CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 59


__ADS_3

Olivia menaiki taksi, karena mobil alfaro yang ia sering ia bawa tiba tiba mogok jadi dengan terpaksa ia mengunakan taksi menuju ke aparteman yang telah di tunjukkan oleh lidia, ia sangat khawatir dan juga sangat kesal dengan suami nya tu , bisa bisa nya dalam keadaan baru saja kecelakaan tidak mau di bawa kerumah sakit, hanya karena tak mau membuat istri nya khawatir


 sesampai nya di gedung aparteman, olivia langsung masuk dan langsung mencari unit tempat aparteman suami nya berada , saat sudah sampai ia langsung memencet bel nya


 ckrek


Pintu aparteman di buka , olivia tak melihat ada orang yang membuka pintu aparteman itu


" kak! Kak faro " panggil olivia , olivia belum berani masuk, ia takut salah aparteman


tak ada jawaban dari dalam aparteman , olivia semakin takut dan juga khawatir dengan keadaan suami nya , ia membaranikan diri untuk masuk ke dalam aparteman


" kak! Kak faro, apa kakak ada di dalam " ucap olivia sambil melihat lihat kedalam aparteman tu, matanya terus menyapu setiap sudur aparteman itu, ia mencai keberadaan suami nya


" kak! Kak faro" panggil olivia sambil berjalan mencari alfaro


" SURPRISE" teriak seseorang dari arah dapur aparteman sambil membawa kue ulang tahun di ikuti oleh bebrapa orang di belelakan nya


Olivia langsung menoleh ke arah sumber suara , ia terkjut saat melihat ada suami, kedua mertuanya, bima, frans, dan lidia


" selamat ulang tahun sayang" ucap alfari sambil tersenyum sambil berjalan kearah olivia


Olivia melihat suami nya yang kepalanya di perban , bejalan ke arah nya sambil membawa kue ulang tahun , ia masih terdiam di tempat nya


" sayang , selamat ulang tahun ya istri ku tercinta" ucap alfaro lagi dan mengecup kening sang istri


Tiba tiba air mata olivia langusng mengalir di pipi nya , ia langsung memeluk suami nya dan menagis di dalam pelukan suami nya


" kamu jahat kak, kamu jahat, seduh membuat aku khawatir" ucap olivia sambil menagis dan memukul mukuli dada bidang suami nya


Alfaro tersenyum , lalu membarikan kue ulang tahun itu ke lidia , setelah itu membalas pelukan sang istri dan mengelus kepalanya dengan sayang


" maaf ya sayang , sudah buat kamu khawatir "


"udah lah liv, jangan nangis , ini buruan di tiup lilin nya keburu abis"ucap lidia yang melihat lilin nya hampir habis


"ya sayang, di tiup dulu lilin nya ' ucap alfaro yang masih mengelus kepala olivia


Olivia langsung melepas pelukan nya , ia langsung menatap tajam ke arah lidia


" urusan kita belum selesai ya lid" ucap olivia menatap tajam ke arah lidia


" hehehe, sorry ini ide dari tuan alfaro liv jadi jangan salahkan aku"

__ADS_1


" kak oliv buruan tiup lilin nya, bima mau makan kue nya" teriak bima


" his , kau ini makan saja kerjaan mu" cibir Alfaro


semua orang tertawa saat mendengar ucapan bima , terus livia meniup lilin nya


" selamat ulang tahun ya sayang" ucap tari sambil cupika cupiki dengan olivia


" terimakash ma"


" selamat ulang tahun ya liv" ucap Andeas


" terimakasih pa"


"selamat ulang tahun nona" ucap frans "


 " tereimakasih frans "


" selamat ulang tahun ya sahabat ku , semoga apa keinginan mu selama ini akan terwujut" ucap lidia dengan tulus


" amin , makasih ya lid, aku masih marah ya sama kamu " ucap olivia


" eh, jangan marah sama aku ya, aku cuma di perintah sama sekertaris frans , jadi sebaik nya kamu marah tu sama dia" lidia menunjuk frans


" nanti aku ceritain semua nya sayang , ayo kita makan aja dulu" ajak alfaro


" loh, kue nya mana?" tanya lidia yang tak mendapati kue ulang tahun nya di tangan nya


Semua orang bingung , lalu mencari dengan ekor matanya , terlihat bima tengah duduk di meja makan sambil memakan kue ulang tahun yang ia ambil secara diam diam di tangan lidia tadi


" bima" teriak tari dan alfaro bersamaan


" apa , kalian kan asik ngobol aja , aku udah laper dari tadi " jawab bima dengan santai sambil memakan kue ulang tahun nya


semua orang yang ada di sana hanya tersenyum dan mengeleng geleng kan kepalnya melihat tingkah bima , setelah itu mereka melanjutkan makan bersama , setelah makan bersama mereka semua pulang meninggalkan olivia dan alfaro di aparteman itu


Saat ini olivia dan alfaro tengah duduk di sofa ruang tv yang ada di aparteman


"kak, ini beneran gak papa?" tanya olivia sambil menyetuh perban yang ada di kepala alfaro


" gak papa , ini hanya luka kecil aja kok"


" kak , bagai mana ceritanya kaka bisa sampai seperti ini?" tanya olivia

__ADS_1


alfaro pun menceritakan kejadian kecelakaan yang menimpa nya dan alfaro tadi


" terus bagai mana dengan anak itu kak?" tanya olivia peasaran


" anak itu baik baik aja sayang "


" ah sukur lah " jawab olivia merasa lega


" oh ya sayang ini ada kado dari mama sama papa" alfaro memberikan sebuah kotak hadia dari tari dan Andeas


" apa ini kak?" tanya olivia penasaran


" aku juga gak tau sayang, coba deh kamu buka aja "


 olivia pun langsung membuka kado dari mertua nya , terlihat ada satu paket bulan madu ke singapur


" paket bulan maduk ke singapur" olivia membaca kertas yang ada di dalam kotak


" bulan madu" ucap alfaro sambil tersenyum penuh arti saat mendengar olivia mengatakan bulan madu


" aaa , ke singapur , berarti aku bisa keremu mama" ucap olivia antusaias saat membaca nama negara tempat sang mama melakukan pengobata


 olivia sudah sangat merindukan mama nya, karena sudah satu bulan lebih ia tak bertemu dengan mama nya , ya meski mereka sering melakukan panggilan vidio cell, tetap saja merasa kangen kalau tidak bertemu


Alfaro ikut senang saat melihat istri nya sangat antusias ya meski ia sedikit rada sedih kala istri nya tak memikirkan bulan madu nya


" kak , kapan kita berangkat ke singapur nya?" tanya Olivia tak sabar ingin bertemu dengan mama nya


" nanti aku tanya lagi sama papa, soal nya di sini tidak di cantumkan kapan keberangkatan nya" jawab alfaro


" duh aku jadi gak sabar ingin pergi ke singapur" olivia sangat senang sekali


" sebaik nya kita segera istirahat yuk , ini sudah malam" ajak alfro


" kaka dualuan aja , aku mau telfon mama dulu" jawab olivia


" ya udah , kakak kekamar duluan ya" alfro langsung beranjak dari duduk nya lalu berjalan ke arah kamar nya


" kak faro kenapa ya , muka ya kaya kusut gitu" gumam olivia merasa heran , ia mau menghubungi mama nya namun jam sudah menunjukkan jam sepuluh malam . Ia pun mengurungkan niat nya


 olivia membaca lagi isi kertas yang ada di kotak itu, ia langsung tersadar dan langsung tau kenapa suami nya nampak kusut


Jangan lupa like , komen , dan vote nya ya terimakasih🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2