Cinta Kepentok Skripsi

Cinta Kepentok Skripsi
Hujan


__ADS_3

Kuliah merupakan sesuatu yang membahagiakan bagi yang menginginkan, menikmati, dan mensyukuri.


Tapi kuliah juga bisa menjadi sesuatu yang membosankan, mendebarkan, menyebalkan melelahkan dan banyak lainnya.


Rutinitas seperti kelas, tugas, kegiatan organisasi, memiliki arti tersendiri bagi setiap mahasiswa.


Vivi merupakan mahasiswi yang berkuliah di universitas yang mana kegiatan perkuliahan/kelas biasanya diadakan di pagi hari, sehingga berangkat pagi sudah menjadi rutinitasnya.


Namun juga terkadang kelas dilaksanakan pada saat siang hari.


Cuaca pagi hari ini sejuk karena langit sedang bersedih, mencurahkan kesedihannya dengan menurunkan air ke bumi.


Vivi mengucap


اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا


*Allaahumma shoyyiban naafi'an.


Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat (untuk manusia, tanaman dan binatang).


HR. Bukhari no. 985.


Hadits:


Dari A'isyah radhiyallahu 'anha, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila turun hujan, beliau membaca: (doa di atas*).


Aku sangat menyukai hujan, karena bagiku hujan sangat menenangkan, hujan bisa membasahi tanah yang kering, tanaman yang haus akan air dapat terpenuhi dengan guyuran hujan, bau tanah sangat sejuk, suara rintikan hujan begitu indah.


Ketika hujan Aku rasanya ingin hujan-hujanan dibawah air hujan, seperti anak kecil yang kegirangan saat hujan, mungkin rasanya seperti mandi dibawah sower.


Bahkan hanya melihat air hujan rasanya begitu menyenangkan.


Hujan adalah anugerah dari Allah Subhanahu Wata'ala., karena disaat hujan do'a hamba akan dikabulkan, hujan merupakan salah satu waktu ijabahnya do'a.


Terlihat beberapa mahasiswa memakai payungnya dengan warna dan motif yang berbeda, ada yang berwarna hitam, hijau, merah, pink, bahkan putih transfaran,


Bagiku dengan adanya hujan menjadi salah satu ajang konser payung, Unik.


Berjalan dengan langkah yang cepat, bukan karena sedang dikejar orang apalagi hewan tapi justru dikejar waktu.

__ADS_1


"Emang waktu bisa mengejar, tidak itu hanya kiasan" Aku bergumam dalam hati


Pandanganku kadang kurus ke depan, dan menunduk ke bawah melihat aspal yang telah menjadi basah karena hujan.


Sebagian mahasiswa ada yang sedang berteduh di depan gedung-gedung untuk sekedar berteduh karena mungkin mereka tidak membawa payung, karena tidak semua bertipe sedia payung sebelum hujan. Gengsi mungkin bagi sebagian laki-laki jika harus membawa-bawa payung di tasnya, wanita juga terkadang ada yang tidak suka membawa payung.


Tapi menurutku laki-laki yang membawa payung adalah laki-laki yang penuh persiapan, "payung aja dipersiapkan apalagi yang lain, bener gak?" aku bergumam dalam hati.


Aku merupakan tipe yang sedia payung sebelum hujan jadi ketikan hujan turun, maka Aku langsung mengeluarkan payung dan membukanya, karena bagiku Kesehatan itu penting, dan yang paling penting adalah laptop, haha, karena laptop Ku bukan laptop anti air.


Tapi jika harus memilih mungkin Aku akan lebih memilih menyelamatkan laptop.


Sakit satu hari sembuh tapi lapto tidak bisa sembuh dan memakan anggaran yang banyak.


Saat hujan tiba hal yang paling enak dilakukan adalah diam didalam selimut, memakan makanan ataupun minuman hangat, yaa mungkin itu bisa dilakukan saat libur, tapi tidak ada kata seperti itu bagi mahasiswa yang ingin menimba ilmu, menambah pengalaman, teman, wawasan bahkan mungkin gebetan, lucu bukan.


Hari ini Aku mengadakan kelas di bangunan fakultasku yang letaknya bersebrangan dengan bangunan yang biasanya Kelas diadakan.


Ku berjalan ditengah bundaran gazebo yang berada di depan fakultas, tidak terlalu banyak orang berlalu lalang karena jam-jam seperti sekarang mahasiswa mulai berada di kelas-kelasnya.


Biasanya jika cuaca sedang cerah banyak mahasiswa yang duduk di pinggiran gazebo, dan jika Kau berjalan di tengah maka Kau akan seperti artis, haha itu hanya pendapatku saja.


"Haaii" sapanya ramah kepadaku.


"Haaaiii" balasku dengan menunduk dan tersenyum manis.


Kemudian mereka berbincang kembali mereka memilih menunggu di depan lif daripada harus naik menggunakan tangga.


Setelah menimbang dan memperhatikan akhirnya ku putuskan untuk memakai tangga.


Aku berjalan menyusuri tangga dengan langkah yang cepat sedikit berlari, karena alasannya adalah selain agar cepat sampai ke tujuan agar tidak menghadapi kelelahan berarti, serta juga sebagai ajang olahraga. Karena lumayan Aku harus melewati benerapa anak tangga, untuk mencapai lantai paling atas. Alasan lainnya ketika berjalan pelan justru akan semakin lelah. Dan alasan lainnya lagi adalah agar menghemat listrik.


Ketika mencapai lantai tujuan. Kulihat kedua temanku juga telah sampai telah sampai bersamaan.


"Vivi udah sampai juga, tadi kulihat kau tak naik lif?" Tananya.


"Iya, Aku naik tangga". Menjawab dengan nafas ngos-ngosan.


"Ko barengan nyampenya?" tanyanya.

__ADS_1


"Iyaa, Nunggu sama dengan berjalan" jawabKu sambil tersenyum.


Setelah sampai di kelas Aku ucapkan salam, "Assalamu'alaikum..." namun itu hanya terdengar oleh telingaku, karena Aku orang yang pemalu jika dikeramaian atau orang tak kenal tapi jangan ditanya lagi jika aku sedang bersama seseorang yang aku kenal, dan aku nyaman aku akan menjadi seseorang yang malu-maluin, mungkin.


Mataku bergerlirya mencari bangku yang kosong, Ku fokuskan mataku dan kulirik bangku itu, yaa bangku yang berada di barisan paling belakang.


Aku duduk, Ku persiapkan catatan dan juga alat tulis, tidak berapa lama dosen masuk ke kelas mengucapkan salam.


" Assalamu'alaikum..." Ucapnya dengan ramah.


"Wa'alaikumussalam..." Jawab sebagian mahasiswa yang hadir.


"Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh ..." JawabKu beserta beberapa mahasiswa lainnya.


"Hari ini kita kan membahas mengenai materi...."


Aku memperhatikan dengan serius, begitupun yang lain, memcatat beberapa point penting.


Kelas berakhir, dosen mengucapkan salam


"Assalamu'alaikum..."


"Wa'alaikumussalam..." Jawab beberapa mahasiswa.


"Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh ..." JawabKu beserta beberapa mahasiswa lainnya.


Setelah dosen beranjak dari kelas dan meninggalkan ruangan, begitu juga beberapa mahasiwa ada yang beranjak untuk ke toilet, ke bangku yang lain bahkan keluar ruangan. dan Aku juga keluar ruangan.


Kullihat hujan masih saja menangis, begitu indah...Subhanallah, MasyaAllah.


.....Setelah kelas usai....


"Ku turun melalui tangga" Kuturuni tangga satu demi satu... keluar dari gedung kampus, Kubuka payung... Ku simpan tas di depan agar tidak kehujanan. Ku Susuri jalanan kampus. Hujan tidak membatasi gerak mahasiswa, Dosen dan segenap aktivis kampus. Hilir mudik dengan menggunakan payung.


"Alhamdulillah" Assalamu'alaikum.... "Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh..."


Tanya sendiri jawab sendiri...Hehe tidak apa-apa. Menurut yang Saya dengar dari ceramah Ustadz bahwa Kita harus mengucapkan salam jika berada atau menginjakkan kaki ke tempat-tempat kecuali WC...karena Kita tidak tau ada makhluk apa di dalam. Pengucapan salam sesama muslim yang berarti mendo'akan keselamatan dan kesejahteraan. Dan juga membalas salam merupakan salah satu kewajiban muslim satu terhadap muslim lainnya." Vivi bermonolog.


Setelah kekamar mandi membersihkan badan dan mengganti pakaian, kemudian merebahkan tubuh, beristirahat sejenak dari aktivitas.

__ADS_1


❤Terimaksih yang sudah membaca, like, dan vote maaf banyak kurangnya.❤


__ADS_2