CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 48


__ADS_3

setelah drama pengantaran ke kamar mandi, kini Olivia mendadak diam seribu bahasa, Olivia hanya menjawab pertanyaan alfaro dengan hem, iya, tidak hal itu membuat alfaro gemas sendiri ingin rasa nya ia mencium Olivia saat ini juga, namun ia mengurungkan niatnya karena ia takut tak bisa melawan hasrat nya sendiri, tak mungkin kan kalau ia harus bersolo ria di kamar mandi rumah sakit , oh apa kata dunia seorang alfaro pemilik rumah sakit AR dan CEO di perusahaan terbesar di kota ini harus bersolo dia di kamar mandi rumah sakit milik nya sendiri


" hem" alfaro berdehem untuk memecah keheningan di ruangan itu


"kamu kenapa diam aja? " tanya alfaro sambil menatap wajah cantik istri nya


" ngantuk"jawab nya asal


" ngantuk?" tanya alfaro sambil mengeenyitkan dahinya , pasal nya olivia belum lama tersadar , dan sekarang sudah bilang mengantuk aneh pikir nya


" ya , kenapa emang nya gek boleh kalau aku tidur lagi?" tanya olivia dengan ketus


" boleh kok , tapi harus tidur sama aku" kata alfaro sambil tersenyum penuh arti


Olivia langsung meyilangkan kedua tangan nya di dada


" dasar mesum" teriak olivia dengan kesal


" mesum sama istri sendiri kan gak papa" jawab alfaro santai


" istri, istri, istri terus yang kamu omongin , mana buktinya kalau aku ini istri kamu , bisa aja kan kamu diem diem masangin cincin ini terus ngaku ngaku kalau aku ini istri kamu"ucap olivia dengan kesal , sebeb alfaro sedari tadi mengatakan kelau dirinya istri nya, namun tidak ada bukti nya


" oo mau bukti, bilang dong sayang , sebentar " ujar alfaro dengan santai terus dia mencari handphone nya , setelah itu ia memberikan nya kepada olivia


" nih, liat aja di galeri, di sana ada vidio dan foto foto pernikahan kita yang sedikit menyedih kan karena harus menikah di rumah sakit" ucap nya sambil menyerahkan handphone milik nya kepada olivia


tanpa menjawab , olivia langsung mengambil handphone milik alfaro , ia hanya ingin melihat bukti nya kalau mereka benar benar sudah menikah , saat membuka ponsel nya terlihat foto dirinya yang menjadi wallpaper handphone milik alfaro


" kenapa foto ku yang menjadi wallpaper handphone mu?" tanya olivia penasara

__ADS_1


" ya karena kamu kan istri aku dan aku pengen menunjukkan kepada dunia kalau kamu itu istri dari alfaro" jawab alfaro apa adanya


olivia tak menjawab lagi ucapan alfaro , ia mencoba untuk membuka kunci handphone milik alfaro, ia pikir kincinya masih sama dengan yang dulu yaitu tanggal lahir alfaro, namun itu salah


" apa kata sandinya?" tanya olivia tanpa melihat ke arah alfaro


"tanggal pernikahan kita"


" aku tidak tau kapan kita menikah " jawab nya kesal


Alfaro menghembuskan hasaf nya dengan kasar , ia lupa kalau dirinya menikahi perempuan tak sadarkan diri , alfaro langsung mengambil handphone lalu mengetikan sebuah angka sambil memperlihatkan kepada olivia, agar olivia tau apa kode sandi handphone milik nya


" ingat ini kata sandinya" kata alfaro sambil menetap olivia dari dekat , apa lagi melihat bibir olivia yang sangat seksi di mata alfaro


Olivia tak menjawab , ia hanya memayunkan bibir nya , karena ia merasa kesal dengan alfaro , ia langsung membuka galeri handphone ia melihat foto dan vidio , saat alfaro mengucapkan ijabkabul dan di saksikan oleh nela , keluarga alfaro dan sahabat sahabat nya dan alfaro dan dirinya


olivia seketika diam saat melihat vidio dan foto tentang acara ijabkabul pernikahan mereka


" apa alasan mu menikahiku?" bukan nya menjawab olivia malah balik bertanya


" aku menikahi mu karena aku mencintaimu " jawab alfaro dengan serius


Olivia diam ia melihat ke arah alfaro dengan seksama ia mencoba untuk mencari kebohongan di mata alfaro namun nihil


" aku serius aku sangat mencintaimu mu" kata alfaro lagi untuk menyakinkan istri nya, ia sengaja mendekatkan wajah nya ke arah Olivia, agar Olivia bisa melihat dengan jelas


tanpa sadar Olivia juga mendekatkan wajah nya dengan wajah alfaro, entah karena ada setan lewat atau apa tiba tiba bibir mereka menempel dan dengan cepat alfaro langsung menarik tengkuk leher Olivia untuk memperdalam ciuman nya


alfaro terus ******* bibir ranum milik Olivia dan mengigit sedikit bibir Olivia agar Olivia membuka mulut nya dan benar saja dengan gigitan itu, Olivia membuka mulut nya sehingga alfaro dengan leluasa menjelajahi rongga mulut milik istri nya itu

__ADS_1


tak hanya sampai disana tangan alfaro juga sudah mulai meremas gundukan yang ada di balik baju Olivia, hal itu membuat ara reflek mendesah


"emm" ******* Olivia yang tertahan karena mulut nya di bungkam oleh alfaro


saat sedang asik asik nya menikmati ciuman mereka tiba tiba ada seseorang yang masuk ke ruangan Olivia tanpa mengetuk pintu terlebih


" uppss sorry " uca seseorang yang kembali menutup pintu nya


Olivia yang mendengar kalau suara orang lain pun langsung mendorong dada bidang alfaro agar melepaskan ciuman nya, dan ciuman itu pun terlepas


alfaro mengeram kesal dalam hati , siapa yang telah menggangu kegiatan nya dengan Olivia


" ada orang" ucap Olivia sambil menundukkan kepalanya ia marasa malu dengan apa yang barusan terjadi kepada mereka


Alfaro menyadari kalau Olivia saat ini tengah malu akan kegiatan mereka tadi, ia menarik lembut dagu Olivia sehingga tatapan mereka untuk bertemu, terlihat balas kalau pipi Olivia sudah memerah karena malu


" tidak usah malu, santai saja " ucap alfaro sambil tersenyum kemudian mengecup sekilas bibir Olivia setelah itu alfaro sedikit menjauh dari Olivia,


" masuk" ucap alfaro kepada seseorang yang tadi masuk ke ruang rawat Olivia tanpa permisi, alfaro tau kalau orang tersebut masih ada di depan pintu ruangan rawat sang istri


nampak pintu ruangan terbuka memperlihatkan Lidia dan juga frans yang masuk ke dalam ruang rawat inap olivia


" kalau mau berbuat mesum tolong pintunya di kunci, untung kita yang masuk coba orang lain, pasti kalian akan mendapat gosip tentang berbuat mesum di rumah sakit" omel frans yang langsung duduk di sofa yang ada di ruangan itu


alfaro pun bangkit dari duduk nya di kursi yang ada di samping Olivia, ia beralih duduk ke dekat frans, dan membiarkan Lidia duduk di bangku itu dekat Olivia


" kalau iri bilang " jawab alfaro santai, namun berbeda dengan Olivia yang nampak sangat malu karena Kepergok berciuman


" aku kira kamu masih terbaring lemah, eh ternyata lagi kangen kangenan nih sama suaminya" goda Lidia yang kini duduk di kursi yang tadi di duduki alfaro

__ADS_1


" iss apaan sih, sudah jangan bahas adalah itu" ucap Olivia sambil menahan rasa malu yang luar bisa, sumpah Demi apa pun ingin rasanya ia menghilang sejenak dari bumi ini sangking tak tahan nya menahan rasa malu


jangan lupa like komen dan vote nya ya terimaksih🥰🥰🥰


__ADS_2