CINTA KARNA TAKDIR

CINTA KARNA TAKDIR
Episode 54


__ADS_3

 Olivia langsung melongong saat mendengar capan panjang leber dari lidia sahabat nya


" ayo liv, kita segera ke polisi" ajak lidia yang sudah berdiri dari duduk nya


'" kekantor polisi , buat apa?" tanaya olivia bingung , ia tadi tak terlalu memperhatikan ucapan lidia yang panjang kali leber itu


" ya laporin tuan alfaro lah , kok malah bertanya sih " jawab lidia


" kenapa suami aku mau di laporin ke polisi?' tanya olivia bingung


" ya Tuhan " ucap lidia menepuk kening nya


" kan suami kamu sudah melakukan KDRT jadi harus kita laporokan olivia" ucap lidia geregetan


" lidia ku sayang , kamu itu salah paham , suami aku itu tidak melakukan KDTR , mangkanya kalau nerima informasi itu jangan sepotong sepotong begini kan jadi nya" omel olivia kesal


" lah terus kamu mau curhat apa , kan aku kira kamu ada masalah sama tuan alfaro heheh" ucap lidia sambil cengegesan


" ya aku memang ada masalah sama dia , tapi dia gak sampek KDRT " jawab olivia


" lah terus masalah apa?" tanya lidia penasaran


" sini aku bisikin" ucap olivia menyuruh lidia mendekat ke arah nya


 lidia yang penasaran pun mendekat kan telinganya ke olivia, olivia pun membisikkan tentang alfaro yang meminta hak nya dan dia belum siap untuk memberikan nya


" what!!!" ucap lidia yang terkejut dengan apa yang di ceritakan olivia


" usstt bisa kecilin gak suara mu, liat kita di perhatikan banyak orang " ucap olivia yang langsung membungkam mulut lidia dengan telapak tangan nya


" heheh sorry kelepasan " ucap lidia saat tangan olivia berhasil ia singkirkan dari mulut nya


" terus menurut mu bagai mana?" tanya olivia yang meminta pendapat sahabat


 " kalau menurut aku sih , sebaik nya kamu berikan aja , kasihan tau dia udah nahan selama hampir satu bulan , kalau kamu terus terusan menolak nya takut nya nanti dia cari kepuasan di luar, emang nya kamu mau kalau tuan alfaro jajan di luar" kata lidia

__ADS_1


" ya gak lah " jawab olivia dengan cepat , istri mana yang rela kalau sami nya jajan di luar sana


" ya maka dari itu kamu sebagai istri harus mengerti kebutuhan suami mu kamu harus bisa kenyangin perut dan di bawah perut , agar suami kamu tak jajan di luar " ucap lidia dengan kata kata bijak nya


" iya sih apa yang kamu ucapkan ada bener nya juga , eh tunggu kok kamu bisa ngomong begitu, kamu kan belum menikah?" tanya olivia curuga


" hay buk , saya ini seorang dokter kandungan , jadi banyak para ibu ibu kadang memberi masukan buat aku , ya jadi sedikit sedikit aku tau lah " jawab lidia sombong


" iya iya deh percaya yang gabung nya sama emak emak terus " ledek olivia


" iii apaan sih" jawab lidia kesal


' eh ya , gimana cara nya kalau aku mau memberikan hak suami ku nanti? aku malu kalau mau bilang kalau aku mau memberikan gak nya" tanya olivia bingung


" gampang , yuk ikut aku"ucap lidia yang langsung menai tangan olivia keluar dari restoran


" eh tunggu bentar , kita belum bayar" ucap olivia yang melepaska tangan lidia , lalau beralih ke kasir untuk membayar makanan mereka tadi


Setelah membayar olivia mengikuti langkah lidia yang membawanya ke toko dalam wanita


" udah kamu ikut aja , nanti juga tau" ucap lidia yang langsung menarik tangan olivia masuk kedalam toko dalaman wanita


"kamu mau nyari daleman?" tanya olivia yang mengikuti langkah lidia


" gak , aku mau nyari lingerie"


 " eh tunggu kamu mau cari lingerie buat apa , kamu kan belum menikah" tanya oliva sambil melototi sahabat nya itu


" astaga , jangan berpikiran yang gak gak oon, ni ya aku mau nyari lingerie buat kamu , biar kamu bisa belah duren sama suami mu " jawab lidia gemes sambil mencubit kedua pipi olivia


" iii sakit tau " ucap olivia yang melepaskn cubitann lidia di pipi nya


"abis nya aku gemes sama kamu yang semakin oon setelah operasi , apa jangan jangan dokter bagas ada kesalahan saat mengoperasi mu ya sehingga kamu jadi oon gini"ledek lidia


" sembarangan aja kamu ya , ngataik aku oon, gini gini aku ini istri dari pemilik rumah sakit tempat kemu bekerja ya" ucap olivia menyombongkan dirinya sendiri

__ADS_1


" dih sombong amat buk, meski pun anda istri dari pemilik rumah sakit tempat saya bekerja , tapi saja jadi takut" ucap lidia sambil cekikikan


" dasar sambleng" kata olivia sambil tersenyum


" udah ah yuk kita cari lingerie yang cantik, seksi buat kamu dinas malam ini" ucap lidia


 olivia hanya tersenyum sambil mengeleng geleng kan kepalanya saat melihat tingkah sabahat nya itu


Cukup lama mereka memilih lingerie untuk olivia, karena olivia selalu menolak setiap lidia menunjukkan sebuah lingeri yang seksi menurut nya, sampai sampai lidia ngembek karena semua pilihan nya di tolak oleh olivia, dengan alasan terlalu terbuka lah ini lah itu lah membuat lidia kesal


 melihat lidia kesal olivia menjadi tak tega , ia langsung mnegambil beberapa yang telah di pilih lidia tadi , hal itu membuat lidia tersenyum lagi , setelah mendapatkan apa yang mereka cari, mereka pun langsung pulang , lidia mengantar olivia pulang terlebuh dahulu


" ingat ya , jangan lupa nanti di pakek " ucap lidia memperingati olivia sebelum olivia turun dari mobil nya


" ya, aku pasti akan memakai nya, terimakasih ya sudah mengentar ku" ucap olivia sambil keluar dari dalam mobil


" sama sama , nanti kalau sudah berhasil hubungi aku ya" ucap lidia , dan hanya di jawa anggukan kepala oleh olivia


Setelah mobil lidia pergi dari rumah milik keluarga andereas olivia segera masuk ke dalam rumah


" eh kamu sudah pulang liv?" tanya teri yang melihat anak menatunya sudah pulang


" ya ma, oh ya ini aku beliin martabak kesukaan mama dan papa " ucap olivia memberikan satu kanong keeresek berisi matabak kesukaan mertuanya


" wah , terimakasih ya liv, tau aja kamu kalau mama lagi pengen makan martabak" ucap lidia senang


" sama sama ma, aku ke kamar dulu ya ma" pamit olivia


" ya sayang" jawab tari


 olivia langsung menuju ke kamar nya setelah itu ia langsung mandi , setelah mandi ia melaksanakan kewajibn nya, lalu ia keluar untuk membantu mertuanya menyiapkan makanan , setelah siap mereka pun makan bersama namun makan malam kali ini tanpa alfaro, karena alfaro tengah lembur


Setelah makan malam olivia langsung masuk kedalm kamar nya , ia mau bersiap siap menyambut ke pulangan suami nya , ia berharap bisa membuat suami nya bahagia dengan menyerahkan mahkota yang selama ini ia jaga


" semoga kak faro senang " gumam nya dengan melihat dirinya dari pantulan cermin

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote nya ya terimakasih 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2