CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 38


__ADS_3

Tatapan semua orang kini beralih ke arah Lidia yang kini telah berdiri di samping Olivia, seketika dokter hadi dan dokter danu langsung pucat pasi saat melihat kedatang Lidia


" apa yang ingin anda sampaikan? " tanya frans yang kini telah berdiri di samping Alfaro


" maaf Pak Alfaro dan sekertaris frans jangan percaya dengan apa yang akan mereka katakan, mereka ini adalah dokter yang ingin mencari muka dan ingin cepat naik jabatan" ucap dokter hadi terlebih dahulu, sebelum Lidia dan Olivia mengatakan hal yang tidak tidak lagi


Olivia dan Lidia langsung terkejut saat mengetahui kalau pemilik rumah sakit ini adalah Alfaro dan mereka juga terkejut saat pak hadi mengatan kalau mereka mencari muka agar naik jabatan


" benar pak Alfaro dan sekretaris frans, karena mereka beberapa kali saja mendatangi saya untuk meminta menaikan jabatan mereka " ucap dokter danu yang membenarkan ucapn dokter hadi dan sengaja menfitnah Olivia dan Lidia agar Alfaro dan frans percaya kepada mereka


Alfaro dan frans menautkan alis nya bingung, mereka saling pandang, setelah itu mereka langsung mengalihkan pandangan nya ke arah Olivia dan Lidia yang nampak terkejut


" tidak, kami tidak pernah mendatangi anda dokter danu anda jangan mengada ngada" ucap Olivia dengan menggebu-gebu


" ya benar, anda jangan memfitnah kami demi menutupi ke busukan kalian, aku dari pertama masuk ke rumah sakit ini juga sudah tau akal busuk kalian, kalian bukan hanya menelantarkan para pasien tapi juga para dokter , perawat dan pegawai lain nya, kalian kan yang selalu memotong uang lemburan mereka dengan alasan kebijakan rumah sakit" kata Lidia dengan tatapan sinis nya kepada dokter hadi dan dokter danu


semua dokter yang ikut hadir di rapat itu pun hanya diam, mereka hanya menjadi penonton perdebatan antara Olivia, Lidia dan hadi, danu


Alfaro masih diam dan memcerna semuanya, sebenar nya kecurigaan nya selama ini sudah mengarah ke dokter danu dan dokter hadi, namun kecurigaan nya hanya dengan mengenakan dana yang katanya untuk membeli alat alat rumah sakit, ia tak menyangka kalau akan ada banyak hal yang terkuak semua kebisukan mereka berdua


brak...


dokter danu mengebrak meja rapat , ia merasa sangat geram saat Olivia dan Lidia terus terusan membuka ke busukkan yang mereka jaga dengan rapi selama ini


" kalian jangan asal menuduh tanpa bukti, apa kalian tidak tau sedang berhadapan pada siapa, saya masih punya kuasa untuk memecahkan kalian berdua " bentak dokter danu sambil menunjuk ke arah Olivia dan Lidia, dokter danu di selimuti emosi sampi ia lupa ia kalau di dalam ruangan itu ada Alfaro pemilik rumah sakit tempat nya bekerja

__ADS_1


" turunkan nada bicara mu dokter danu, apa kau sudah tidak menghormati keberadaan aku" bentak Alfaro yang sangat marah saat dokter danu menunjuk Olivia dengan tatapan emosi, ia tak Terima kalau sahabat kecil nya sekaligus calon istri di masa depan nya harus di tunjuk tunjuk seperti itu


" maaf Pak Alfaro, saya lepas kendali" ucap dokter danu sambil menunduk kan kepalanya sambil mengumpat Olivia dan Lidia di dalam hati, gara gara mereka Pak Alfaro marah kepada ku gumamnya dalam hati sambil menahan emosinya


" saya sangat kecewa dengan kinerja kalian semua, saya tidak menyaka kalau kalian semua berani bermain main di belakang saya , selama ini saya berusaha untuk percaya kepada kalian semua untuk menjalankan rumah sakit ini" ucap Alfaro sambil menatap tajam ke semua orang yang ada di dalam ruangan rapat


semua orang yang ada di sana hanya diam tak ada yang berani menjawab ucapan Alfaro karena Alfaro susah memancarkan aura kemarahan nya


" frans , cari semua masalah yang ada di rumah sakit AR yang tidak aku ketahui" ucap Alfaro dengan tegas nya sambil menatap satu-persatu peserta rapat hari ini


" saya tidak akan mengampuni kepada siapa saja yang telah berani bermain main di rumah sakit ini" ucap Alfaro lagi yang seketika membuat orang orang yang ada di ruangan itu seketika merinding ketakutan


" rapat selesai silahkan keluar dari ruangan ini, ucap Alfaro mengakhiri rapat


semua orang yang ada di sana pun beranjak ingin keluar dari ruangan rapat itu termasuk olivia dan Lidia


seketika olivia dan Lidia pun menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Alfaro dan frans berada


"duduk" printah Alfaro sambil melitik ke arah kursi yang ada di ruangan rapat itu


dengan terpaksa olivia dan Lidia pun duduk di kursi yang tak jauh dari Alfaro dan frans olivia sengaja duduk di samping kanan Lidia agar tak terlalu dekat dengan Alfaro yang duduk tak jauh dari Lidia


"apa kalian punya bukti dengan ucapan kalian tadi? " tanya Alfaro yang terus menatap olivia


"kami memang tidak ada bukti, tapi anda bisa tanya kepada pegawai yang lain, dan anda dapat melihat data pasien di rumah sakit ini" jawab olivia tanpa menatap mata Alfaro

__ADS_1


" baik lah, frans, kau ambil data pasien , CCTV dan laporan rumah sakit ini yang asli, aku yakin laporan yang di berikan kepada ku tadi adalah palsu "


" baik bos " ucap frans yng langsung beranjak dari duduk nya dan hendak pergi dari ruangan itu


" kau ajak Lidia untuk membantu mu" ujar Alfaro sambil melirik ke arah Lidia


Lidia pun menggunakan kepalanya lalu beranjak dari duduk nya , lalu olivia pun ikut beranjak dari duduk nya


" kamu mau kemana, kamu tetap disini, ada hal penting yang harus di bicarakan" ucap Alfaro sambil menatap tajam olivia


' mau apa sih ni orang' batin nya kesal


" tapi aku mau ikut Lidia mencari bukti bukti " ujar olivia


" tidak perlu, biarkan Lidia bersama frans kau tetep di sini" tegas Alfaro


' duh kalau begini bisa gagal aku mengerjai dokter sok cakep itu' gunanya dalam hati saat teringat dengan janjinya dengan yogi


" sebaik nya anda di sini saja dokter, biar saya sama dokter cantik ini yang akan mencari bukti buktinya" ucap frans sambil melirik ke arah Lidia sambil memberi kode agar Lidia membenarkan ucapan nya


" ah ya benar lih, kamu disini aja sama pak Alfaro, kami tidk akan lama kok" ucap Lidia yang mengerti dengan kode yang di berikan frans kepada nya


" ya udah deh tapi jangan lama lama ya" pinta olivi yang akhir nya hanya menurut saja


Lidia dan frans pun langsung meninggalkan olivia dan Alfaro di ruang rapat, mereka saling diam saat hanya tinggal mereka berdua yang ada di ruangan itu, tatapan mereka saling mengunci satu sama lain ada debaran tersendiri dari jantung hati mereka masing masing

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰🥰


__ADS_2