CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 69


__ADS_3

Alfaro dan frans masih menjadi pendengar setia Bram , mereka ingin lebih tau apa yang terjadi sebenar nya


" setelah menunton itu bella setiap hari nya selalu memuji muji kamu alfaro, dan selalu membanding bandingkan aku dengan kamu, awal nya aku hanya diam saja tak menanggapi ucapan bella, namun lama kelamaan aku pusing dan muak , sampai terjadi pertengkaran di antara kami, setelah bertengkar aku pergi untuk menenangkan diri ku, aku tak mau terjadi kalau emosi ku mebuat aku harus main tangan kepada bella , setelah emosi ku reda aku kembali lagi ke ke rumah dan lagi lagi bella selalu membanding bandingkan aku dengan mu faro, sampai dia berucap katanya dia sangat meyesal telah memilih ku dari pada kamu, kata nya kamu itu punya segela nya , jauh berbeda dengan aku yang hanya karyawan biasa di sebuah pabrik. Setelah terus menerus bella memanding bandingkan aku dengan mu , aku tak segaja menampar nya sangking aku geram nya dengan nya , sungguh aku tak sengaja menampar nya aku terlalu terbawa emosi saat itu" ucap bram menjada lagi ucapan nya , ia lengsung menghapus air matanya yang sempat mengalir di pipi nya


" setelah kejadian itu bella langsung pergi membawa Make yang saat itu berumur satu tahun , tak berselan lama kepergian bella dan Make tiba tiba aku di kejutkan oleh petugas pos yang mengantarkan surat gugatan cerai yang di layangkan oleh bella kepada ku , aku sangat terkejut dan terpukul dengan hal itu aku mencoba untuk mencari keberadaan bella dan Make , singkat cerita aku pun menemukan mereka , aku mengajak bella untuk berbicara aku langsung meminta maaf kepada nya atas pelakuan ku selama ini , dan aku juga mengatakan kalau aku tak ingin bercerai dengan nya , namun bella terus ngotot ingin bercerai dengan ku , ia bilang ingin kembali lagi kepada mu, karena katanya semua kebahagiaan nya dan Make ada pada diri mu, dan kamu bisa memberikan segalanya untuk bella dan Make , di sana aku berpikir lalu menyetujui keinginan bella untuk bercerai dengan ku, setelah kemi beercerai Make ikut dengan bella , dan aku juga selalu mengirinkan uang untuk Make kepada bella, namun bella hanya menerima uang ku saja , saat aku ingin bertemu dengan Make bella selalu melarang nya dan selalu mebuat alasan tak masuk akal, " ucap bram dengan sedih


" jadi selama ini kau belum bertemu dengan anak mu?" tanya alfaro


Bram hanya mengelengkan kepalanya saja tanpa menjawab ucapan alfaro


" nanti temui lah anak mu di rumah sakit ku,dia saat ini tengah membutuhkan sosok ayah , ada beberapa kali dia bertemu dengan ku dan memanggil ku dengan sebutan papa aku yakin bella telah memberitahu Make kalau aku ini ayah kandung nya , setiap dia bertemu dengan ku dia langsung memeluk ku dengan tatapan rindu, aku harap dengan kehadiran mu Make bisa merasakan lagi sosok ayah dari diri mu" ucap alfaro


" jadi bella mengenalkan mu sebagai ayah Make ?" tanya Bram terkejut


" ya , jadi temui lah anak mu, agar dia bisa merasakan sosok ayah "


" baik lah aku akan menemui nya sekarang juga" ucap bram


" besok saja hari ini sudah terlalu larut "ujar Alfaro


" baik lah kalau begitu" uca Bram sedih


" oh ya apa kau sudah mempunya istri lagi?" tanya alfaro


" aku tidak pernah memikirkan perempuan lain selain bella" jawab bram


" kau bekerja di mana sekarang?" tanya alfaro lagi


" aku bekerja di sebuah pabrik kertas yang letak nya tak jauh dari aparteman ini" jawab baram

__ADS_1


" kau mau tidak bekerja dengan ku?" tawar alfaro


"bekerja dengan mu, sebegai apa?" tany Bram


" kau lulusan apa?"


" sarjana ekonomi" jawab baram


" kalau kau mau aku akan mempatkan mu sebagai direktur pemasaran di perusahaan ku" ujar alfaro


" apa jadi direktur?" tanya Bram tak percaya


" ya , kalau kau mau kal-"


" aku mau " jawab Bram cepat dan memotong ucapan alfaro


" ya aku tau, terimakasih faro" ucap Bram sambil tersenyum senang


" sama sama , oh ya kami pemit dulu ya , hari sudah semakin malam , besok aku masih harus bekerja" ucap alfaro yang langsung beranjak dari duduk nya dan di ikuti oleh frans


" baik lah , selakali lagi aku mengucapkan terimakasih faro " ucap bram


" sama sama , kalau begitu kami permisi dulu" ucap alfaro yang langsung pergi keluar dari apartemen bram di ikuti oleh frans


 dua minggu berlalu kini Make sudah sadarkan diri dari koma nya dan make juga sudah tau kalau Bram adalah ayah kandung nya , bella pun kini kembali lagi dengan Bram atas permintaan Make , bella tak bisa menolak permintaan sang anak dan akhir nya bella dan bram menikah kembali, setelah menikah Bram juga saat ini telah bekerja di perusahaan alfaro


 bella pun kini setah mengiklaskan alfaro untuk olivia dan bella ingin mencoba hidup bahagia dengan Make dan bram suami nya


Di kediaman Andreas alfaro di buat panik karena olivia sedari bagun pagi tadi terus saja mutah mutah

__ADS_1


" sayang kamu makan apa sih kemarin , kenapa sampai mutah mutah seperti ini?" tanya alfaro sambil memijit leher olivia


olivia tak menjawab karena badan nya terasa lemas sehabis mutah mutah alfaro langsung membantu olivia menuju ke atas renjang nya untuk beristirahat , setelah itu ia langsung memanggil dokter keluarga Andreas


Tak butuh waktu lama dokter pun sampai dan langsung memerikas keadaan olivia


" bagai mana keadaan istri saya dok?" tanya alfaro dengan penuh kekahawatiran


dokter otu tersenyum lalu mengulurkan tangan nya ke arah alfarfo, alfaro pun binging , lalu ia hanya menyambut uluran tangan dokter itu


" selamat ya tuan , istri anda saat ini tengan mengandung , dan usia kandungan ya sudah satu bulan " ujar dokter itu


" apa istri saya hamil?" tanya alfaro terkejut


" ya tuan istri anda tengan hamil muda , jadi mutah mutah nya tadi itu adalah hal wajar bagi wanita hamil di semester awal" jelas dokter itu


Alfaro langsung berjalan ke arah olivia yang juga terkejut saat mendengar kabar kalau dirnya hamil , alfaro langsung memeluk olivia dengan erat


" terimaksih sayang , terimakasih telah bersedia mengandung anak kita" ucap alfaro sambil menghujani kecupan di seluruh wajah oleivia


" sama sama kak, aku sangat bahagia dengan kehadiran anak kita di dalam kandungan ku" ucap olivia menangis bahagia


 kehamilan olivia membuat keluarga Andeas sangat bagaia termasuk nela yang tengah menjalani pengobatan , nela langsung beremangat untuk sembuh saat mendengar kalau dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang nenek


 TAMAT


Terimakasih teah membaca sampai habis , mohon maaf jika masih banyak kesalahan 🙏🙏


Sampai jumpa lagi di novel ku yang lain nya🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2