kepanikkannya dia melihat bina berjalan kearahnya.


" hay bi ,,,, bareng yuk " sapa yuta, berjalan bersama bina sambil asik ngobrol dan pura pura tak melihat iyaz disana.


Iyaz yang dari tadi maen game menghentikan gamenya saat tau yuta lewat di depannya dan mengabaikannya. Di lihatnya yuta dan bina yang berlalu begitu saja.


Selama di sekolah yuta benar benar ingin menghindar dari iyaz. Tapi setiap dia ingin mengindar ada kalanya mereka saling bertemu yuta pun pura pura tak melihatnya atau bersembunyi dari iyaz.


" yuta " panggil xena yang melihat yuta sedang bersembunyi.


" xena , ada apa ya ,, " kata yuta kaget


" lo ngapain ? lagi ngintip apa ? " tanya xena penasaran

__ADS_1


" hah ,, apa ,, enggak kok, gak lagi ngintip, lagi nungguin teman aj " kata yuta senyum


" ta ,, ,, gue mau minta maaf sama lo " kata xena


" minta maaf kenapa ? lo gak ada salah kok ma gue " kata yuta bingung


" sebenarnya , gue yang udah ngasi bubuk cabai kedalam kue yang lo makan itu " kata xena mengakui


" apa ? tapi , kenapa ? " tanya yuta


" gue cuma pengen ngasi pelajaran sama lo aja kemaren gue lihat lo datang terlambat jadi gue pengen ngerjain lo aj " kata xena, " jujur ini inisiatif gue sendiri gak ada sangkut pautnya sama senior yang lain " lanjut xena


" gak lo gak salah kok gue yang salah gue minta maaf, lo maukan maafin gue " kata xena mengajak berjabatan.


" iya, gue maafin " kata yuta menjabat tangan xena.


" makasi ya ta,,, " kata xena

__ADS_1


Saat yuta ingin kembali kekelas tak sengaja ketemu sama iyaz, yang dari tadi mendengar pembicaraan xena dan yuta. Melihat iyaz yang berdiri bersandar tembok yuta mencoba berbalik arah tapi di hentikan sama iyaz.


" mau kemana ? " kata iyaz


" mamamau ke kelas iya mau masuk kelas " kata yuta gugup dan lagi lagi di hentikan iyaz saat akan melangkah maju.


" kelas lo kan disana bukan di sana " kata iyaz


" oh ,, iya , gue lupa ,,, salah arah ya " kata yuta tersenyum malu dan berjalan kearah sebaliknya. Yuta berjalan cepat saat didepan iyaz.


" Berhenti !! " kata iyaz menghentikan yuta


Yuta menghentikan langkahnya di depan iyaz pandangnnya lurus kedepan, yuta hanya berdiri saja tak melihat kearah iyaz yang berada di sampingnya. Saat yuta menoleh kearah iyaz berdiri ternyata iyaz sudah tak berdiri disana ketika yuta membalikan wajahnya iyaz sudah ada di depannya.


Mereka saling berpandangan lama, saat yuta teringat kejadian itu dia memalingkan wajahnya. Memerah wajahnya menjadi merah lalu yuta berjalan menuju kelas meninggalkan iyaz yang masih berdiri ditempat.


Di pandangnya terus yuta yang mulai menjauh darinya, saat yuta berhenti dan menoleh kebelakang iyaz bersembunyi ketika yuta melanjutkan langkahnya iyaz melihatnya lagi sampai sosok yuta tak terlihat lagi baru iyaz kembali kekelasnya.

__ADS_1


Setelah kejadian itu mereka merasakan rasa yang berbeda pada diri iyaz dan juga yuta, rasa yang entah lah. Setiap bertemu mereka tak saling sapa tapi sering mencuri pandang satu sama lain.


__ADS_2