
Waktu tak terasa terus gergulir hingga kini tiba waktunya mahasiswa jurusanku, angkatanku untuk melaksanakan Praktek Industri.
Berbagai Industri termasuk industri besar menjadi incara para mahasiswa.
Akan tetapi tidak jarang juga yang praktek di lembaga pemerintahan.
Pembuatan Proposal untuk menunjang diterima tidaknya disebuah industri maupun lembaga pemerintahan.
Setelah Acc dari Dospem (Dosen Pembimbing) maka tahap selanjutnya adalah Acc dari pihak tempat praktek.
"Assalamu'alaikum.... iiifaaah...Ririiii..Lalaaaa...Niniiiii...sapa Ku pada teman-teman yang lebih dulu telah tiba di kampus"
"Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh...."
"Tidak terasa yaa Kita udah mau PI lagi" Ucap Vivi sambil menyender ke kursi yang berada di depan kelas.
"Iyaa... Alhamdulillah..." Ucap yang lain.
"Gimana...Vii udah nyiapin proposal dan pilih tempat PI mau di mana?" tanya Ifah
"hmm...belum masih bingung...masih menimbang-nimbang ingin di mana" Jawab Vivi
Vivi tidak jujur karena sebenarnya Ia telah memilih ingin praktek di mana akan tetapi Ia belum berani bilang kepada temannya, Karena Ia belum yakin diterima sehingga Ia belum jujur.
"Kalo Ifah udah punya pilihan?" Tanya Vivi sambil pikirannya menerawang, apakah Ia akan di terima atau tidak.
"Alhamdulillah" Sudah dan Sudah Acc Dospem juga. Ayo semangat Viii" Ifah mengepalkan tanganya menyemangati Vivi.
"Iyaa...insyaAllah" Vivi tersenyum.
"Kalo Kalian gimana?" Melirik kepada Lala...Nini...dan Riri.
"Alhamdulillah ....tinggal menunggu Acc Dospem" Ucap Lala dan Nini.
"Alhamdulillah...tinggal nunggu Acc Dospem juga" Jawab Riri.
"Oh iya kalian PI nya di mana?" Tanya Vivi.
"Kalo Aku di Industri Kota sebelah. Tempat PI Kating dulu" Jawab Ifah.
"Aku masih di Kota sini bareng Nini" Lala menjawab Sambil melihat ke arah Nini.
"Iya" Nini menganggukan kepala.
"Kalo Riri di lembaga pemerintah."
"Ooh gitu yaa. Baiklah. Semoga lancar. Yaa . aamiin" Ucap Vivi sambil mengusap wajah dengam kedua tangan.
"Amiinn...." Jawab yang lain dengan melakukan hal yang sama.
....Setelah mengajukan proposal dan hasil Acc Dospem Vivi menunggu pengumuman.
"Ya Allah semoga diterima...Aamiin..." Vivi mengusap wajahnya dengan kedua tangan.
....Pengumuman tiba...
Ada balasan dari tempat PI bahwa Vivi belum diterima.
"Innalillahi" Aku gak diterima Ya Allah. Dimana lagi Aku harus PI?" Berharap ada solusi dari kegalauan Vivi.
Innalillahi diucapkan jika kita muslim terkena musibah tidak hanya diucapkan jika ada orang yang meninggal.
....Di kampus....
"Gimana Viii?" Tanya Riri.
"Innalillahi" Aku gak diterima...Dengan raut muka bingung.
"Iya udah Vii kamu PI di tempat yang sama aja dengan Ku nanti Kita sama-sama berangkat dan pulangnya. Buruan sana kamu buat proposal. Semoga di Acc!." Ucap Riri.
"Iya yaa... Soalnya waktunya juga udah mepet." Vivi menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Iyaa udah sama Riri aja Viii.." Ucap Lala.
"Iyaa ...jangan mikir kelamaan, nanti kita bantuin deh kalo kamu ada kendala" Ucap Ifah.
"Hmm...baiklah. Makasih yaa temen-temen...hmmm sayang kalian.." Vivi berucap dalam.hati "Alhamdulillah Yaa Allah, pertolonganMu dan Kasih sayang Mu karena telah menghadirkan solusi melalui sahabat-sahabat hamba."
"Baiklah...Aku liat dong proposal kalian, Buat referensi?" Sambil mengulurkan tangan.
"Iyaaa...boleh...bawa laptop gak?" Tanya Ifah.
"Iya bawa" Vivi mengeluarkan Laptop dari tasnya.
"Nih" Ifah menyerahkan Fd kepada Vivi.
"Makasih yaa" Vivi mengambil fd tersebut dan menyalinnya ke laptop. " Makasih banyak yaa Kalian terbaik, uunchh".
"Iya sama-sama.. kan Kita sahabat dan sesama muslim harus saling tolong menolong" ucap Ifah.
"Bahkan dengan non muslim pun Kita harus menolong jika mereka dalam kesulitan" Riri menambahkan.
"Dan juga Kita tidak boleh mengharapkan balasan kelada orang yang Kita tolong". Lala menambahkan.
__ADS_1
"Daahh...Aku pulang dulu yaa,, Mau ngerjain di kosan aja biar leluasa." Vivi melambaikan tangan dan berucap. "Assalamu'alaikum...."
"Wa'alaikumussalam warhmatullahiwabarakatuh..." Ucap yang lain.
"Semangat" Vii menyemangati diri.
...Hari berlalu kemudian tiba saat yang di tunggu.....
...Setelah menghubungi pihak praktek & berdiskusi dengan Dospem...Akhirnya Vivi mendapatkan Acc.
....Di tempat Praktek....
"Hai....sapa salah seorang praktikan, baru yaa?"
"Iyaa Kami baru praktek hari ini." Ucap Riri.
Sambil menyalami praktikan satu persatu yang berjumlah dua puluh orang.
"Salam kenal yaa.." Sambil tersenyum.
"Iyaa...salam kenal juga...semoga lancar yaa praktik Kita..." Ucap Riri.
"Aamiin..." Semua serempak menjawab.
"Kalian di bagian apa?" Tanya salah satu praktikan.
"Kami di pasca panen" Jawab Riri.
"Kami di budidaya, ada juga yang di bagian Hama tanaman."
"Berapa lama praktiknya?" tanya salah satu diantaranya.
"Satu bulan." Ucap Riri.
"Hmmm.. Jika Kami tiga bulan, tapi sudah dua bulan tinggal satu bulan lagi di sini".
Dengan menampilhkan senyumnya.
Vivi menjalani hari-hari di tempat praktek, bertemu orang baru dan juga pengalaman baru.
....Setelah setengah bulan praktik
...Di Taman terdapat beberapa parktikan sedang duduk ada yang di bangku dan ada juga yang di rumput yang tersedia di sana, sambil mengobrol.
"Hai?" sapa Lisa salah seorang praktikan.
"Haiii jugaa..."Jawab Riri, Keke dan Aku.
"Iyaae Kami pulang pergi naik angkutan umum." Jawab Keke.
"Jauh tidak dari tempat kalian ke sini?" Sambil menyandarkan diri ke teman sebelahnya.
"Yaa lumayan...Kami harus dua kali naik kendaraan umum." Jawab Keke.
"Jika tempat tinggal Kami dekat. Terletak di belakang sana. Jalan kaki juga sampai. Tapi biasanya Kami berangkat naik Angkutan umum. Pulang jalan kaki."
"Enak yaa, dekat." Ucap Keke.
"Iya enak..Kalian main aja ke kosan Kami lain waktu, Kita masak-masak." Ajaknya.
"Iyaa boleh-boleh..lain kali Kita kesana yaa." Melirik ke arah Vivi dan Riri meminta persetujuan.
"Iya ..boleh tuh...tapi makan juga kan gak cuma masak aja?" Kan Kita bukan koki masakin tapi gak makan.
"Iyaa tenang aja Masak otomatis makan."
Sambil mengacungkan jempol.
....Setelah beberapa hari...
"Karena hari ini Kita pulang cepet..Kita main aja ke Kosan temen kita itu, gimana?" Ajak Vivi kepada Keke dan Riri.
"Ting ...pesan masuk" Keke membuka hp dan membaca isi pesan.
"Ikatan hati kayaknya..Vii, Rii" Melirik bergantian kepada keduanya. "Kita di ajak Main ke tempat Mereka..Mereka nunggu di kebun sayur."
"Alhamdulillah...silaturahmi.."
"Lets goo, jangan di tunda. Hehe." Vivi segera merapihkan barangnya kedalam tas.
"Ayoo.." Riri telah siap dengan ranselnya.
Kami pamitan kepada para pembimbing di Bagian dan para pekerja.
"Nunggu Lama gak? Maaf yaa" Ucap Keke kepada Lisa.
"Gak lama ko..Kita juga lagi liat-liat." Lisa yang tengah mengambil gambar beberapa sayuran.
"Alhamdulillah...syukurlah jika seperti itu". Jawab Kami serempak.
"Kebetulan hari ini Kita habis panen Sayuran...Jadi Kami di kasih." Menunjukkan sayuran yang berukuran besar, lebih dari ukuran yang biasanya ada di pasaran.
"MasyaAllah besar sekali. Ini Sebesar Betis Orang dewasa" Vivi menimbang-nimbang dengan tangan, akan tetapi memposisikan seperti sedang menimang bayi.
__ADS_1
"Iyaa ini adalah sayuran penelitian sehingga berukuran besar-besar". Ucap Lisa.
"Ayoo ...ketempat Kami...Mumpung masih siang." Berjalan lebih dulu.
"Hah mana jalanannya ko tembok semu?" Vivi keheranan.
"Pasti jalan loncat kan?" Ihh Kalian bandel. Vivi menggelengkan kepala.
"Udah ayoo buruan Nanti keburu ada orang." Ajak Keke.
"Aduhh Kaya Ninja aja, Naik-Naik benteng" Vivi memposisikan diri naik.
"Ehh....bentar ...jangan dulu naik Video in dulu Aku....buat kenang-kenangan" Keke memberikan Hp kepada Vivi.
"Katanya tadi suruh buruan...gimana sih?" Vivi memajukan bibirnya.
"Iya sabar...Aku baru inget."
Mereka berdebat sementara Lisa dan teman-temannya telah berada di sebrang sana.
"Aku juga mau dong...Video jugaa, nanti kirim ke Hp Aku yaa Ke." Riri Naik ke pijakan.
"Iyaa...Vii videoin Kita yaa?!" Ucap Keke.
"Iyaa...Ayooo" Ajak Vivi.
Riri dan Keke Naik secara bergantian.
"Udah nih Hp nya.." Vivi menyerahkan kepada Keke, tapi pemilik Hp sudah di balik tembok.
Bruk
"Kenapa tuh.. Heii Tunggu jangan tinggalkan Aku..." Vivi meminta tolong dengan lebay.
"Iyaa ini Kami tunggu..Kamu Naik pijakan dulu Aja"
Bruk
"Aww... gak sakiitt,, cuma kaget..heheh"
"Eh mana Mereka ...Heiii Tunggu." Teriak ketiganya.
Ketiganya berlari...
"Ko serasa ada yang memanggil" Tanya Lisa kepada teman-temannya.
"Iya ...Jawab Salah satunya.."Tapi siapa yaa?"
"Entahlah...Lisa mengangkat kedua bahunya..."Eha iyaa Aku lupa itu kan Keke dan teman-temannya".
"Iyaa ...duh gimana sih Lisa...Aku juga lupa terlalu fokus ingin cepat sampai kosan. Hehe" Lisa tepok jidat. "Haduh".
"Kalian...Maaf yaa Kami lupa" Mengatupkan kedua tangan.
"Iya gak apa-apa" Jawab Keke.
"Hah heh hoh.. Cape.. " Vivi mengelap keringat di hidung dan dahi.
"Alhamdulillah olahraga" Riri mengelap dahinya yang bercucuran keringat.
....Telah sampai...
"Inilah tempat Kami...selamat datang, Maaf yaa,, Silahkan-silahkan, masuk-masuk." Ajak Lisa.
"Iyaa...Makasih yaa." Ucap Kami serempak.
"Boleh minta minum?" Vivi membuka sepatunya.
"Assalamu'alaikum..." Ucap Kami bertiga.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh..." Jawab sang penghuni kosan.
"Silahkan ini galonnya dan gelasnya" Menunjukkan galon di sudut ruangan.
"Aku pake tempat minum Ku saja." Mengeluarkan Tempat minum dari dalam tas.
"Alhamdulillah... Makasih banyak..." Vii Meminum Habis satu botol air minum.
"Iya sama-sama" Jawab teman Lisa.
...Masak-Masak kemudian makan dengan deselingi canda tawa.
"Makasih banyak yaa Kami pamit pulang karena jam sudah berjalan...waktu telah berlalu...." Memakai tas.
"Iyaa sama-sam...jangan bosan yaa. Main ke sini lagi jika senggang". Ucap Lisa.
"Iyaa...Assalamu'alaikum.." Ucap Kami.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh..." Melambaikan tangan.
Kami Pulang dengan perut penuh terisi.
❤Terimakasih semua❤
__ADS_1