
Hanya terdiam setelah mengetahui jawaban iyaz tadi. Sedang iyaz sedikit heran kenapa yuta tiba tiba menanyakan soal bekas luka ini.
" Kenapa tanya soal itu " kata iyaz
" gak pa pa " kata yuta sambil senyum.
Tak ada obrolan iyaz sesekali melirik kearah yuta yang dari tadi pandangannya melihat keluar. Yuta sedang melamun pikirannya melayang kekejadian satu tahun yang lalu. Peristiwa yang tidak bisa dia lupakan.
Tak ingin mengganggu, iyaz lebih memilih diam yang sesekali melirik ke arahnya. Tak lama mereka sampai di rumah yuta, keluar mereka dari dalam mobil.
" makasi udah nganterin gue pulang " kata yuta
Iyaz hanya senyum sambil melihat yuta melangkah masuk kerumahnya.
" ta ,,, " panggil iyaz. " jangan ada orang lain yang mengantarkan lo pulang selain gue " lanjut iyaz sambil memandang yuta dari samping mobilnya. Yuta terhenti di teras rumanya, mendengar ucapan iyaz membuatnya bingung karnanya.
Sesaat setelah mengucapkan itu iyaz kembali masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan yuta yang masih berdiri di teras rumah yang masih bingung memikirkan maksud ucapan iyaz tadi.
Ting suara ada wa masuk di phonecellnya, yang membuyarkan kebingungan yuta.
__ADS_1
wa
bina : " hay ,,, " tulisan pesan itu.
yuta : " hay juga ☺ " balas yuta
bina : " cie udah senyum, seneng liatnya. gimana keadaan lo udah baikan? "
yuta : " udah bi, besok masuk sekolah kok "
bina : " besok gue jemput ya "
yuta : " gak usah bi, gue udah ada abang ojol langganan kok. Udah terbiasa sama abang ojol "
bina : " oh gitu ,, ya udah , besok biasakan sama gue ya. "
Tak dibalas karna bingung mau ketik apa. Yuta meletakkan hp nya begitu saja. Lama kelamaan yuta tertidur dari pada tambah pusing memikirkan mereka.
Karna pulasnya yuta tertidur dia mendengar suara pintu terbuka tapi yuta masih berat untuk membuka matanya. Ternyata una yang baru pulang sekolah, melihat yuta yang masih tertidur una tak mau membangunkannya. Padahal dia sudah membawakan makanan buat yuta.
__ADS_1
Lama menunggu yuta tak bangun juga akhirnya una membangunkannya karna makanannya keburu dingin.
" ta ,, bangun ta ,,, makan dulu yuk, ni dah gue bawain tar keburu dingin gak enyak " kata una sambil menggoyangkan tubuh yuta supaya bangun.
Yuta terbangun masih berat dia mencoba membuka matanya pelan. Mencoba memfokuskan pandangannya yang masih kabur, dia melihat una yang udah berdiri di samping tempat tidurnya.
" ada apa na " kata yuta
" makan dulu yuk , lo pasti belum makan dari tadi " kata una.
Karna masih ingin tiduran dengan berat hati yuta membangunkan tubuhnya. Mencoba berdiri dan berjalan keruang makan yang sudah di siapkan una dari tadi.
" lo mau ngapain ta ?" kata una
" mau makan " kata yuta
" iuuhh ,,, cuci muka dulu sana. Biar bisa bedain mana sambel mana lauk. Yang lo ambil tu sambel semua " kata una
Mendengar itu yuta langsung bangun dari tempat duduknya dan mencuci mukanya.
__ADS_1