
Dua hari telah berlalu hari ini hari dimana olivia dan alfaro akan berangkat bulan madu setelah mereka dua bergelut dengan pekerjaan yang sangat banyak
" apa kamu sudah siap sayang?" tanya alfaro sambil memeluk sang istri dari belakang
" lepasin dulu kak, aku mau nutupin semua ini" ucap oliva dengan kesal , pasal nya ia harus menutupi hasil kaya suami nya yang hampir memenuhi leher jenjang nya , ya meski ia menggunakan hijab tapi tetep saja ia mau menutupi nya
" ngapain di tutupin si sayang , kamu kan pakek jilbab , gak ada orang yang bakal liat keluali aku" ucap alfaro sambil tersenyum
" ya meski aku pakek jilbab tapi aku tidak nyaman kalau tidak di tutupi, aku takut nanti saat aku tanpa sabar membuka hijab di depan mama , pasti mama akan tau hasil karya mu di leher ku" ucap olivia masih dengan nada kesal nya
" biarin aja lah sayang , aku yakin mama pasti akan mengerti, malahan beliau pasti akan senang , karena sebentar lagi beliau akan mendapatkan cucu" ucap alfaro
olivia langsung mencubit pingga suami
" aw sakit sayang, kenapa kamu mencibit aku" ucap alfaro sambil mengosok ngosok bekas cubitan sang istri
"abis nya kamu ngeselin , udah sana minggir dulu, kalau begini terus kapan aku selesai nya" ucap olivia
Alfaro hanya tersenyum manis lalu melepaskan pelukna nya dan memilih duduk di atas ranjang sambil memperhatikan sang istri sedang menutupi hasil karya nya semalam
' ternyata banyak juga ya hasil karya ku semalem' batin alfarfo sambil senyum senyum sendiri
Tak berselang lama olivia pun telah menyelesaikan semua nya , kini ia sudah rapi dengan baju gamis dan jilban pasminah nya
" yuk berangkat" ajak olivia kepada suami nya
Alfaro langsung beranjak dari duduk nya dan langsung mengeluarkan satu koper milik nya dan olivia , mereka sengaja hanya membawa beberapa lembar baju , karena rencana nya mereka akan membeli saja di sana
"apa tidak ada yang tertinggal sayang?" tanya alfaro memastikna
" tidak ada kak" jawab olivia yakin karena ia tadi suadh mengecek ulang barang bawaan mereka
" baik lah kalau sudah tidak ada yang tertinggal lagi, ayo kita berangkat sekarang"
__ADS_1
" sapa yang akan mengantar kita kebandara kak?" tanya olivia
" katanya sih mama , papa dan bocil" jawab alfaro
" terus mereka di mana sekarang?"? Tanya olivia bingung pasal nya mereka sudah mau berangkat tapi belum ada yang akan mengantar mereka ke bandara
" kita keluar aja dulu, kita tunggu mereka sebentar lagi ,paling juga mereka telat sayang" ujar alfaro memberi pengertian kepada istri nya
Olivia hanya mengguk , lalu mereka berdua keluar dari kamar dengan alfaro menyeret koper , namun saat mereka akan sampai di ruang tamu mereka di kejutkan tiga orang yang tengah duduk manis di ruang tamu sambil menonton TV
" loh kalian sudah ada di sini?" tanya alfaro terkejut
" ya kami sudah di sini sejak satu jam yang lalu " jawab bima kesal
" banar ma, pa?" tanya alfaro memastikan
" ya benar, kami datang satu jam yang lalu, tapi yang punya apartemen tak menyadari keberadaan kami" jawab tari
" duh maaf ya ma, pa, adik ganteng kami benar benar tidak tau kalau kalian sudah datang , kami tadi sibuk membereskan barang barang" ucap olivia yang merasa tidak enak
" tak apa nak , ini bukan salah kamu, ini pasti salah faro yang tidak mau membantu mu beres beres" ucap tari sambil menatap alfaro dengan tajam
" loh kok aku yang di salahkan , aku_"
" iya ini semua pasti gara gara kakak faro yang tidak bisa mengerti kakak oliv, sudah lah kak oliv tinggalkan saja pria kejam seperti kakak faro , mending sama aku aja yang akan selalu mengerti kakak, dan akan membantu kakak dalam suka maupun duka " ucap bima sambil tersenyum manis kearah olivia
semua orang di sana pun tertawa melihat bima yang tengah menggoda olivia , namun tidak dengan alfaro ia sangat kesal, ia tak terima kalau istri nya di goda oleh siapa pun termasuk adik nya sendiri
TUK
alfaro menyentil kening sang adik
" aw sakit " seru bima sambil mengosok gosok kening nya
__ADS_1
" masih kecil aja sudah mau jad pebinor kau ya " ucap alfaro dengan kesal nya
semua orang di sana semakin tertawa dengan sikap alfaro yang sangat posesif terhadap olivia, setelah itu mereka langsung berangkat menuju ke bandara karena setengah jam lagi pesawat yang akan di tumpangi olivia dan alfaro akan segera berangkat
setelah sampai di bandara mereka langsung berpamitan kepada papa Andeas, mama tari dan bima , setelah berpamitan dan berpelukan olivia dan alfaro pun langsung masuk kedalam bandara untuk naik ke dalam pesawat
setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhir nya mereka sampai juga di bandara udara changi singapur mereka langsung menuju hotel Raffles terlebih dahulu
" sayang kita ke hotel dulu ya, kita istirahat dulu nanti sore baru kita jenguk mama" ucap alfaro
" ya kak, aku juga capek mau istirahat dulu" ucap olivia menyetujui ucapan suami nya
sesampainya mereka di hotel Raffles mereka langsung membersihkan diri setelah itu mereka langsung istirahat bersama, karena mereka sangat kelelahan, sebenar nya merek kelelahan bukan karena perjalanan yang mereka tempuh tapi mereka kelelahan karena semalam mereka melakukan olahraga malam sampai menjelang pagi baru mereka tidur, maka dari itu mereka sangat kelelahan
setelah dua jam lama nya mereka tertidur olivia mulai membuka mata nya perlahan, ia langsung melihat jam yang ada di ponsel nya
" kak bangun, aku laper " ucap olivia sambil mengoyang goyangkan lengan suami nya
" em, apa sayang aku masih ngantuk" ucap alfaro dengan suara berat nya dan tanpa membuka matanya
" bangun aku laper ,kita cari makan yuk"
alfaro langsung membuka mata nya saat mendengar istri nya kelaparan
"emang nya sekarang sudah jam berapa? " tanya alfaro sembil m ngumpul kan nyawa nya terlebih dahulu
" jam dua siang kak" jawab olivia
" em ya udah aku cuci muka dulu setelah itu kita cari makan " ucap alfaro langsung beranjak dari tidur nya dan berjalan menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka di ikuti oleh olivia
setelah selesai mereka langsung keluar dari kamar hotel untuk mencari restoran untuk makan siang yang sudah terlewatkan, setelah sudah berada di dalam restoran itu mereka langsung memesan makanan yng ingin mereka makan, namun saat sedang asik menikmati makan siang tiba tiba ada seorang anak kecil berteriak ke arah alfaro dan olivia
" papa"
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote nya ya terimakasih🥰🥰🥰🥰