CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 44


__ADS_3

Alfaro sangat terkejut saat mendengar cerita dari tante nela ,ia tak menyangka kalau olivia selama ini menaroh hati pada nya, pantas saja olivia sering marah marah tak jelas saat ia mengajak nya membeli cincin untuk bela waktu itu, dan selalu saja menghindar darinya saat dia tau kalau dirinya sudah mempunyai bella di samping nya waktu itu


sungguh Alfaro membodohkan diriny sendiri yang tak peka dengan perasaan olivia dulu, ia tak bisa membayangkan bagaimana mana sakitnya olivia dulu yang melihat kemesraan nya dengan bella


" jadi olivia sudah mencintai aku sejak dulu? " tanya Alfaro memastikan


" ya dia sudah mulai mencintai mu sejak ia baru masuk SMA,apa kamu tak menyadarinya selama ini ?" tanya Nella


"tidak, aku tidak menyadarinya "jawab Alfaro dengan jujur dan tatapan penyesalan


"sekarang kamu kan sudah tahu bagaimana perasaannya saat ini ,sekarang Bagaimana perasaanmu kepadanya ?"tanya nela yang berharap Alfaro mempunyai perasaan yang sama dengan putrinya


"Kalau boleh jujur ,selama ini aku juga menaruh hati padanya tapi aku tak menyadarinya ,aku baru sadar setelah kami bertemu kembali " jawab Alfaro


nela tersenyum saat mendengar jawaban dari Alfaro ,saat ini ia merasa tenang kalauTuhan akan mengambil nyawanya, setidaknya Putrinya sudah ada yang menjaganya


nela menoleh kearah anaknya yang saat ini tengah terbaring lemah di sampingnya ,setelah itu ia melihat ke arah Alaro lagi , Ia menatap Alvaro dengan seksama


"Faro boleh Tante minta sesuatu padamu ? " tanya Nella


"Tante mau minta apa? kalau Faro bisa mengabulkan nya pasti faro akan mengabulkannya "jawab Alfaro dengan serius


"Tante minta kamu menikahi olivia, sebelum Tante dipanggil Yang Maha Kuasa "

__ADS_1


"Nella apa yang kamu ucapkan, kamu pasti sembuh ,jadi berhentilah bicara seperti itu " tegur tari tak suka dengan ucapan Nella


"aku merasa umurku sudah tidak lama lagi tari ,Jadi sebelum aku pergi setidaknya ada Alfaro yang akan menjaga Olivia , saat aku tiada nanti" ucap nela dengn serius, nela merasa kalau umurnya sudah tidak akan lama lagi


"kami semua akan menjaga Olivia , Tapi kamu jangan bicara seperti itu ,aku yakin kamu pasti akan sembuh "ucap tari yang menyemangati Nella


"Ya aku percaya Kalian pasti akan menjaga Olivia dengan baik ,tapi tetap aku ingin Alfaro yang akan selalu menjaga dan melindungi Olivia dan memegang tanggung jawab atas olivia sepenuh nya" ucap nela sambil menatap anak nya yang terbaring di samping nya


" pasti Tante ,aku pasti akan menjaga dan melindungi Olivia dengan segenap jiwa dan ragaku "tegas Alvaro dengan sungguh-sungguh


"Maukah kau menikahi Olivia sekarang juga ? "tanya Nella sambil menatap Alvaro dengan dengan tatapan serius


Alvaro dan tari langsung terkejut saat mendengar permintaan dari Nella ,yang memintanya untuk menikahi Olivia sekarang juga


"Tante " ucap Alfaro


"Aku Memang mencintai Olivia tante tapi tidak dengan seperti ini Tante " ucap Alvaro yang menolak, bukan ia tidak mau tapi ia tidak mau dikira memanfaatkan situasi dan kondisi


"Iya Nella benar apa kata fary ,setidaknya nanti nunggu Olivia sadar dan kamu sembuh kita akan mengadakan acara besar-besaran untuk mereka berdua "ucap tari menimpali


"tapi aku merasa sudah tidak punya waktu banyak lagi tari ,Aku ingin melihat anakku menikah sebelum aku dipanggil Yang Maha Kuasa "ucap nila dengan tatapan memohonnya


Tari menatap ke arah Putra sulungnya yang nampak kebingungan , tari mendekat kearah Alfaro lalu menepuk bahu sang putra

__ADS_1


"keputusan ada di tanganmu Faro, kalau kamu memang suka dengan Olivia nikahilah dia ,kalau kau tidak mau biarkan frans saja yang menggantikan " kata Tari bersungguh-sungguh


Alfaro langsung melihat ke arah sang mama dengan tatapan tak suka ,mana bisa ia merelakan perempuan yang ia cintai bersanding dengan laki-laki lain


"tidak,aku tidak akan membiarkan Frans menikahi olivia"tugas Alfaro yang tidak Rela kalau Olivia dinikahi oleh Frans


" ya kalau kamu tidak mau biarkan Frans saja, mama yakin dia pasti dengan senang hati mau menikahi olivia" ucap tari sambil melirik ke arah melawan mengedipkan sebelah matanya


nela pun tersenyum, ia tau kalau tari saat ini sedang mengerjai alfaro


" siapa bilang aku tidak mau, aku mau ma cuma tidak begini caranya, masa aku menikahi olivia dalam keadaan tak sadarkan diri seperti ini" ujar Alfaro


" kalau menunggu olivia sadar tante takut, kalau tante tidak bisa melihat nya menikah, ayolah faro kalau kamu mencintai olivia nikahilah secepat nya" pinta nela dwngan memohon


" tante kenap sih ngomong nya seperti itu, tante tu harus yakin kalau tante bisa sembuh dan bisa melihat olivia menikah dan punya anak, jangan berpikiran yang tidak tidak tan, aku yakin kalau olivia yang mendengar tante terus menerus bicara seperti itu dia pasti kan marah" kata Alfaro yang kesal karena tante nela selalu mengatakan kalah umurnya tak lama lagi


" kamu tidak tau bagai mana yang tante rasain saat ini faro, sebenar nya tante juga ingin melihat olivia bahagi bersama suaminya dan mempunyai anak, tapi semua itu sepertinya tidak mungkin faro, penyakit yang tente derita ini sudah sangat parah dan tinggal menunggu hari itu tiba untuk tante pergi, jadi saat ini tante hanya ingin melihat olivia menikah, namun perkara kalau tante sembuh atau pergi untuk selama lamanya, tente sudah tenang karena olivia sudah menikah dan sudah ada yang menanggung jawab atas dirinya, dan tugas tente telah selesai menjaga dan mendidik nya" ucap nela panjang lebar dambil meneteskan air matanya


" tante hanya takut saat tante harus pergi untuk selama lamanya olivia masih sendirian" ucap nela masih menangis


tari langsung memeluk sahabat nya itu, ia merasa sangat sedih dan sakit hatinya saat mendengar ucapan sahabat nya itu, ia bisa mengerti apa yang di takutkan sahabat nya


Alfaro terdiam ia juga merasakn kesedihan yang tente nela rasakn saat ini, mungkin jika ia di posisi tante nela saat ini ia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan tante nela kepada olivia saat ini

__ADS_1


" baiklah ten, aku akan menikahi olivia saat ini juga" ucap Alfaro dengan mantap dan tegas, ia tak boleh egois untuk mengharapkan menikah dengan olivia , dengan mengadakan acara besar besaran seperti pernikahan nya yang dulu, saat ini yang harus ia pikirkan keadaan tente nela yang jauh lebih penting dari pesta mewah, toh nanti kan bisa mengadakan resepsinya saat olivia dan tente nela sudah sembuh pikir nya


jangan lupa like, komen, dan vote nya ya Terimakasih 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2