
Lantunan ayat suci di pagi hari terdengar merdu nan menenangkan hati.
Nasehat pagi memacu semangat untuk beraktivitas.
Rapat pagi ini dilakukan untuk membahas mengenai pekerjaan yang akan dilakukan kedepan.
"Besok pagi kita adakan olahraga ringan ke lapangan belakang kantor, selepas itu akan kembali beraktivitas kantor seperti biasa" ucap sang pimpinan.
"Baik" ucap kami serentak.
"Silahkan dilaksanakan tugasnya, untuk pekerja baru dibantu oleh pekerja lama."
"Jika ada yang perlu ditanyakan silahkan" ucap salah satu pekerja lama.
Kami pekerja baru mengangguk dan mengucapkan "terimakasih".
Di kantor Kami tidak ada sebutan senior junior, akan tetapi pekerja lama dan baru, karena rata-rata pekerja lama usianya lebih tua diatas kami, sehingga memakai kata Ibu/Bapak, & Kakak.
Sebelum mengerjakan tuagasnya.
Para pekerja perempuan berdiskusi terkait pakaian. Pekerja pria tentu saja tidak mempermasalahkan pakaian, seperti wanita.
"Kita pakai baju & kerudung warna apa?" Ucap Ibu.
"Kita pakai warna gelap saja?" Saran Ati.
"Baik, setuju"
Setiap orang diberikan tugas untuk menyusun dan merancang, secara rinci mulai dari rangkaian acara, rincian biaya serta kebutuhan logistik.
Hari ini suasana di kantor, cukup sibuk, setiap orang sibuk dengan tugasnya masing-masing.
Bulak-balik menuju pimpinan, print berulang kali, karena masih saja banyak kekurangan, maklum masih pekerja awal.
"Ini pak silahkan !!!" menyimpan kertas di meja pimpinan.
"Baik, tunggu yaa, akan Saya koreksi !!!" ucap pimpinan.
"Baik" Aku kembali ke meja kerja.
"Terdapat kesalahan di sini, harusnya seperti ini, silahkan diperbaiiki !!!" ucap pimpinan.
"Baik" berlalu dan kembali ke meja kerja merevisi, memastika bahwa tidak akan ada kesalah lagi.
Kesabaran dan ketekunan diperlukan, satu dua kata tak luput dari koreksian.
Inilah sifat insan, ada salah dan benar, itulah sebabnya membutuhkan orang lain, agar saling memperbaiki dan mengoreksi kesalahan, serta saling ingat mengingatkan.
Waktu telah menunjukkan jam Istirahat Solat Makan (Isoma), namun pekerjaan belum juga usai.
Panggilan Adzan berkumandang harus terlebih dulu diutamakan, karena sejatinya kita ditugaskan untuk beribadah kepada Allah.
"Yaya, ayo kita ke masjid solat berjamaah" ajakku.
"Baik", menutup laptop.
"Aku duluan yaa, soalnya ingin ritual dulu". Ritualku sebelum solat dan wudhu adalah buang air kecil.
Berpapasan di kamar mandi.
__ADS_1
"Ayoo" ajak Yaya.
"Ayo" Kami berjalan beriringan, orang-orang juga sedabg menuju masjid.
Solat merupakan Rukun islam yang ke dua setelah syahadat.
Kekhusyuan coba diusahakan, urusan dunia berseliweran saat solat dilaksanakan, namun itu tak menurunkan iman untuk tak solat. Solat dikerjakan bukan karena telah sempurna atau yang telah mencapai kekhusuan akan tetapi solat ditugaskan bagi Ummat rasulullah salallahu'alaihi wassalam.
Jika solat dikhususkan hanya bagi yang telah mencapai tingkat tinggi, lantas akan banyak yang tak solat, solat merupakan bentuk penghambaan. Mengaku bahwa kita butuh Allah, kita lemah, kita hanya hamba.
Ketika solat kita telah baik. Maka urusan kita jadi baik itu syariatnya. Akan tetapi faktanya semua atas kuasa, kehendak dan ketentuan Allah Subhanahuwata'ala. Ikhtiar, do'a adalah bentuk ibadah.
Kembali ke kantor kemudian makan.
Kembali ke rutinitas, menuntaskan apa yang telah dimulai.
Setelah sekian lama akhirnya usai, hasil pekerjaan dikonfirmasi dan disetujui.
Waktu menunjukkan waktu pulang.
.....
Kekuatan Fisik diperlukan untuk menunjang aktivitas yang lebih prima, ibadah akan lebih baik dengan fisik yang kuat.
Persiapan fisik sebelum keberangkatan ke lapangan tentu saja diperlukan.
Pemanasan dan lari pagi, pus up, sit up, dilakukan guna menunjang fisik yang prima.
Fisik yang prima didukung oleh hati yang tenang, ikhlas, & sabar.
Pagi ini Kami melakukan olaharaga dimuali dari membaca do'a.agar Allah melancarkan & menyehatkan kami.
Kami berlari kecil, melakukan olahraga ringan, dan kembali setelah dirasa cukup sekitar satu jam.
Setiba di kantor Kami disuguhi dengan makanan, bawaan teman salah satu dari Kami.
Melaksanakan aktivitas, rapat.membicarakan keberangkatan menju lapangan, melaporkan sejauh mana persiapan yang telah dilakukan, memastikan semua telah siap.
Hari yang ditunggu datang, para tamu telah tiba, kami mendampingi para tamu, mempersiapkan keberangkatan.
"Ayoo segera bersiap, para tamu telah datang !!!" Ucap sang ketua pelaksana.
"Baik, Kita berd'a semoga kegiatan kita dilancatkan, para tamu & kita dalam keadaan sehat & tamu puas dengan pelayanan yang kita berikan."
Berdo'a dipersilahkan. Kami menundukkan kepala.
Aku berdo'a.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم.ِ١
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ .٢
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۙ .٣
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ۗ .٤
اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ .ۗ٥.
اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ .٦
__ADS_1
"صِرَا طَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآ لِّيْن.َ٧
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Pemilik hari pembalasan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
6.Tunjukilah kami jalan yang lurus,"
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
اَللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allaahumma (Robbanaa) aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar.
Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari adzab neraka.
اَللَّهمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ
Allaahumma ahsin 'aaqibatanaa fil umuuri kullihaa, wa ajirnaa min khizyid-dunyaa wa 'adzaabil aakhiroh.
Ya Allah, jadikanlah baik akhir setiap urusan kami, dan lindungi kami dari bencana dunia dan azab akhirat.
Kami berangkat pada pagi hari, perjalanan ditempuh selama dua jam.
Setelah tiba kami menyiapkan segala sesuatu.
Membimbing para tamu ketempat yang telah disediakan.
Melakukan pengecekan keadaan para tamu, serta jumlah tamu.
Kami memastikan bahwa semua dalam keadaan sehat dan aman.
Sang pemimpin tamu salah satu dari perusahaan kami menyampaikan petuah kepada para tamu
"Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar, tidak afa sesuatu pun, semua karena pertolongan Allah".
"Selama berkegiatan diharapkan untuk selalu waspada, karena kita sedang berada di luar, jangan terlalu takut dan jangan terlalu berani, jika ada sesuatu silahkan laporkan kepada saya, atau kepada panitian yang ada"
"Dapat dilaksanakan?" intruksi pimpinan.
"Siap dilaksanakan". Jawab sebagian dari tamu.
"Dapat dilaksanakan?" pemimpin mengulang intruksinya.
"Siap dapat" Jawab serempak para tamu.
"Baik" Ucap pemimpin.
Silahkan mempersiapkan diri kita akan melaksanakan solat berjamaah, pastikan tetap rapih, tidak banyak mengobrol.
__ADS_1
Setelah semua sesuai harapan, selanjutnya melaksanakan solat berjamaah, dipimpin oleh salah satu dari panitia.