
Bel jam istirahat kedua berbunyi yuta merasa lega akhirnya tinggal beberapa jam lagi jam pulang sekolah usai.
Dikantin bina sudah menunggunya. Mereka makan bersama duduk bersebelahan sedang asyik makan sambil berbincang yuta melihat iyaz sedang asyik ngobrol dengan teman temannya dan ada xena yang duduk di sebelah iyaz.
Melihat itu yuta merasa tidak senang karna ada xena yang duduk di sebelah iyaz. Mereka terlihat akrab iyaz, xena dan beberapa teman lainnya. Sesekali iyaz mencuri pandang kearah yuta yang dari tadi mengamatinya.
Sadar kalo dia ketahuan melihat iyaz dia pun jadi salah tingkah yang tadinya mau ambil minum tapi sambal yang dia ambil. Di tuangkan banyak banyak sambal di mangkuknya. Lalu memakannya alhasil yuta pun kepedesan karna ulahnya sendiri.
" uhuk uhuk huh ,,, pedas " kata yuta sambil mengibas ibas bibirnya yang merah akibat kepedasan.
" lo gak pa pa ta ? " kata bina heran dengan tingkahnya.
Melihat itu iyaz tertawa dibuatnya. Mengetahui dirinya jadi bahan tertawaan iyaz, yuta bergeges pergi dari kantin dan pergi ketoilet sambil menahan pedas di mulutnya.
Tak menyelesaikan makannya bina mengikuti yuta karna takut ada apa apa sama dia.
Di dalam toilet
" duh pedas banget ,, gak tahan gue , udah kumur kumur berkali kali masih pedas juga. Apa tadi gue kebanyakan ngasi sambalnya ya. Uuhhcchh,,, ini semua gara gara iyaz " kata yuta yang masih mengibas ibas mulutnya.
__ADS_1
" ta lo gak pa pa ?" tanya bina yang dari tadi nunggu diluar toilet.
" gue gak pa bi, lo masuk dulu aja kekelas ni udah bel kan " kata yuta dari dalam toilet.
Karna bel masuk sudah berbunyi bina pun meninggalkan yuta yang masih berada di dalam toilet. Saat rasa pedas sudah berkurang yuta keluar dari toilet ternyata iyaz sudah menunggunya di luar. Masih di depan pintu toilet yuta terkejut sambil melihatnya yuta berjalan pelan kearah iyaz.
Tak berkata apa pun iyaz membuka tutup minuman botol dan diberikannya pada yuta.
" ini , buat ngurangin pedas lo " kata iyaz sambil memberikan minuman botol itu.
Karna pedasnya masih terasa yuta pun mengambil minuman itu dan meminumnya pelan.
Sambil mendekatkan wajahnya iyaz berbisik ditelinga yuta " jangan di ulangi lagi ya ,, ". Sambil senyum dan mengusap usap rambut yuta lalu pergi meninggalkan yuta yang masih bengong di tempatnya berdiri.
Dilihatnya iyaz terus menerus yang terus melangkah maju semakin menjauh darinya. Saat sosok iyaz sudah tidak tampak baru yuta sadar kalo jam pelajaran dimulai.
Yuta pun segera masuk kekelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Mengingat kejadian tadi yuta jadi senyum senyum sediri.
" Aneh , kenapa hati gue jadi happy gini ya " kata yuta dalam hati. Lagi asyik melamun tak di sangka una yang duduk di sebelahnya sudah memperhatikannya dari tadi.
__ADS_1
Sadar sudah di liatin una dari tadi yuta pun pura pura fokus kepelajaran yang sedang berlangsung.
" ada pa ta ,, apa ada something ?" tanya una
" gak kok gak ada " jawab yuta
" boong , jangan ada yang dirahasiain di antara kita. Crita ada apa ? dari tadi lo senyum senyum sendiri kaya orang yang lagi mabok " desak una penasaran.
" kepo lo na " kata yuta tak mau bercerita.
" ok ok gue bakal cari tau " kata una kezal.
" na, tar lo pulang dulu ya. Gue mau ada urusan bentar " kata yuta
" ok, " jawab una singkat.
Akhirnya waktu yang di nanti tiba jam pelajaran sudah berakhir. Yuta berjalan pelan menuju parkiran disana sudah ada iyaz yang menunggunya. Tak segera menghampirinya yuta malah berhenti di tengah jalan dan pandangannya tertuju pada iyaz yang duduk di atas motornya sambil melihat hp ditangannya.
" kenapa deg deg kan gini ya,, kemaren gak kaya gini " kata yuta dalam hati.
__ADS_1