
Ada sedikit harapan buat yuta untuk tau siapa pemilik gantungan itu. Meski dia harus menunggu kabar dari bina.
Saat sedang berjalan dikoridor yuta melihat iyaz yang sedang asik mengobrol dengan xena. Sepertinya obrolannya sangat seru karna xena yang tertawa begitu lepas.
Yuta yang melihat itu hanya bisa menundukkan kepala dan berkata pada hatinya agar tidak terbawa perasaan. Saat yuta menganggkat kepalanya dia tak melihat iyaz disana hanya xena dan beberapa temannya. Dilihatnya di sekeliling tapibtak menemikannya. Saat yuta membalikkan badannya iyaz sudah ada dibelakangnya.
Ditatapnya dalam dengan suasana hati yang bergejolak tak tentu arah. Berlalu iyaz begitu saja melewati yuta yang masih berdiri di sana.
" dia pergi dia sudah pergi kenapa jantungku masih berdebar gini, " batin yuta sambil menaruh tangan di dadanya.
Waktu terus berlalu kegiatan disekolah terus berjalan sesuai jadwalnya. Kali ini yuta malas sekali untuk pulang kerumah suasana hati sedang kacau.
" lo gak pulang ta ? " tanya una
" males gue " kata yuta
" ya udah kalo lo mau disini gue tinggal ya bay " kata una meninggalkan yuta yang masih bermalasan di atas meja.
__ADS_1
Dengan berat yuta melangkahkan kaki meninggalkan ruang kelas. Pengen main gak tau kemana, mau pulang pengen nya main.
Hari yang membosankan waktu pun terasa lama. Yuta yang awalnya akan pulang kerumah tapi dia mengalihkan tujuaannya ke resto danu. Bermaksud ingin menemui iyaz, ya benar yuta bertemu dengan iyaz tapi iyaz tak sendiri ada xena disana duduk berdua di meja yang biasa yuta dan iyaz buat makan bersama.
Sakit hati yuta terasa sakit, " kenapa hati ku terasa sakit " batin yuta.
Tak sempat beranjak dari sana iyaz dan xena melihat yuta yang masih berdiri di tempatnya.
" yuta " kata iyaz
Tak menjawab yuta berlari meninggalkan iyaz dan xena. Berlari terus berlari menjauh dari mereka. Yuta berhenti tak terasa tetes demi tetes air matanya terjatuh membanjiri pipinya.
Tak butuh waktu lama yuta sampai ditoko tersebut yang ternyata sudah mau tutup.
" misi kak " kata yuta
" iya ada yang bisa saya bantu " kata pelayan toko
__ADS_1
" apa benar toko ini menjual gantungan kunci limitd edition ? " kata yuta
" iya benar, tapi mohon maaf stok kami sudah habis terjual karna cuma ada 5 pc aja " kata pelayan itu
" kakak tau gak siapa saja yang membeli gantungan itu " tanya yuta
" sepertinya toko kami memiliki catatan setiap pembeli yang membeli barang di tempat kami apa lagi yang limitd edition, " kata pelayan
" boleh tau gak siapa saja " kata yuta penuh harap.
" sebelumnya untuk keperluan apa ini menyangkut privasi pelanggan kami " kata pelayan
" seseorang pernah menolong gue dan gue tidak tau siapa dia, satu satunya petunjuk cuma potongan gantungan kunci ini kak, gue ingin berterimakasi sama dia, please kak bantu saya " mohon yuta
" oh gitu, iya saya bantu tapi mohon maaf kamu musti kembali besok soalnya toko kami mau tutup, dan saya musti mencari datanya dulu dan butuh waktu lama untuk mendapatkan data itu. " jelas pelayan
" ya udah deh kak besok gue kesini lagi, ini juga sudah malam, permisi kak " pamit yuta.
__ADS_1
Pulang dengan tangan kosong yuta sedikit kecewa tapi rasa penasaran di hatinya akan segera terobati setelah dia tau siapa penolong doa di masa lalu