
alfaro dan olivia memasuki mobil yang terparkir di parkiran aparteman mereka , olivia sedari tadi hanya memasang muka cemberut saja
" sayang " panggil alfaro saat melihat istri nya cemberut saja
Olivia tak menjawab , ia masih sangat kesal dengan kejadian tadi
" sayang jangan marah ya, juur aku benar benar tidak tau kalau anak bella itu mengaggap ku sebagai papa nya" ujar alfaro mencoba untuk memberi pengertian kepada sang istri
olivia masih diam
" sayang udah dong jangan marah lagi , kalau kamu marah terus sama aku ,bisa bisa aku tidak bisa menyelesaikan pekerjaan ku dengan baik nanti " ucap alfaro
Olivia menghela nafas nya dengan kasar , ia memang marah namun jika harus marah dengan suami nya yang tak tau apa apa juga tidak benar
" aku gak marah sama kakak, aku hanya kesal aja sama bella yang memperkenalkan kamu sebagai papa dari anak nya" jawanb olivia
" nanti aku akan memperingati bella agar dia memberi tau siapa ayah dari anak nya "
" ya kakak, itu lebih bik" jawab olivia
" senyum dong sayang , jangan cemberut aja" goda alfaro
Olivia pun tersenyum manis ke arah alfaro seketika alfaro langsung menarik tangan istri nya untuk membawa nya ke dalam pelukan nya
" gitu kan cantik kalau tersenyum"
" udah ah , yuk kita berangkat in sudah semakin siang" ujar olivia yang langsung melepaskan pelukan suami nya
" baik lah kanjeng ratu" ucap alfaro sambil tersenyum lalu menjalankan mobil nya keluar dari parkiran aparteman
mobil alfaro melaju membelah jalan raya yang ramai dengan kendaraan beralu lalang untung nya tak terjadi macet pagi ini meski kendaraan di jalan sudah mualai ramai
__ADS_1
selama di perjalanan alfaro terus mengajak olivia bercanda sehingga membuat olivia tertawa dengan candaan garing dari suami nya itu
" kakak! Aku keluar dulu ya" ucap olivia saat mobil alfaro sudah berhenti di halaman rumah sakit
" eh tunggu dulu" ucap alfaro menahan olivia keluar dari dalam mobil
" ada apa kak?" tanya olivia heran
" salim dulu sama suami " ucap alfao menyodorkan tnagan nya
Olivia tersenyum lalu segera menyalimi dan mencium tangan suami nya, namun saat olivia hendak melepaskan tangan nya dari tangan alfaro, tiba tiba alfaro menarik tangan nya lalu mendaratkan kecupan singkat di bnibir olivia
" selamat berkerja sayang" ucap alfaro tersenyum
olivia yang mendapat ciuman dadakan dari suami nya langsung tersenyum malu
" ya , kakak juga yang semangat kerja nya biar lusa kita bisa bulan madu" ucap olivia yang langsung segera keluar dari mobil alfaro dan segera masuk kedalam rumah sakit
Setelah memastikan sang istri masuk ke dalam rumah sakit , alfaro langsung menjalankan mobil nya menuju ke perusahaan nya
" duh bahagia nya" ucap lidia yang melihat olivia yang baru masuk kedalam rumah sakit sambil tersenyum senyum sendiri
" iii suka suka aku lah, sirik aja" ucap olivia sambil tersenyum dan terus berjalan menuju ke ruangan nya di ikuti oleh Lidia di samping nya
"bukan sirik tapi aneh aja baru dateng langsung senyum senyum gak jelas " ujar lidia
" oh ya , kemarin kamu sakit apa , sampek gak masuk kerja " tanya lidia penasaran , pasal nya saat mendapatkan kabar dari alfaro kau olivia sakit dan tak bisa masuk kerja , dan ia berancana mau menjenguk olivia namun alfaro mengatakan kalau olivia tidak boleh di jenguk oleh siapa pun , hal itu membuat lidia semakin bingung dan bertanya tanya
" sakit?" ucap olivia yang langsung berpikir, kemarin memang dirinya sakit namun sakit nya itu keena ulah suami nya , apa jangan jangan suami nya yang mengatakan kepada lidia kalau dirinya sakit tak bisa masuk bekerja
" ya sakit, kemarin tuan alfaro mengirm pesan kepada ku mengatakan kalau kau sakit dan tidak boleh menjenguk mu" ucap lidia
__ADS_1
Olivia langsung tersenyum ,mana mungkin suami nya mengizinkan lidia atau orang lain menjenguk nya kemarin , bisa bisa dia gak bisa leluasa menyerang ku pikir olivia
" ini orang bukan nya di jawab malah senyum senyum sendiri , eh tunggu, apa jangan jangan kemarin kamu gak sakit ya , tapi di kurung sama tuan alfaro" ucap lidia asal menebak
" ssttt jangan keras keras nanti semua orang denger , nanti semua orang berpikirnya yang tidak tidak, mereka tau nya kan aku ini adalah calon istri kak faro bukan istri nya " ucap olivia menutup mulut sahabat nya yang tak bisa mengontrol ucapan nya
Lidia langsung mengguk anggukkan keplanya , lalu melepaskan tangan sahabat nya yang membekap mulut nya
" iii rusak kan lipstik ku" gerutu lidia yang langsung mengambil kaca dari tasnya untuk melihat lipstik nya belepotan atau tidak
" berarti benar dong tebakan aku tadi , kalau kamu sudah jebol" ucap lidia menggoda olivia
olivia hanya tersenyum tampa menjawab ucapan lidia , olivia langung masuk kedalam ruangan nya begitu saja saat sudah sampai di ruangn nya
" jadi beneran kamu dan tuan alfaro sudah" ucap lidia sambil mengedipkan sebelah matanya , lidia mengikuti olivia sampai ke ruangan nya
" iii apaan sih , sudah lah gak usah bahas itu lagi" ucap olivia yang merasa malu jika harus membahas ha itu
" cie... Cie... Mantan perawan malu ni" ledek lidia sampai membuat pipi olivia langsung memerah menahan malu
" liv gimana rasa nya , enak gak ?" tanya lidia antusias , meski ia sudah belajar secara materi tentang berhubungan suami istri namun ia tidak tau dalam hal peraktek nya
" nanti kamu juga merasakann nya" jawab olivia ambigu
" ayo lah liv bagi ceritanya dikit biar aku nanti gak amatir banget saat malam pertama dengan suami ku" ujar lidia yang masih antusias membahas tentang hal itu
" gak ah aku malu, nanti aja kamu ngerasain sendiri bagai mana rasanya " ucap olivia yang enggan untuk membagi cerita dengan lidia , menurut nya hal seperti itu adalah hal pribadi tidak perlu orang lain tau , cukup dia dan suami nya yang tau
" iii pelit banger sih liv, ayo lah bagi sedikit aja , setidak nya ajarin lah aku biar aku paham nanti apa yang akan aku lakukan di malam pertama besama suami ku nanti" ujar lidia dengan tatapan memohon
" lidia cantik ,malam pertama itu tidak untuk di ceritakan kepada siapa pun,hal itu adalah hal pribadi , dan masalah kamu mau belajar tentang malam pertama , kamu gak usah belajar nanti suami kamu yang akan ngelajarin kamu sampek kamu bisa , aku jamin itu" ucap olivia yang mencoba memberi pengertian kepada sahabat nya itu
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰