Cinta Komedi

Cinta Komedi
SEASON 2 | EPISODE 12 KAMPANYE


__ADS_3

Udara pagi hari terasa di setiap kulit. Tapi untungnya Lydia menggunakan sweeternya untuk melindungi diri dari sejuknya pagi. Aroma nasi uduk disepanjang jalan tercium ketika melintasi jalan. Suara bising dari aktivitas transportasi dan manusia yang ingin menuju sekolah, tempat kerja atau cuma jalan-jalan. Lydia senang bisa berjalan kaki di pagi hari yang memang seperti biasanya.


Di pertigaan Lydia berpapasan dengan Desy. Seperti biasa Desy berjalan sambil membaca buku novelnya. Dia nampaknya tidak kapok ketika insiden yang lalu, ketika kejedot tiang listrik, kaki sebelah yang kecebur got. Tapi memang membaca novel sudah notabenenya Desy. Dan tidak patut dicontoh nya Lydia malah ikut-ikutan baca novel juga.


Ketika sedang sibuk membaca novel. Lydia tidak menyadari kalau mulai dari pintu gerbang sekolah hingga lapangan sedang ada keramaian. Dan Lydia baru sadar ketika ia ternyata sudah memasuki kerumunan murid dilapangan.


"Eh ada apaan nih. Rame amat. Masih pagi loh!" kata Lydia yang menaruh bukunya di dalam tas.


"Lah iya ya. Antrian sembako ya? Ayo kita serudukan aja yuk." balas Desy.


Lydia menghempaskan satu persatu murid agar ia bisa berada di depan. Suara teriak-teriak dari murid sangat antusias. Lydia jadi penasaran. Dan ketika dilihat yaitu.


"WHAT?! Ini ngapain si Ziva ngebagiin skincare!" kata Lydia teriak.


"Iya itu ada masker organik sama liptint dong. Gua juga mau!" teriak Desy.


"AYO SEMUA AMBIL SKINCARENYA. ADA MASKER ORGANIK SAMA LIPTINT. SUPAYA MUKA KALIAN TAMBAH CANTIK! YANG COWOK JUGA BOLEH. TAPI INGET HARUS VOTE ZIVA YA!" Dan ketika Ziva selesai bicara spanduk bertuliskan 'MENJADI CAKEP SEKETIKA HANYA DENGAN VOTE ZIVA, PILIH ZIVA NO 1'


"Ayo Des, kita harus ke kelas. Jangan ambil!" Lydia menarik tangan Desy menuju kelas.


"Yah gak jadi dapet skincare gratis," kata Desy.


Ketika ingin menuju kelas ada Seli dan Aska yang sedang membagikan brosur. Setiap ujung kelas sudah berisi poster dan slogan untuk memilih mereka. Di brosur tertulis himbauan untuk mencegah bullying. Dan poster bullyingmenarik yang di tempel di setiap kelas.


Lydia duduk di kelas dengan muka kesal. Pagi yang indah berubah menjadi perang politik panas. Semua teman Lydia mendatanginya.


"Kok lu diem aja sih. Mereka udah gerak cepat ngambil suaranya," kata Hilman.


"Nih gua aja dapet skincare dari Ziva," kata Wendi menunjukkan skincarenya.


"GUE LUPA KALO HARI INI ADA KAMPANYE!!!!!!!" Teriak Lydia kesal sambil menjenggut rambutnya.


"Tama pasti inget. Ngapa gak dikasih tau?" tanya Desy penasaran.


"Dia lagi ada urusan keluarga. Hari ini gak bisa masuk sekolah. HPnya juga lagi gak aktif. Mungkin lagi sibuk banget."

__ADS_1


"Sumpah lu udah kalah cepet sama Ziva. Dia dapet pendukung banyak," kata Ridho.


"Bahkan kalah cepet sama Aska. Setengah populasi udah di ambil mereka. Sekarang lu harus ambil kembali suara dari anak SMAN Haru Baru," argumen dari Hilman.


Lydia hanya menempelkan pipinya di meja. Ia hanya meratapi nasib. Ia sangat lupa dengan hari ini. Dia bisa kalah telak dengan pasangan lain. Bahkan Tama juga tidak ada disini.


Lydia langsung bangkit lagi dia menunjukkan semangatnya. Lydia langsung berdiri ke depan kelas.


"Guys. Kalian pasti udah dapet skincare dari Ziva sama brosur dari Aska kan. Nah, jangan terhasut dulu. Kalian wajib pilih gua. Gua minta bantuan kalian semua untuk mengatur kampanye pasangan gua," kata Lydia.


"Coba aja bagiin makanan atau sogok pake duit. Pasti langsung banyak yang vote deh," kata salah satu murid.


"Bukan itu tidak boleh. Kita harus sportif tanpa curang. Dan anggaran kampanye juga dikit. Gua juga masih bingung ngapa Ziva bisa ngeluarin anggaran melebihi yang dikasih kepala sekolah. Emang boleh ya?" tanya Lydia bingung.


"Boleh Ly, sebanyak apapun boleh lu keluarin buat biaya kampanye. Anggaran dari sekolah cuma formalitas. Tapi sebanyak apapun itu kalo lu kalah bisa rugi," kata Hilman.


"Iya juga ya. Jadi apa yang harus gua lakukan supaya bisa menarik perhatian dan di vote semua murid. Menang telak!" ucap Lydia.


"Lu udah terkenal Ly, mereka tetap sehati untuk pilih lu."


"Tapi ada Ziva. Dia melakukan segala cara. Dia bisa aja menang," kata Lydia. Mengingat Ziva murid baru yang langsung menarik perhatian semua murid. Rambut ikalnya ala Mariah Carey era 90's. Kulit putih bersihnya. Dan mukanya seperti princess. Postur tubuhnya seperti Ariana Grande. Bidadari yang nyasar ke Bandung.


"Kita bicarakan targetnya dulu. Gua yakin gak semua murid mau ikut pemilos. Pasti ada yang golput. Kita harus jangkau tuh," kata Lydia.


"Nah bener banget. Lu harus tau Ly. Di sekolah ini ada yang namanya geng BlackSide, WhiteSide, Wibu, K-popers, Rainkatopini, dll," kata Hilman sang sumber informasi sekolah.


"Waduh banyak juga ya geng di sekolah ini. Berarti harus cari cara biar mereka mau vote gua ya," balas Lydia.


"Gimana kalo lu nyusup masuk atau pura-pura gabung dengan geng itu," Usul dari Ridho.


"Hmm, iya juga ya," pikir Lydia.


"Ngomong-ngomong, apa itu BlackSide, WhiteSide, rainkatopini?" tanya Lydia.


"BlackSide itu geng anak berandal yang suka nongkrong sambil ngerokok. Terus mereka katanya juga sering tawuran. Kalo WhiteSide itu geng golput. Mereka suka golput gitu, terus mereka bodoamat sama apa yang ada di sekolah, atau murid yang penting sekolah langsung pulang. Kalo rainkatopini gak usah tau, kamu masih polos Lydia." Penjelasan dari Hilman.

__ADS_1


"Jadi gua harus masuk geng BlackSide?"


"Yup!" balas murid serentak.


"Gua harus masuk geng WhiteSide?"


"Yup!"


"Jadi Wibu?"


"Yup!"


"Jadi K-popers?"


"Yup!"


"OGAH!!!!" kata Lydia.


"Lydia ini demi kemenangan. Karena Ziva sama Aska gak akan pernah nyadar ada geng di sekolah ini. Lu harus kampanye terselubung aja," kata Hilman.


"Okee, tapi gua harus minta bantuan Tama juga."


"Nah, Tama masuk ke geng BlackSide sama WhiteSide. Sedangkan lu masuk geng Wibu sama K-popers," usul dari Ridho.


"Tapi Tama anak yang baik dan polos😭 dia gak pantes masuk ke geng brandal." kata Lydia.


"Ingat! Cuma pura-pura aja. Demi kemenangan!" Ucap Hilman.


"Oke gua setuju! Gua akan berusaha dekat sama geng Wibu sama K-popers. Dan Tama pasti bisa gabung sama Geng BlackSide sama WhiteSide!" kata Lydia.


Besok Lydia akan beraksi. Lydia akan berusaha gabung geng Wibu dan K-Popers. Apakah hal yang susah untuk gabung bersama mereka? Bisakah Lydia mengambil hati anak Wibu dan K-Popers? Dan juga Tama apakah ia bisa masuk ke geng brandal dan geng masa bodo. Kita lihat saja!


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•••~•••~


Halo semua. Apa kabar? Sehat selalu ya. Semoga makin seru nih.

__ADS_1


Jangan lupa untuk Like dan VOTE! Dan komentarnya.


Tunggu kelanjutannya!


__ADS_2