
"Ahh tiramitsukuuu" Vii melanjutkan lamunannya.
"Hey" Pink membuyarkan lamunan Vii.
"Tiramutsu enak." Ucap Vii dengan sedikit berteriak karena kaget.
"Duk" Pink menepuk jidatnya dengan kelakukan Vii.
Vii memesan Redvelvet lewat online dan berhasil.
"Tok..tok..tok..." Suara Ketukan pintu.
"Iyaa...tunggu...tungguu" !!! Vii bergegas bangun dan hendak menemui sang kurir.
"Tok...tok...tok.." Iyaa..iyaa...sabar."
"Atas nama Vii ?" sang kurir hendak memberikan paket.
"Iyaa.., Maaf yaa lama, biasa cewek."
"ini pesananya" sang kurir menyerahkan kepada Vii.
"Makasih yaa".
"Iyaa, sama-sama".
"Apa itu Vii?" Pink menghampiri Vii.
"Enak pokoknya, Kamu mau yaa?" Vii membuka paketnya.
"Wahhh, enakkk, Pink menjulurkan lidahnya."
"Nih", Vii menyerahnkan garpu kecil kepada Pink.
"Enak banget, makasih yaa". Pik tersenyum manis kepada Vii.
"Iyaa, sama-sama, Vii tersenyum sambil memakan redvelvetnya.
"Koo Redvelvet bukannya Kamu sedang membayangkan tiramitsu."
"Iyaa setelah melihat-lihat ternyata Aku tertarik untuk memakan ini, jadi Aku pesan".
"Oh, begitu yaa, aneh sekali".
"Hehehe" keduanya tertawa bersama sambil menikmati kue redvelvet.
"Bagaimana sudah ada kemajuan Vii?" Tanya pink sambil memainkan handphonnya.
"Iya ada, nih perutku maju", alhamdulillah kenyang banget.
__ADS_1
"Bukan itu, tanpa Kamu katakan juga Aku sudah tahu."
"Iya..iya..alhamdulillah. Aku sudah acc dosen. makannya aku membeli red velvet"
"Wah, selamat yaa Vii, Aku bangga padamu. Pink memeluk Vii."
"Sama-sama, Aku sangat menyayangimu" balas Vii.
"Semangat, Aku akan selalu ada untukmu, ok"
"Siap buu" Vii memberi hormat kepada pink.
"Ahahhaa." Keduanya tertawa.
Vii mengerjakan skripsinya dengan konsentrsi penuh. Setelah yakin Vii mengirimkan revisiannya kepada Dosen pembimbing.
Siang hari ini Vii akan bimbingan dengan Dosen. Vii merasa dag dig dug, tapi sudah mempersiapkan segala-sesuatu dengan maksimal.
Akhirnya yang ditunggu datang. Tapi bukan jodoh.ahahha.
Bimbingan sama dosen adalah sesuatu yang ditunggu para mahasiswa yang di akhir semester.
Vii terlihat serius bimbingan dengan dosen, raut mukanya menunjukkan kebingungan, dari dahinya yang berkerut. tersenyum, terlihat dari senyum di bibirnya.
Menjawab setiap pertanyaan dengan lancar, meskipun ada beberapa pertanyaan yang sepertinya masih kebingungan.
"Alhamdulillah...akhirnya selesai ya Allah. Makasih".
Pada malam hari Vii akan istirahat pada jam 10 malam. Karena setiap berniat bergadang Vii malah ketiduran.
"Emmm., Di mana ini yaa, Ah Iya kan Aku sedang bekerja di luar Negeri.
"Cuacanya enak sekali. Pulau ini memang istimewa, Luar biasa, MasyaAllah, Alhamdulillah."
"Bro, Aku mencarimu Aku kira kau ke mana."
"Maaf, hehe" menampakkan giginya.
__ADS_1
"Siang ini Kita akan bertemu dengan clien di resto hotel"
"Baik, semuanya sudah dipersiapkan bukan?".
"Sudah bro tenang saja."
"Baiklah, Aku akan disini terlebih dahulu, kau juga boleh menikmati waktumu, ok".
"Siap bro, thanks." Iya berlalu meninggalkan teman sekaligus atasanya.
dia menikmati waktunya sendirian dengan berjemur di pulau, dengan menikmati kelapa disampingnya.
Terlihat sebagian orang ada yang berhilir mudik menikmati liburan di pulau yang indah tersebut, ada yang terlihat sendiri, berpasangan, bersama keluarga maupun dengan teman-temannya.
Satu jam menuju pertemuan dengan clien dia bangkit dari berbaring, menuju hotel mempersiapkan diri untuk pertemuan.
setelah mempersiapkan diri ia berjalan dengan gagah memakai jas navy dan memakai kacamata hitamnya.
Waktu yang ditentukan tiba, clien datang dengan seorang sekretaris yang tak kalah gagahnya. Mereka berdiskusi, menyetujui kontrak kemudian menikmati makan siang mereka, dan sedikit tertawa.
clien pamit terlebih dahulu, bersalaman dan meninggalkan ia dan juga temannya.
Alhamdulillah akhirnya disetujui bro, iyaa, alhamdulillah.
Besok Kita harus kembali untuk memulai proyek kerjasama ini.
__ADS_1
Siap broo, lets goo . Mereka kembali ke kamar, berganti pakaian dan pergi ke kamar, kemudian bergegas ke pantai menikmati hari terakhir mereka di sana, sebelum kembali ke negaranya untuk memulai pekerjaan.