
Suasana saat ini sejuk meskipun matahari telah menunjukkan dirinya.
Angin berhembus, dedaunan melambai-lambai.
Suara gemuruh air yang terdengar menenangkan.
Suara gelak tawa yang terdengar menggembirakan.
Setelah satu persatu kelomok mempersembahkan yel-yel kami perkelomok secara bergantian ke pos selanjutnya.
"Selamat datang di pos kekompakan, Kalian silahkan tampilkan yel-yel" ucap Kating.
Kami menampilkan yel-yel,,, "Salah satu dari kalian tidak boleh menyentuh tanah dan kalian secara serempak harus sampai ke pohon sana" ucap kating.
Jaraknya yaitu kurang lebih lima meter
Kami berembuk "Vivi yang ditas, kita topang dari bawah, karena vivi lumayan agak kecil diantara kita" Ucap Adah.
Tangan saling satu menyatu seperti tangga dari kayu.
"Satu... dua...tiga..." Ucap Adah.
"Kiri, kanan, kiri, kanan" dan akhirnya sampai meskipun teman-temanku agak kelimpungan karena beratku sekitar 50 kg tidak berbeda jauh dengan temanku yang membopongku
"Terimakasih, maaf yaa aku berat" ucapku.
"Gak apa-apa..., hahahha" gelakgak tawa dari aku dan teman-temanku.
"Apa pelajaran yang bisa di ambil?" Tanya kating.
"Ketika bekerjasama maka harus saling memahami, ketika kita menerima masalah maka harus bisa memecahkannya dengan bersama-sama maka semua akan terlalui" ucap Adah.
"Iya" Disetujui oleh Ku, Rani dan Nisa.
"Silahkan kalian lanjutkan pos selanjutnya" Ucap kating.
"Terimakasih" jawab kami serempak.
Kami tiba di pos terakhir yang mana letaknya ditengah lahan sawang yang kering.
"Selamat datang di pos terakhir, silahkan tampilkan yel-yel kalian" intruksi kating.
Kami menampilkan yel-yel
"Baik, pos ini merupakan pos kepercayaan, dimana salah satu dari kalian harus menjatuhkan diri dari atas sini" menunjukk (jalan ke lahan sawah yang posisinya setinggi satu meter) "dan yang lain harus menahan agar tidak jatuh ke tanah" intruksi kating.
"Vivi lagi yang akan menjatuhkan badan, kita yang akan menahan, kamu harus percaya!" Ucap Nisa.
"Baiklah" ucapku.
Suara jantung ku berdegub tak karuan diantara percaya dan tidak percaya, aku ragu-ragu untuk menjatuhkan diri tapi teman kelompokku meyakinkanku.
"Ayo satu dua tiga", ucap ketiganya serentak
Aku belum juga berani.
"Gak apa-apa ada kami, kami tidak mungkin mencelakaimu, kami akan menangkapmu" ucap Adah.
__ADS_1
"Iya" tambah Nisa dan Rani.
"Baiklah" ucapku "Satu, dua, tiga" gubrak aku menjatuhkan diri dan ditahan oleh ketiga temanku.
"Alhamdulillah udah juga" ucap kami
Jantungku masih berdegub cukup kencang, ada juga rasa lega akhirnya aku tidak kenapa-napa.
"Apa pelajaran yang bisa diambil dari permainan ini?" Tanya Kating.
"Meskipun awalnya kita ragu, tapi ketika teman kita meyakinkan, dan kita percaya pada teman maka keraguan itu akan hilang"
Ucap Vivi.
Ketiga teman Ku mengangguk memberi atri menyetujui.
"Silahkan kembali ke pos awal" ucap kating
"Terimakasih" Ucap kami serentak.
Kami turun ke bawah, Aku lihat kelompok yang lain telah berkumpul di lapangan sepertinya hanya kelompok kami yang terakhir.
Dilakukan penutupan yaitu dengan menyanyikan mars jurusan, fakultas dan kampus, penyematan seragam himpunan/Ukm.
Aku meneteskan air mata, perjuangan selama dua bulan akhirnya terbayar dengan berakhirnya masa orientasi ini.
Orientasi berakhir ditutup dengan do'a.
Kating menyalami kami memberi selamat dan mengucapkan maaf.
"Selamat datang di Himpunan jurusan, mohon maaf atas kesalahan kami selama ini" ucap kating.
Dilakukan sesi foto bersama.
Mahasiswa bubar bercengkrama dengan sesama Maba maupun kating.
Daaan byurrr salah seorang dari kami didorong ke sunga, dan ada juga yang di bawah curug.
Air sungai jernih, suara air mengalir dengan deras dari posisi yang tinggi ke rendah sungguh menyejukkan.
Beberapa Maba dan Kating saling mendorong dan menjeburkan diri ke sungai.
Aku membasuh mukaku dan ku sibak- sibakkan air karena rasanya sejuk dan dingin.
"Ayo, segera pakai tas kalian berkumpul jangam sampai ada yang tertinggal" Ucap salah satu kating dengan nada tegas.
Mendengar itu Aku dan teman-temanku terbahak-bahak, kami tidak lagi takut.
Kami melaksanakan intruksi, berkumpul dan jeng-jeng-jeng kami pulang naik truk lagi.
Satu persatu naik, kini suasana dalam truk hangat diisi dengan gelakgak tawa dan candaan-candaan tidak terlalu ada batasan antara kami dan kating.
Ada yang bercerita kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan selama masa orientasi
Orientasi ini memang akhir orientasi jurusan akan tetapi merupakan gerbang awal untuk kami berorganisasi, Memilih departemen/ bidang apa yang akan kami emban sesuai minat dan bakat kami.
Perjalanan begitu menyenangkan, beberapa diantara kami ada yang menyanyikan yel-yel maupun mars jurusan.
__ADS_1
Setelah tiba di kampus, kami disambut
Jurusan lain yang berada satu fakultas dengan kami sudah berada di lapangan
Karena pelaksanaan orientasi ini dilaksanakan secara serempak di fakultasku denga tempat yang berbeda.
Upacara penutupan di fakultas dilaksanakan pembina upacara memberi sambutan dan selamat serta apresiasi kepada kami mahasiswa, dari para ketua himpuan, menyanyikan mars fakultas dan universitas
Dilakukan pelepasan balon dan diakhiri dengan do'a.
Kami membentuk lingkaran besar mengitari lapangan bersalam salaman dari semua himpunan jurusan.
Suasana begitu hangat, semua mahasiswa membubarkan diri, ada yang masih bercengkarama sesama jurusan/ himpunan yang sama maupun dengan himpunan yang berbeda.
Aku hampiri Lala, Ifah, dan Riri "Alhamdulillah selesai yaa..." ucapku.
"Iya..." balas mereka.
"Kalian mau masuk departemen apa?" tanyaku
"Aku agama" jawab Lala, "Aku agama" jawab Ifah.
"Aku pendidikan" Jawab Riri.
"Aku.... rahasia nanti kita lihat" jawabku dibarengi dengan tawa heheh.
"Oh..., Ko gitu" jawab ketiganya.
"Iya..., hehe" jawabku.
Senja mulai menampakkan diri yang berarti sebentar lagi langit akan berubah gelap yang menandakan malam akan tiba.
"Teman-teman aku pulang yaaa...,dah sampai ketemu lagi, Assalamu'alaikum..." Ucap Vivi dengan menyalami Ifah , Riri dan Lala secara bergantian.
"Iya....Wa'alaikumussalam..., hati-hati yaa" jawab Ifah, Riri dan Lala secara bergantian.
Aku pergi meninggalkan kerumunan
Kulewati jalanan kampus, kunikmati senja hari, meskipun rasa lelah masih menyelimuti.
Ku bersenandung ria menyanyikan yel-yel dan mars kampus, perjalanan begitu melelahkan, beban berat kusrasakan dipundakku, langkah kaki begitu berat, mata hampir lima wath, tapi aku harus kuat, Sebentar lagi aku bisa beristirahat.
"Ini adalah kampus yang sangat bagus, aku beruntung aku menjadi salah seoarang uang bisa mengemban ilmu disini" Ucap Vivi sambil tersenyum dengan kedua tangan memegang gendongan tas.
Ku tegakkan kepala, ku lihat langit
"MasyaAllah begitu indah" Ucapku.
Ku langkahkan kakiku dengan bersemangat karena sebentar lagi aku sampai kosanku, ku taiki tangga satu demi satu, ku lepas sepatu, ku buka pintu kosanku, ku taruh tas ku
dan ku rebahkan kakiku.
"Alhamdulillah,,, Ya Allah,,, Lemes hamba,,," ucapku.
Kebetulan July tidak ada di kamar kosan karena july merupakan mahasiswa yang aktif berorganisasi
Kupejamkan mataku....
__ADS_1
❤terimakasih para pembaca sekalian❤