Cinta Kepentok Skripsi

Cinta Kepentok Skripsi
Orientasi lanjutan


__ADS_3

Langit berwarna biru gelap, bulan masih terlihat di langit, udara dingin membuat pori-pori kulit membesar.


Vivi, July, Rose dan penghuni kosan lainnya tengah bersiap untuk menjalani Masa Orientasi Kampus Lanjutan di jurusan masing-masing.


Setiap penghuni silih berganti masuk ke kamar mandi. Akhirnya tiba giliran Vivi tak berapa lama setelah selesai dari kamar mandi vivi telah siap dengan atasan putih, rok hitam, dan tak lupa name tag.


Vivi siap berangkat karena memang sebelum tidur telah mempersiapkan perlengkapan untuk hari ini, setelah yakin vivi berangkat.


Begitu juga dengan July dan Rose. Mereka berangkat ke jurusan masing-masing.


Vivi berlari untuk sampai di fakultas karena tempat masa orientasi tidak di depan jurusan akan tetapi dekat fakultas dan juga jarak dari kos-kosan dan fakultas cukup jauh, harus melewati jalan raya karena MaBa tidak diperbolehkan jalan gang menuju kampus.


Dengan nafas terengah-engah akhirnya Vivi tiba di tujuan.


"Alhamdulillah, akhirnya sampai" ucapnya.


"Aku tidak ada yang kurang kan dalam atribut maupun perlengkapan" gumamnya.


Namun setelah melihat teman-temannya dia sadar bahwa dia tidak membawa apa yang teman-temannya bawa.


Vivi kelimpungan dengan muka polosnya, "aduh gimana ini, aku ada yang tidak lengkap, mati aku" sambil menggaruk kepala yang tidak gatal.


Vivi bertanya kepada temannya, "apakah ada yang membawa lebih?, "kenapa tidak ada yg ngasih tau aku"gumamnya.


Ditengah kegalauan ada Lala yang baik hati yang mau membagi perlengkapan yang Vivi butuhkan.


"Ini untukmu, maaf yaa aku tidak memberitahumu aku kira kamu sudah tau" ucapnya sambil menyodorkan dan memasang muka senyum dan rasa bersalahnya.


"Iya tidak apa-apa, terimakasih" ucapnya sambil mengambil dan tersenyum.


"Dia baik sekali" ucap Vivi dalam hati.


Kating pun datang dengan muka tegasnya mengintruksikan para MaBa dengan suara lantang "silahkan baris sesuai ketinggian", MaBa pun bergerak baris sesuai ketinggian.


"Siap....gerak !!!",, "setengah lengan lencang kanan....gerak!!!", "tegak.... gerak!!!" kating mengintruksi dan MaBa bergerak sesuai intruksi


Kating bertanya "Siapa yang tidak hadir?"


"Siap hadir semua" jawab MaBa serentak.


Kating bertanya kembali "kalian yakin hadir semua?"


Para MaBa saling menengok, setelah mereka yakin mereka menjawab "Siap yakin" jawab MaBa dengan serentak.


"Baik, jangan sampai kalian tidak tahu kondisi teman kalian masing-masing" ucap Kating dengan nada tegas.


"Kita mulai kegiatan hari ini dengan berdo'a, berdo'a mulai" intruksi Kating.


Kating dan Maba menundukan kepala


"Berdo'a selesai" intruksi kating ...


Kating memberikan petuah ....


"Kalian disini dilatih untuk bekerjasama, tidak egois, senyum, sapa, salam, dan peka terhadap teman" ucap Kating.


"Kalian disini harus memanggil kaka tingkat laki-laki dengan "akang", jangan abang karena kami bukan tukang baso, jangan juga mas.


Vivi tertawa kecil dan itu terdengar oleh kating, karena kondisi sedang hening.


"Siapa yang tertawa" tanya kating.

__ADS_1


Vivi unjuk tangan.


"Kamu, siapa namanya?" tanya kating


"Vivi kang" jawab Vivi.


"Kenapa kamu ketawa, ada yang lucu?" tanya kating.


"Ada kang" jawab Vivi.


"Tidak usah tertawa!" ucap Kating.


"Siap kan" jawab Vivi "eh kang" Vivi membenarkan.


Padahal kating juga menahan tawanya.


Maba yang lainpun ikut tertawa, kemudian diam serentak, karena melihat muka Kating.


"Sebut kaka tingkat perempuan dengan teteh, bukan mbak karena bukan tukang jamu, apalagi mbo karena bukan orang yang bantu-bantu dirumah kalian," Kating mengintruksi


"Siap kang" jawab Maba serentak


karena kebetulan yang memberi intruksi adalah kaka tingkat laki-laki.


Kampus tempat vivi menimba ilmu merupakan salah kampus di daerah dan menggunakan sebutan daerah tempat kampus berada bagi kaka tingkat.


"Ketika kalian dijalan dan bertemu Dosen atau kakak tingkat harus senyum, sapa, salam!!!,, kalian paham?" kating mengintruksi


"Siap paham" Maba menjawab serentak.


"Saya akan mengecek atribut kalian", ucap Kating


"Bagi kalian yang tidak lengkap, di akhir orientasi harus sudah lengkap, tidak boleh berbeda 1 cm pun", Kating mengintruksi


"Siap paham" Maba menjawab.


"Untuk kagiatan selanjutnya akan ada pematerian di kelas, ikuti Teteh Berbi!!!" Kating mengintruksi


Semua Maba mengikuti kating .....


Dalam kelas diberi pengarahan, mars jurusan, fakultas.


Waktu istirahat tiba


"Kalian akan diberi waktu 15 menit untuk melaksanakan solat, dalam waktu 15 menit harus sudah kembali ke kelas dengan formasi lengkap" intruksi kang Raja.


"Kalian paham?" tanya kang Raja.


"Siap paham" jawab Maba serempak.


MaBa dibariskan didepan kelas dipimpin oleh ketua Maba menuju masjid yang jarak masjid dengan jurusan cukup dekat.


Maba melaksanakan solat bagi yang beragama islam... kemudian setelah 15 menit masuk ke dalam kelas.


"Sekarang waktu makan siang, keluarkan makanan kalian!!!" intruksi kating.


Semua Maba mengeluarkan bekal makan siang.


"Siapa yang tidak membawa bekal?" tanya Kating


"Siap bawa, jawab Maba serentak."

__ADS_1


Akang dan teteh kating yang lain berkeliling melihat lauk pauk yang Maba bawa, dan menemukan ada lauk yang tidak bawa,,


Kating bertanya, "Siapa yang tidak bawa lauk sesuai intruksi?"


"Saya" jawab Maba Melon mengangkat tangan, kemudian menurunkan kembali dengan muka takut...


"Siapa yang membawa lauk berlebih?"" tanya Kating.


"Saya" jawab Ica.


"Kalian kenapa tidak kompak? Saya sudah bilang harus kompak, bagaimana ini?" Taya kating dengan nada tegas.


"Intruksi Maba Nisa ijin memberi saran, sebagian lauk yang ada pada Melon diberikan kepada Ica.


"Bagaiman Melon apakah kamu bersedia memberikan lauk pada Ica?" tanya kating.


"Iya silahkan", ucap Melon,,


Ica meminta ijin dan mengambil lauk yang ada pada Melon


"Untuk makan siang saya beri waktu 7 Menit, makanan yang ada di depan kalian harus habis!!!" intruksi kating


Maba Makan dengan diawali do'a makan.


Setelah 7 menit


"Waktu kalian telah habis, Siapa yang belum habis makannya?" tanya kating.


"Siap habis" Jawab Maba serempak.


Kating melihat ke arah Ica "lihat ada teman kalian yang belum habis".


Maba saling melirik ke kiri dan kekanannya dan saling bertanya.


"Siapa yang belum habis?" "Siapa?" Mahasiswa saling mengajukan pertanyaan


Ternyata tidak hanya Ica yang belum habis, ada beberapa temannya pun belum habis.


Makanan yang Vivi bawa telah habis. "untung aku bawa sedikit, pasti akan seperti ini jadinya" gumam Vivi".


"Diam !!! Kalian berisik" Ucap kating dengan tegas dan nada tinggi


Mahasiswa terdiam


"Dalam waktu satu menit semuanya telah selesai makan" intruksi pelatih.


Maba dengan tingkat kepedulian tinggi menggeser dan menghabiskan makan, dan akhirnya setelah satu menit makananpun habis.


"Silahkan minum dan rapihkan kembali peralatan makan kalian" intruksi pelatih


Maba melakukan sesuai intruksi,,,


"Untuk kedepan kalian harus lebih baik, bawa apapun yang harus dibawa sesuai intruksi,, kalian paham?" intruksi pelatih


"Siap paham" jawab Maba serempak.


"Ada tugas, kalian harus mempunyai kontak semua teman-teman sekelas, atribut harus sama dan lengkap, akan tetapi tidak boleh ada perkumpulan di kampus setelah dibubarkan!!! kalian paham?" intruksi pelatih


"Siap paham" Jawab Maba serentak


Waktu pulang tiba

__ADS_1


Kegiatan diakhiri dengan do'a ....


__ADS_2