Cinta jangan diam

Cinta jangan diam
Episode 12


__ADS_3

" masakan disini enak loh, gue dan una sering makan disini " ucap yuta



Tak lama menunggu makanan yang dipesan sudah siap di lahap. Tak pake lama makanan mereka ludes tak tersisa.



Saat berjalan keluar tiba tiba yuta tergelincir dan terjatuh ke tanah.



" aou... " teriak yuta kesakitan



Melihat yuta terjatuh iyaz cuma diam dan hanya melihatnya sambil berlalu. Manyun ekspresi wajah yuta yang masih terduduk di tanah karna tidak dihiaraukan iyaz.



Saat yuta mencoba untuk berdiri iyaz sudah mengulurkan tangannya berniat mau membantu yuta berdiri. Tak menghiraukannya yuta mencoba berdiri dan tak sengaja jatuh dipelukan iyaz. Hanya diam mereka saling memandang satu sama lain. Lama mereka di posisi seperti itu. Saat tersadar yuta melepaskan pelukan iyaz.



" sory ,,, gue , , , enggak sengaja " kata yuta sambil berjalan menuju motor iyaz.



Iyaz masih terdiam di tempatnya sambil senyum dipandanginya yuta yang ternyata salah menaiki sepeda motor.



" kenapa masih bengong , ayuk jalan " kata yuta



" lo naik sepedanya sapa " kata iyaz sambil tahan tawa

__ADS_1



" sepedanya elo lah " kata yuta belum sadar.



sambil tertawa iyaz menuju sepeda motor miliknya.



" lo mau ikut enggak ? motor gue yang ini bukan yang itu " kata iyaz



Sadar dirinya salah naik sepeda yuta langsung turun dari motor itu dan langsung menyusul iyaz yang sudah duduk di atas motornya.



" kenapa parkirnya di pindah ? tadikan disana ? " kata yuta sambil malu




" bukanya salting cuma baper " kata yuta sambil memakai helm dan menaiki sepeda motor.



Selama perjalanan pulang mereka hanya diam jadi sedikit tegang setelah kejadian tadi. Lagi asik memikirkan sesuatu untuk menjadi topik obrolan tiba tiba " tttoookkk , , , " suara helm yuta menabrak helm iyaz. Baru sebentar keluar dari warung makan yuta sudah pules aja. Dan spontan tangannya sudah berada di pinggang iyaz sambil memeluknya dari belakang.



Iyaz membiarkan yuta memeluknya dari belakang. Sambil mengendarai sepeda motornya sesekali dia tersenyum sendiri mengingat kejadian tadi. Entah apa yang iyaz rasakan saat ini. Rasa yang belum pernah ada sebelumnya.



Akhirnya sampai juga dirumah yuta disana una sudah menunggunya di depan rumah.

__ADS_1



" ya ampun ni anak bikin gue khawatir aja, yang dikhawatirin mah enak enakkan tidur di punggung orang " kara una kezel



Karna seharian tak dapat kabar dari yuta kalo dia pulang malam. Una yang tadinya menyala nyala ingin memarahi yuta jadi tambah kezal setelah tau dia pulang udah tertidur pulas.



" makasi ya yaz udah repotin lo lagi. Tadinya gue pengen marahin dia karna gak ada kabar dan gue khawatir udah malam dia belum pulang juga, soalnya dia paling takut kalo pulang malem lewat jam 9 malam suka gak berani pulang. " kata una



" iya gak pa pa. Mang kenapa? jam 9 kan belum larut banget? " kata iyaz penasaran



" dulu dia pernah mengalami kejadian yang bikin dia masih trauma sampai sekarang " kata una



" kalo boleh tau kejadian apa " kata iyaz



" ah sudah lupakan itu sudah lama setahun yang lalu waktu dia masih SMP." kata una



" ehm gitu ya.. gue pulang dulu ya " pamit iyaz



Di perjalanan pulang iyaz kepikirkan kata kata una tadi. "Kejadian dimasa lalu? setahun yang lalu ? " batin iyaz dalam benaknya.


__ADS_1


__ADS_2