CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 66


__ADS_3

Setibanya Olivia dan Alvaro di Jakarta mereka Langsung pulang ke kediaman Andreas ,dan mereka pun langsung beristirahat karena besok mereka akan bekerja seperti biasa


Keesokan harinya Olivia dan Alvaro sudah bersiap-siap untuk pergi bekerja kini mereka Tengah bersarapan dengan keluarga Andreas , setelah sarapan Mereka pun langsung berangkat kerja dengan Alvaro mengantarkan Olivia terlebih dahulu


"Sayang mungkin hari ini aku akan lembur karena banyak berkas yang harus aku kerjakan " ucap alfaro saat mereka sudah di dalam mobil menuju ke rumah sakit


" ya kak, aku juga sibuk hari ini, ada tiga operasi hari ini" jawab olivia yang juga mengatakan kesibukan hari ini


" kamu jangan terlalu lelah ya sayang, aku tidak mau kamu sakit kerna kelelahan " ujar alfaro memperingatkan sang istri


" ya kaka, kakak juga jangan terlalu lelah , dan jangan melupakan makan siang nya" ujar olivia sambil tersenyum


Tak lama mobil alfaro sampai di halaman rumah sakit, olivia segera panit kepada alfaro, setelah itu olivia langsung masuk kedalzam rumah sakit dan alfaro langsung pergi meninggalkan rumah sakit


Hari menjelang siang olivia baru saja menyelesaikan operasi keduanya , ia mau istirahat makan siang terlebih dahulu sebelum melanjutkan operasi yang ketiga nya


" hay bu dokter " sapa lidia saat memasuki ruangan olivia


" bisa gak kalau masuk ruangan itu ketuk pintu dulu" perotes olivia


" hehehe, maaf udah kebiasaan " jawab lidia dengan cegir kuda nya lalu duduk di sofa di ruangan olivia


" kamu udah makan siang belum ?" tanya lidia


" belum , tapi aku sudah pesen sama ob tadi buat beliiin aku makan siang " jawab olivia


" iiss kok kamu gak bilang sih, ob mana yang kamu suruh?" tanya lidia yang langsung mengeluarkan ponsel nya


" doin"


 lidia langsung menghubungi dion untuk membelikan nya makan siang juga


" kamu gak bawa bekal?" tanya livia


" gak aku kesiangan " jawab lidia

__ADS_1


 tak lama pesanan mereka pun sampai, mereka langsung menyantap makan siang yang di beikan dion tadi , beum selesai mereka makan siang tiba tiba ada seseorang mengetuk pintu ruangan olivia


Tok... Tok...


" Masuk" suruh olivia


" maaf dok telah menggagu makan siang nya" ucap suster itu dengan nafas yang tersengah sengah


" ya tak apa , apa ada sus?" tanya olivia


" begi ni dok , di depan ada korban kecelakaan , tapi dokter jaga nya sedang pergi kerna orang tuanya mennggal , jadi apa bisa dokter oliv yang menangani anak itu " ucap suster itu sambil menunduk , kerana merasa tidk enak telah meminta tolong kepada calon istri dari pemilik rumah sakit ini


" baik lah , aku akan segera kesana " ucap olivia yang langsung meneguk air minum nya, lalu memasang jas dan mengambil peralatan dokter nya


" liv kamu mau ke UGD?" tanya lidia yang masih asik dengan makan siang nya


" ya , kamu lanjutin aja makan siang nya , nanti tolong kamu bereskan meja kerja ku" ucap olivia sebelum pergi dari ruangan nya


" siap" jawab lidia dengan keras karana olivia sudah keluar dari ruangan nya


" Make" ucap olivia saat melihat tubuh kecil terbaring tak berdaya di ranjang runag sakit dengan darah bercucuran dari dahi nya


" apa dokter mengenal nya?" tanya suster


"ya aku mengenal nya " jawab olivia yang langsung mengecek keadaan Make , namun saat olivia sedang mengecek keadaan make tiba tiba make kejuang kejang


" doktek pasien kejuang kejang" ucap suster itu panik


 olivia langsung mengecek denyut nadi Make yang mulai melemah , dan pernafasan tidak beraturan , serta pupil mata melebar


" cepat bawa anak ini ke ruangan CT SCAAN " perintah olivia


" baik dok" jawab suster itu yang langsung mendorong brangkar make keluar dari UGD dan langsung menuju ke ruangan CT SCEAN di ikuti oleh olivia


" dokter anak saya mau di bawa kemana" teriak bella yang melihat anak nya di keluarkan dari ruangan UGD

__ADS_1


 olivia langsung berbalik dan menghadap ke arah bella, awal nya bella terkejut saat melihat olivia dengan pakaian dokter nya , sebeb bella tida tau kalau olivia seorang dokter


" olivia" ucap bella


" seperti nya Make mengalami penarahan di otak nya, aku harus melakukan CT SCEAN untuk memastikan nya , kalau benar ada pendarahan di otak nya makan kami akan segera melakukan tindaan operasi untuk mengeluarkan gumpalan darah nya" ujar olivia


" oliv aku mohon tolong selamat kan anak ku, aku tidak bisa kehilangan nya" ucap bella sambil menunduk menangis takut ke hilangan Make


" aku akan berusaha semaksiamal mungkin, aku harap kau membantu kami dengan doa agar operasi nya berjalan dengan lancar" ucap olivia


" terimakasih , aku akan berdoa agar anak ku bisa baik saja " ucap bella


" aku tinggal dulu,aku akan melihat hasil CT SCEAN nya terlebih dahulu" ujar olivia yang langsung meninggalkan bella begitu saja


Bella menangis sambil melihat unggung olivia yang semakin menjauh


Setelah CT SCEAN nya keluar ternyata dugaan olivia benar kalau Make mengalami pendarahan di otak nya , maka dari itu ia dan rekan yang lain nya harus melakukan tidakan operasi untuk mengeluarkan gumpalan gumpalan darah di otak Make


" oliv, bagai mana keadaan anak ku?" tanya bella yang melihat olivia keluar dari ruangan ST SCEAN


Olivia menghembuskan nafas nya teerlebih dahulu sebelum ia memberitahu hasil nya


" ada pendarahan di otak make, kami harus melakukan operasi nya segera untuk mengeluarkan gumpalan darah nya , kau langsung saja ke bagian administrasi untuk menandatangani surat persetujuan untuk operasi , setelah itu kami akan melaksanakan operasi nya segera" ucap olivia


" baik lah aku akan langsung ke pihak administerasi , segera lah selamat kan anak ku , aku mohon" uca bella dengan tatapan memohon


" aku tidak bisa janji , tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamat kan nya" jawab olivia


 " sekali lagi terimakasih olivia" ucap bella dengan tulus


" tak perlu berterimakasih , ini sudah menjadi tugas ku" jawab olivia


 bella langsung pergi menuj ke administrasi untuk menandatangani berkas untuk operasi Make , sedangkan olivia langsung membawa Make ke ruangan operasi segera , karnea Make tidak bisa menunggu terlalu lama , olivia harus segera mengeluarkan gumpalan darah yang ada di otek make saat ini


" Make , kau dengar aku kan , aku akan membantu mu untuk mengeluarkan gumpalan yang ada di otak mu, dan aku harap kau mau bekerja sama dengan ku, kau harus semangat dan terus berjuang untuk sembuh , kasihan mama mu yang menangis terus melihat keadaan mu seperti ini" bisik olivia ke telinga Make yang masih tak sadarkan diri , meski Make tak sadarkan diri namun olivia yakin kalau Make mendengar ucapan nya

__ADS_1


 jangan lupa like , komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2