CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 42


__ADS_3

Alfaro dan frans kini berlari langsung keluar dari rumah sakit menuju ke parkiran , setelah sampai di perkiran mereka langsung masuk kedalam mobil, dan tak lama mereka pun meninggalkan lataran rumah sakit , dan langsung menuju ke rumah kontrakan olivia dan ibunya


" frans , bisa lebih capet lagi, aku tak mau terjadi apa apa dengan tante nela " pinta Alfaro dengan penuh ke khawatira


" baik bos" jawab frans yang langsung menjalankan perintah bos sekali gus sahabat nya itu


 mobil melaju dengan kecetan maksimum sehingga tak butuh waktu lama mereka pun sampai di kontrakan Olivia dan ibu nya , Alfaro langsung segera turun dari mobil nya di ikuti olieh frans


Tok... Tok...


" tente , buka pintu nya ini faro" teriak Alfaro sambil mengetuk ngetuk pintu kontrakan olivia dan nela


Tak ada jawaban , pintu kontrakan nya pun sepertinya terkunci dari dalam


Tok.... Tok...


 " tante , ku mohon , buka lah pintu nya" teriak Alfaro lagi , namuan masih tak mendapatkan jawaban dari nela


" kita dobrak aja bos " usul frans


" ide bagus" ujar Alfaro menyetujui usul dari frans


 denga ancang ancang mereka berdua langsung mendorak pintu rumah kontrakan olivia dan nela , sasu kali percobaan mereka gagal , hingga yang kedua kalinya mereka pun berhsil mendobrak pintu kontrakan Olivia dan nela


Setelah berhasil Alfaro langsung masuk ke dalam rumah kontrakan yang tak terlalu besar itu , pandangan nya langsung menyapu setiap sudut semua kontakan itu dan mendapati nela tengah terbaring lemah di lantai depan TV, dengan cepet Alfaro langsung menghampiri nela yang terbaring di lantai dengan ponsel yang masih di pegang nya


" ya Allah tente" Alfao langung mendekat ke arah nela di ikuti oleh frans


" tante , sadar lah " ucap Alfaro sambil menepuk nepuk pipi nela , ia berharap kalau tante nela akan sadar dari pingsan nya


sudah beberapa kali Alfaro berusaha menyadarkan nela namun , nela masih tak sadarkan diri

__ADS_1


" bos, kita langsung aja bawa ke rumah sakit" ujar frans


Tanpa menjawab Alfaro langsung mengakat tubuh nela dan membawanya ke dalam mobil, setelah mereka sudah di dalam mobil, mobil langsung pergi meninggalkan rumah kontrakan olivia dan nela


 tak butuh waktu lama akhinya mereka sampai di rumah sakit , di sana nela langsung mendapatkan penanganan khusus dari dokter


" faro, kenapa kamu di sini, katanya olivia sedang di operasi?" tanya tari saat baru masuk ke dalam rumah sakit dan mendapati anak dan sekertaris anak nya tengah berdiri di ruangan UGD


Alfaro dan frans pun langung menoleh ke arah sumber suara , terlihat ada tari yang datang seorang diri


" mama, sukurlah mama sudah datang" ucap Alfaro yang merasa lega saat mamanya telah datang


" kamu kenapa di sini, katanya olivia sedang di operasi?" tanya tari lagi


" olivia memang saat ini tengah menjalani operasi ma, dia saat ini tengah di tunggu oleh sahabat nya, faro di sini tengah menunggu tante nela " jawab Alfaro dengan tatapan sedih nya


" nela , kenapa dengan dia ?" tanta tari dengan penuh kekhawatiran


" astaga, terus sekarang bagai mana keadaan nya? " tanya tari yang semakin khawatir


" kami belum tau ma, dokter sedang memeriksa keadaan tante nela" jawab faro


" apa kalian berdua sudah menyelidiki siapa yang telah menyebabkan Olivia kecelakaan? " tanya tari yang juga menghawatirkan olivia


Alfaro dan frans langsung saling memandang sekilas setelah itu mereka menggelengkan kepalanya , mereka belum terpikir kesana sangking panik nya mereka


" frans segera urus kasus kecelakaan Olivia sekarang, jangan beri ampun pada pelakunya" ucap tari memerintah frans sekertaris anak nya sekaligus sahabat anak nya itu


" baik tente, kalau begitu aku permisi dulu" ucap frans yang langsung meninggalkan rumh sakit, ia akan mencari bukti dan saksi tentang kecelakaan Olivia


setelah frans pergi, dokter yang memeriksa nela pun keluar dari rangan UGD, Alfaro dan tari pun langsung menghampiri dokter itu

__ADS_1


" dokter bagai mana keadaan sahabat saya? " tanya tari dengan penuh kekhawatiran


dokter itu pun menghela nafas nya dengan kasar sebelum mengatakan hasil pemeriksaan nya


" saat ini keadaan pasien sedang kritis, penyakit yang di deritanya sudah menjalar ke seluruh tubuh nya, beliau harus di pindahkan ke ruangan ICU agar bisa di pantau lebih intensif " jelas dokter yang memeriksa nela


" lakukan yang terbaik untuk sahabat saya dokter" ucap tari sambil menangis, ia tak kuasa saat mendengar ke adaan sabahat nya itu


Alfaro yang melihat sang mama sangat sedih pun langsung memeluk mamanya, ia berharap dengan dirinya memeluk sang mama bisa meringankan kesedihan nya


" baik nyonya, kami akan melakukan yang terbaik untuk sahabat anda" ucap dokter itu, setelah itu dokter itu pun langsung pergi meninggalkan Alfaro dan tari


" udah ma, jangan sedih lagi, aku yakin tante nela pasti kuat dan bisa melewati semuanya " ucap Alfaro menenangkan sang mama


" ya mama juga berharap seperti itu" ujar tari yang masih menangis di pelukan anak nya


tak lama nela pun langsung di pindahkan ke ruangan ICU di ikuti oleh tari dan Alfaro, setelah melihat keadaan nela dan melihat nela sudah mendapatkan penanganan dari dokter ,mereka berdua pun beralih ke ruangan operasi tempat Olivia berada


" Lidia, bagaimana keadaan Olivia? " tanya Alfaro yang menghampiri Lidia yang masih duduk di depan ruangan operasi


Lidia pun langsung menoleh kearah Alfaro, ia langsung berdiri di hadapan Alfaro dan tari, ia membungkukkan badan nya memberi salam kepada tari, dan tari pun tersenyum dan menggunakan kepalanya


" belum ada dokter yang keluar dari ruangan operasi , jadi belum tau keadaan Olivia untuk saat ini" jawab Lidia dengan tatapan sedih


Alfaro dan Tari pun menghembuskan nafas nya dengan kasar mereka duduk di bangku yang ada di depan ruangan operasi


" bagai mana keadaan tante nela pak? " tanya Lidia yang juga menghawatirkan keadaan ibu dari sahabat nya itu


Alfaro dan tari pun menceritakan keadaan nela saat ini dan mereka juga menceritakan kalau nela tengah menderita penyakit leo kimia setadium akhir, Lidia pun langsung menutup mulut nya sangking terkejut nya, ia tak menyangka kalau ibu dari sahabat nya itu sedang sakit parah


jangan lupa lika komen dan vote nya ya Terimakasih 🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2