Cinta jangan diam

Cinta jangan diam
Episode 29


__ADS_3

" apa, kenapa ? tidak akan terjadi apa apa dengan ayah dan ibu, katakan bu katakan kalo ayah dan ibu akan slalu ada buat ku " kata yuta sambil memeluk erat ibunya.


" iya sayang. " kata ibunya sambil senyum " yuta nanti sore ibu harus pergi lagi " lanjut ibunya.


Yuta terdiam mendengar ibunya berkata akan pergi lagi. Ingin yuta melarangnya tapi itu pasti akan terjadi. Karna ibunya harus menemani ayahnya disana.


" akhir bulan ayah dan ibu akan kembali lagi ke sini " lanjut ibunya


" benarkah ? ayah akan ikut pulang ? " kata yuta senang mendengarnya.


" iya sayang " kata ibunya sambil senyum.


Walau hanya sebentar yuta merasa senang sudah bisa menemani sang ibu. Rindu yang sekian lama akhirnya bisa terobati kasih sayang dan perhatian yang lama tak yuta rasakan kini ia merasakannya. Mengerti dengan alasan kenapa ayah dan ibunya selama ini tidak pulang pulang meluluhkan hati yuta. Yang tadi masih merasa sedih dan kecewa kini berubah menjadi kebahagiaan yang tak tergambarkan lagi.


Waktunya tiba yuta mengantarkan sang ibu kebandara, dengan berat hati yuta melepas kepergian sang ibu. Karna yuta masih ingin berlama lama dengannya.

__ADS_1


" yuta jaga diri baik baik ya,, ibu sayang yuta " kata ibu sambil melepas pelukannya.


" iya bu, " kata yuta berderai air mata.


" jangan menagis, kita akan segera berjumpa lagi " kata sang ibu sambil menghapus air mata dan mengecup kening yuta.


Lalu ibunya pergi meninggalkannya disana dilihatnya terus menerus sosok sang ibu sampai tak terlihat lagi.


Berdering hp yuta.


" halo na ,, " kata yuta


" gak kemana mana kok tenang aja, nanti gue critaiin dirumah ke lo , ok " kata yuta sambil berjalan meninggalkan bandara.


" ngapain di rumah, tar kan kita ada persami mang lo gak ikut ? " kata una mengingatkan

__ADS_1


" oh iya gue lupa, ikut ikut gue berangkat kok " kata yuta mempercepat langkahnya


" buruan ye, gue udah di sekolah " kata una


" iya iya otw otw " kata yuta sambil berlari.


Tuuttt tuuttt panggilan berakhir. Yuta harus bergegas kalo terlambat dia bisa kena masalah. Dengan di antar sopir yuta berangkat menuju bandara sore ini jalanan sedikit macet dan yuta mulai panik.


Benar saja gara gara kena macet dia jadi terlambat memasuki ruangan. Beruntung acara belum dimulai dan para senior belum memasuki ruangan.


" ta ,, sini ,,, " panggil una.


" duh na gimana nich gue lupa bawa id card " kata yuta sudah duduk disebelah una.


" tenang udah gue bawain " kata una sambil menyerahkan id card milik yuta

__ADS_1


" selamat selamat, thanks ya na " kata yuta lega.


Suasana menjadi hening para senior mulai memasuki ruangan. Acara dimulai dengan dipimpin oleh ketua persami, salah seorang senior yang sangat yuta kenal sejak dari masuk tadi pandangannya tak lepas kearah yuta. Ya iyaz yang dari tadi curi curi pandang sama yuta, paham dirinya diperhatiin terus sama iyaz ia hanya menundukkan kepala dan sesekali mencuri pandang kearahnya.


__ADS_2