
[HARRIS BERTEMU DENGAN LIM]
Sesampainya di rumah...
“Dimana suami mu?” tanyanya kepadaku.
“Dia sedang di kamar nya” jawabku.
“oh ..” katanya sambil melihat se sekitarnya. Lalu aku naik keatas untuk melihat Lim di kamar.
Sampainya aku dikamar, kulihat Lim sedang duduk di kursi sambil membaca majalah di tangannya.
“ Lim kau sedang apa di sana?? kau seharusnya istirahat” kataku sambil meletakan beberapa barangku di meja. Lalu aku menghampiri Lim yang sedang terduduk di sana.
“Lim?? Aku ingin memperkenalkan mu dengan seseorang di bawah. Apakah kau mau?” kataku lagi.
“siapa??” tanyanya kepadaku.
“ teman kecilku” jawabku.
“Baiklah, ayo” kata Lim sambil beranjak dari tempat duduknya dan melangkah ke luar kamar.
Sampainya di bawah, Lim langsung menghampiri harris di sana.
“Hai, aku harris teman Mia” kata harris sambil berdiri dan mengulurkan tangan ya.
“Aku Kim Lim suami dari Mia, senang bertemu denganmu” jawab Lim kepada harris sambil menjabat tangan harris.
“senang bertemu denganmu juga” kata harris.
“Apa yang membawamu disini?” tanya Lim kepada harris.
“Aku ke kota ini sebenarnya merindukan teman kecil ku Mia dan sebelum itu aku berniat untuk membawanya bersamaku tapi ternyata dia sudah memiliki seseorang di sini” kata harris sambil meminum kopi yang ada di meja.
“Jadi jika kau sudah tau kenapa kau kesini?” tanya Lim kepada harris.
“Karena aku penasaran, kenapa Mia memilihmu sebagai suaminya” jawabnya harris, seperti meremehkan Lim.
“Harris!!” sahutku menyela mereka sambil melihat ke arah harris.
“baiklah aku pergi dulu Tuan Lim, ada sesuatu yang harus aku urus sekarang. Oh iya, satu lagi jagalah Mia jangan sampai dia terluka ya” kata harris kepada Lim. Lalu harris pergi meninggalkan rumah ini. (“ dia masih sama saja, belum berubah”) kataku di dalam hati.
__ADS_1
…..
Setelah itu aku membersihkan tubuhku di kamar mandi. Dan saat selesai aku mencari handuk kecil untuk rambut di lemariku. Tiba tiba Lim memeluku dari belakang dan berkata “Aku menyukai bau ini” sambil mencium rambutku yang basah.
“Lim apa yang sedang kau lakukan?” kataku disana sambil terdiam kaku. Lalu Lim mengakatku dan meletakan ku di tempat tidur. Dan kami melakukan halnya yang suami istri lakukan.
.........
Keesokan harinya, aku berada di rumah sakit hospital sedney untuk menemui harris disana. Karena dia datang tiba tiba aku sama sekali belum menanyakan kabarnya. Sesampainya disana, Lalu ku tanya lewat resepsionis disana.
“Permisi bisakah aku bertemu dengan dr.harris” tanyaku disana.
“Maaf nona, dr.harris sedang melakukan operasi sekarang” jawabnya disana.
“Kira kira sampai kapan?” tanyaku lagi disana.
“sekitar satu jam lagi” jawabnya lagi terhadapku.
“Baiklah aku akan menunggu” setelah satu jam setengah aku menunggu, tetapi harris belum menyelesaikan oprasinya. Dan aku menyerah dan memilih untuk pergi. Lalu saat aku ingin pergi aku melihat harris baru saja keluar dari ruangan oprasi.
“Harris!!” seru ku sambil berjalan ke arahnya.
“Mia, apa yang kau lakukan disini?” tanyanya kepadaku.
“hei… apa kau rindu denganku?” katanya sambil mengejeku di sana.
“Dasar kau ini, aku merasa salah jika aku datang ke sini untuk menemuimu” berjalan sambil meninggalkan nya.
“iya iya aku salah, maafkan aku? Bagaimana kalau kita makan ice creem” katanya sambil menahanku di sana.
“baiklah” jawabku disana.
Dulu saat kecil kami selalu bertengkar, dan harris yang pertama kali memulai pertengkaran denganku. Dia selalu saja menjahiliku saat aku berada di dekatnya. Tetapi harris lah yang membantuku saat aku terkena masalah. Dia selalu saja datang menyelesaikan nya. Dia adalah orang yang baik, tampan, dan cerdas. Dialah salah satunya orang yang mengajari aku pelajaran sekolah. Padahal aku mempunyai guru les pribadiku sendiri. Tapi dialah orang yang aku sayangi dan ku anggap seperti kakak kandungku sendiri.
Harris mengajaku membeli ice cream di dekat rumah sakit.
“kita makan ice creem yang mana” sambil menunjuk ke papan menu.
“aku coklat saja” jawabnya kepadaku.
“baiklah.. Aku pesan 2 coklat” kataku kepada penjual disana.
“Hari ini aku yang akan membayarnya” kataku kepadanya sambil mengeluarkan dompetku di tass.
__ADS_1
“Baiklah jika kau ingin begitu” jawabnya.
“Dua ice cream coklat sedah siap” kata penjual itu sambil memberikan ice cream kepada kami.
“Terima kasih” sambil menerima ice cream dari penjual itu.
“Baiklah sekarang kita akan kemana?” tanyaku kepdanyanya sambil memakan ice cream di tanganku.
“Aku punya suatu tempat yang bagus” jawabnya kepadaku.
“baiklah” kataku.
Kemudian kami pergi ke tempat tujuan kami, Lalu tiba tiba mobil Lim melewati aku dan harris disana tapi aku tidak menyadari itu.
Dan di sisi lain Lim melihatku berjalan dengan harris. Lalu Lim berkata “ mengapa mereka sedang bersama, sebenarnya seperti apa hubungan mereka?” di dalam hati Lim.
Sesampainya aku di sana, ternyata harris membawaku ke danau dekat rumah sakit itu.
“wahhh…. Indah sekali” sambil melihat sesekitarnya.
“Apakah kau menyukainya?” tanyanya kepadaku. Aku mengangguk sangat keras kepadanya sambil menikmati apa yang ku liat.
“Andaikan saja kau miliki, jika kau miliku aku akan membawamu ke tempat yang lebih bagus dari pada ini” katanya dengan bergumang cepat dan aku hanya samar samar mendengarnya.
“Apa! Kau bilang apa tadi?” kataku kepadanya.
“Makanya jika seseorang sedang berbicara dengarkan!!!” katanya dengan keras kepadaku Sambil mendorong kepalaku ke belakang dengan tangannya.
“Ya kan aku?” jawabku dengan mengeluh.
……
Sampainya aku di rumah, Dan langsung ke kamarku. Saat membuka pintu kamar aku melihat Lim duduk sambil membaca dokumen di tangan ya.
“Lim, kau sudah pulang?” tanyaku kepadanya.
“Hmn…” jawabnya kepada ku hanya menggumang saja. Lalu aku menghampirinya, dan tiba tiba saja dia bangun dari tempat duduknya kemudian menuju ke arah tempat tidur.
“Aku mengantuk” kata Lim kepadaku dengan dingin. Dan aku heran tidak seperti biasanya Lim seperti itu kepadaku.
“Baiklah jika kau mengantuk tidurlah” jawabku di sana dengan heran.
bersambung.....
__ADS_1