CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 52


__ADS_3

 Bima diam diam masuk kedalam kamar kakak nya , ia melihat ada seorang gadis cantik mengunakan hijab tengah tidur terlelap di atas ranjang milik kakak nya


" kayak nya gak asing dengan wajah nya" gumam bima yang saat ini tengah memperhatikan wajah cantik olivia


saat sedang mengingat ingai dimana ia bertemu dengan perempuan berhijab yang tengah tertidur itu tiba tiba olivia membuka mata nya , namun saat membuka mata ia terkejut dengan bima yang sudah ada di hadapan nya, bima saat ini mengunakan kaos pitih celana boser hitam dan rambut yang baru tumbuh sedikit, karena belum lama ini dia di botakin gara gara teman sekolah nya tak sengaja menempelkan permen karet di rambut bima


 " aaaaaa tuyul" teriak olivia yang langsung menutup matanya dengan kedua telapak tangan nya


" tuyul?" uca bima bingung sambil melihat kesana kemari untuk mencari tuyul itu


" aaa , pergi pergi, saya gak punya uag" triak olivia lagi yang masih menutup kedua mata nya


 frans, lidia dan alfaro yang mendengar teriakan olivia pun segera berlari ke kamar alfaro dengan tergesa gersa , alfaro langsung membuka pintu kamar nya dengan kasar ia melihat ada bima yang tengah berdiri tak jauh dari olivia dan oivia tengah ketakutan sambil menutup kedua matanya


 " sayang ada apa , kamu kenapa?" tanya alfaro dengan panik dan langsung memeluk sang istri


" aa-ada tuyul kak, aku takut' jawab olivia yang masih dengan ketakutan nya tanpa berani membuka kedua matanya


"tuyul" ucap lidia , frans dan alfrao bersamaan , menudian tatapan mereka langsung beralih melihat ke arah bima yang masih berdiri tak jauh dari tempat tidur


 " hahaha" lidia ,frans dan alfaro langsung tertawa keras


" kanapa kalian malah tertawa?" tanya bima bingung


tak hanya bima , olivia juga merasa bingung saat mendengar tawa alfaro, frans, dan lidia , namun ia belum berani membuka kedua matanya


" sayang, coba kamu buka mata kamu" pinta alfaro sambil menahan tawa nya sedangkan lidia dan frans tak berhenti tertawa , mereka sampai memegangi perut nya yang sakit karena tertawa


" gak , aku gak berani" uap olivia sambil mengelengkan kepalanya dan tanpa membuka kedua tangan nya yang menutup kedua matanya


" apa yang di maksud tuyul itu aku?" tanya bima yang baru menyadari hal itu

__ADS_1


 alfaro, lidia dan frans semakin tertawa mendengar ucapan bima


Olivia yang merasa penasaran mulai memberanikan diri untuk membuka kedua tangan nya di matanya, ia mencoba untuk melihat apa yang mereka tawakan


"kalian jahat , kanepa kalian mengatai aku tuyul" teriak bima dengan marah saat menyadari dirinya lah yang di katakan tuyul


" eh, kamu anak orang ya ternyata, duh maaf ya, kakak kira kamu tuyul,abis nya rabit kamu botak" ucap olivia yang melepaskan pelukan alfaro dari nya dan mencoba mendekati bima


" jangan dekat dekat , aku ini tuyul" ucap bima dengan sewot nya, ia sudah sangat marah karena di tuduhh tuyul sedari tadi


 olivia berjongkok di hadapan bima , untuk menyeimbangi tinggi nya anak kecil itu


" maaf ya , kakak bener bener minta maaf, kakak tadi kaget saat membuka mata ada kamu di hadapan kakak, jadi kakak kira kamu tuyul, maaf ya dek" ucap olivia mencoba menjelaskan


 bima menyilangkan kedua tangan di dada nya sambil menoleh ke arah lain tanpa meu menoleh ke arah olivia


' duh , gimana in cara membujuk anak kecil, aku kan gek bepengalaman ' batin olivia yang mulai memikirkan cara untuk membujuk bima


" adek ganteng , mau gak kakak ajak ke mall, nanti kita beli mainan atau beli es krim " ucap olivia berusaha membujuk bima


alfaro, frans dan lidia hanya melihat olivia sedang membujuk bima yang sedang merajuk


" beneran gak mau , padahal kakak mau beliin maianan dan es krim yang banyak , tapi adek nya gak mau ya udah deh kekek akan beli es krim dan mainan yang banyak itu kepada anak yang mau aja" ucap olivia yang langsung berdiri dari jongkok nya , solah olah dia ingin pergi


Dengan cepet bima langsung menarik gamis yang di kenakan olivia,, seketika olivia langsung tersenyum , lalu melihat ke arah bima lagi


" kenapa , bukan nya tadi adek tidak mau -" belum selesai olivia menyelesaikan kata katanya bima langsung memotong nya terlebih dahulu


" aku mau , jangan berikan kepada anak anak lain" jawab bima masih dengan nada ketus nya


Hal itu membuat olivia semakin gemes dengan bima , begitu juga dengan frans , lidia dan alfaro

__ADS_1


Olivia berjongkok lagi di hadapan bima sambil tersenyum


" beneran mau?" tnya olivia dengan nada lebut nya


Bima hanya mengaguk kan kepalanya tanpa mau menjawab pertanyaan olivia kepada nya


" kalau mau , coba jawab yang bener biar kakak belikan mainan nya , tapi kalau gak ya kakak gak akan belikan buat kamu" ucap olivia yang masih mempertahankan senyum nya


bima menghembuskan nafas nya dengan kasar , demi mainan dan es krim pikir nya , ia menatap olivia terus tersenyum


" ya kakak , aku mau , belikan aku es krim dan mainan ya" ucap bima dengan menunjukkan wajah lucu nya


Olivia , alfaro , frans dan lidia yang melihat perubahan sikap bima dari marah sampai menunjukkan wajah menggemaskan seperti itu pen tersenyum , olivia langsung mengelus elus kepala bima , namun dengan cepet di tepis oleh bima


" jangan pegeng pegeng kepal,a ku" ujar bima dengan nada judes nya lagi


" hehehe, maafin kakak ya , soal nya kakak gemes banget liat kepala kamu" ucap olivia yang tak bisa menutupi kegemasan nya


" sekarang aja mengatakan aku gemas, tadi ngatain aku tuyul" cibir bima dengan mode ngambek nya lagi


" kan kakak sudah meminta maaf udah dong jangan ngambek lagi" ucap olivia mencoba menyentuh tangan bima


" ya udah kalau begitu, sini peluk aku" ucap bima yang membuka kedua tangan nya ke arah olivia


alfaro langsung melotot saat mendengar permintaan adik nya yang ingin memeluk istri tercinta nya


 berbeda dengan olivia , olivia langsung tersenyum tanpa ragu ia lengung ingin memeluk bima , namun belum sempat ia memluk bima baju nya sudah di tarik oleh alfaro dari atas kasur


" tidak , jangan kamu berani berani memluk istri ku, dan kamu sayang jangan pernah mau di peluk oleh laki laki lain selain aku" ucap alfaro yang masih menahan baju gamis olivia


" bodok, aku tak perduli" ucap bima yang langsung maju dan memeluk olivia dengan sayang sambil menjulurkan lidah nya ke arah kakak nya

__ADS_1


 olivia pun tersenyum saat bima memeluk nya ia juga membalas pelukan bima


 jangan lupa like, komen dan votenya ya terimaksih🥰🥰🥰


__ADS_2