CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 68


__ADS_3

" terimakasih, terimakasih kalian udah mau membantu ku, padahal aku sudah sangat jahat dengan kalian , tapi kalian masih mau membantu ku ,dan maaf , maafkan semua kesalahan ku selama ini" ucap bella yang menyesali perbuatan nya yang telah berniat jahat untuk memisahkan meraka berdua


Olivia tersenyum lalu mengelus pundak Bella untuk menenangkan wanita itu


" tak perlu berterimakasih seperti itu bella ,kami melakukan semua ini karena kami perduli pada mu dan juga anak mu, kamu tenang saja aku dan kak faro sudah memaafkan mu sebelum kamu meminta maaf kepada kami" ucap Olivia sambil tersenyum


alfaro pun ikut tersenyum, ia merasa kagum dengan sikap Olivia di balik dia yang cuek namun tersimpan rasa peduli dan baik hati keada siapa pun, termasuk orang yang telah berbuat jahat kepada nya


bella langsung memeluk Olivia dan menangis di pelukan Olivia


" terimakasih Olivia, kamu memang wanita yang baik, tak salah jika faro lebih memilih mu" ucap bella sambil mengurai pelukan nya


setelah berbincang bincang dengan bella ,Olivia dan alfaro langsung pulang ke kediaman Andreas, sesampi nya mereka di kediaman Andreas Olivia mau pun alfaro langsung membersihkan diri setelah selesai mereka duduk diatas ranjang kamar meraka


" kak" panggil Olivia


" ada ap sayang " jawab alfaro yang langsung meletakkan ponsel nya ke atas nakas


" apa kak sudah mencari siap yng menabrak Make? " tanya olivia


"aku sudah menyuruh anak buahku untuk menyelidiki kasus kecelakaan yang menimpa make"jawab Alvaro


"semoga orang itu cepat ketemu ya Kak "ucap Olivia yang berharap si penabrak Make bisa segera ditemukan


"semoga saja sayang ,udah yuk kita tidur ini sudah malam besok kita akan bekerja "ujar Alfaroyang langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur


Olivia pun menurut Ia juga merebahkan tubuhnya di samping suaminya ,dengan cepat Alvaro langsung menarik tubuh kecil Olivia ke dalam dekapannya


"Tidurlah aku akan menunggumu sampai kau tidur "


"Loh kenapa ,Kenapa Kakak tidak ikut tidur juga ?"tanya Olivia sambil merenyitkan dahinya bingung


"aku belum mengantuk sayang ,Jadi kau duluan saja tidur "ucap Alvaro sambil mengelus kepala sang istri


Olivia pun mengangguk karena ia sudah lelah dan mengantuk ingin cepat tidur , Tak Butuh waktu lama Olivia pun tertidur


Setelah Olivia tidur Alvaro langsung menyelimuti istrinya dan mengecup kening istrinya ,setelah itu Alvaro langsung turun dari tempat tidur mengambil handphone , memakai jaket kulitnya dan celana jeans panjang


"maaf sayang aku pergi sebentar ya aku janji akan segera pulang "bisik Alvaro sambil mencium kening sang istri


 alfaro langsung keluar dari kamar nya, lalu keluar dari kediaman Andreas, di luar alfaro sudah di tunggu oleh frans

__ADS_1


" lama amat sih" keluh frans saat alfaro masuk ke dalam mobil nya


" gue tadi abis nidurin nyonya gue dulu" jawab alfaro santai


Setelah alfaro masuk ke dalam mobil frans langsung menjalan kan mobil nya meninggalkan kediaman kaluarga Andreas


" kita mau kemana ni?" tanya frans sambil fokus mengemudi


" kita cari ke aparteman nya terlebih dahulu" ujar alfaro


Frans hanya mengaguk lalu menjalankan ke subuah gedung aparteman, tak lama mereka pun sampai di gedung apartemen itu, tanpa pikir panjan mereka berdua langsung masuk ke gedung apareman itu dan langsung menuju ke salah satu unit aparteman yang mereka tuju


" ini benar aparteman nya?" tanya alfaro kepada frans


" menurut informasi dari anak buah kita sih benar , coba kita cek dulu " ucap frans yang langsung menekan bel apartemn itu


 tak lama pintu pun di buka , terlihat seorang pria yang bertelanjang dada yan membuka pintu nya


" siapa ya?" tanya pria itu


" hay bram" sapa alfro di belakang frans


" tenang dulu bro, ada yang ingin gue bicarakan sama lo, boleh kita masuk dulu" ucap alfaro


Bram terdiam , ia nampak sedang berpikir untuk mengizinkan alfaro dan teman nya ini msuk ke dalam aparteman nya atau tidak


" kami mau membahas tentang Make" ucap frans yang melihat ada keraguan di raut wajah Bram


 mendengar kata Make Bram terkejut , lalu mempersilahkan masuk mereka berdua


" masuk lah " ucap bram sambil membuka lebar pintu aparteman nya


 frans dan alfaro langsung masuk ke dalam aparteman milik bram , aparteman yang sedarhana namun masih terlihat rapi dan bersih


' kata nya bram orang pemalas , tapi aparteman nya sangat bersih sekali ' barin alfaro yang memperhatikan aparteman Baram


 " silahkan duduk, aku akan mengambil minum dulu untuk kalian " ucap Bram yang langsung pergi menuju ke dapur untuk mengambil minuman untuk alfaro dan farans


 tak lama Bram sudah keluar sambil membawa nampan berisi beberapa kaleng soda dan cemilan di atas piring


" silahkan di munun dan di mkan , maaf saya hanya bisa menyediakan ini saja " ucap bram yang mletakan minuman dan cemilan itu di atas meja

__ADS_1


" ya terimakasih" jawab alfaro yang langsung membuka satu kaleng soda dan langsung meminum nya, frans pun juga mengikuti alfaro


" jadi apa yang ingin kalian bicarakan masalah Make ?' tanya Bram penasaran dan juga khawatir


" jadi begini Bram , Make saat ini tengah koma di rumah sakit ku" jawab alfaro


" apa!! make koma , bagai mana bisa ?" tanya Bram terkejut


" di mengalami ke celakaan " jawab Frans


" terus bagai mana keadaan nya sekarang?" tanya Baram dengan penuh ke kehawatiran


" kata istri ku sih Make sudah mulai baik, tinggal menunggu Make sadar saja " ujar Alaro


" istri? Jadi kau sudah mempunyai istri?' tanya Bram yang terkejut


" ya aku sudah menikah dan usia pernikahan kami hampir menginjak dua bulan "


Bram menghela nafas nya dengan kasar saat mendengar Alfaro sudah memiliki istri


" kau kenpa, jangan bilang kalau kau itu menyukai Alfaro?" tany frans menatap curiga


plak


 alfaro memukul bahu sekertaris sekali gus sahabat nya itu


" jangan asal bicara " ucap alfari kesal


 " kan sapa tau saja , lihat lah dia langsung menghela nafas nya kasar saat mendengar kau sudah menikah" ujar frans


" kau salah paham , aku masih normal, aku tidak mungkin menyukai alfaro" jawab baram sambil tersenyum


" terus kenapa kau menghela nafas tadi saat alfaro mengatakan sudah punya istri?" tanya frans penasaran


" aku menghela nafas karena ingat sesuatu" jawab Bram


"ingat sesuatu, apa itu?" tanya frans semakin penasaran


" begini , saat aku masih menjadi suami bella , awal nya kami hidup bahagia , namun seketika saat bella tengah menonton tv dan saat itu siaran tv sedang meliput tentang kamu alfaro, tentang kekayaan mu dan tentang maju nya perusahaan keluarga mu yang kamu pimpin "Bram menjeda ucapan nya sebentar


Jangan lupa like , komen , dan vote nya ya terimakasih🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2