
(KACAU)
Keesokan harinya aku, saat aku bangun dari tidurku Lim sudah tidak ada di sampingku. Tidak seperti biasanya dia sudah bangun lebih dulu dariku. Lalu aku turun dari atas kasurku dan mencari keberadaan Lim. Saat aku keluar kamar, aku bertanya kepada salah satu pekerja yang ada di rumahku.
“dimana tuan Lim?” tanyaku.
“tuan sudah berangkat kerja dari tadi nyonya” jawabnya.
“aaaaaah, baiklah kalau begitu terima kasih” ucapku sambil kembali kekamarku.
Tidak seperti biasanya dia berangkat sepagi ini, padahal kan hari ini dia harus menemaniku ke rumah sakit untuk periksa.
*******
Pada siang hari aku pun memaksakan diriku untuk pergi ke rumah sakit sediri. Aku berangkat dengan naik taksi. Saat di jalan dan tepatnya pada lampu merah, aku melihat Lim di pinggir jalan bersama dengan seseorang.
“ sedang apa Lim disini, dia dengan siapa” ucapku disana sambil mengamati seseorang yang ada di sebelahnya. Dan ternyata tak ku sangaka seseorang itu adalah ‘bonna’. Saat aku melihat mereka berdua, mereka tampak membicarakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Dan tiba tiba bonna memeluk Lim denga tiba tiba.
__ADS_1
Pada situasi tersebut seketika hatiku panas, kepalaku pusing, badanku lemas, dan tidak bisa berbicara apapun. Lalu saat lampu merah pun sudah menjadi hijau mobil taksi itu pun jalan. Kemudian supir itu berbicara sesuatu, awalnya aku tidak mendengarkanya karena pikiranku sedang kacau. Kemudian supir itu bertanya lagi kepadaku.
“nonna kemana tujuan anda?” tanyanya kepadaku.
Lalu aku pun tidak ingin pergi ke rumah sakit karena seketika mood ku pun berubah.
“pak, saya berhenti di sini saja” jawabku dengan suara lemas.
“baiklah nonna” ucapnya.
Lalu aku pun turun di sebuah taman yang ada di kota itu, pikiranku sekarang sangat kacau. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang, aku bingung harus kemana, dan masalahnya aku pun tidak memiliki tujuan.
Aku bermimpi, aku terjatuh di dalam lubang yang sangat dalam. disana aku hanya merasakan sakit dalam dadaku.
********
Aku membuka mataku, aku melihat sesekitar disana. Aku melihat seseorang sedang duduk di dekatku. Awalnya tak terlalu jelas dan kemudian dia berbicara kepadaku. Aku mengenal suara itu dan ternyata seseorang itu adalah harris.
__ADS_1
“Mia, kau sudah sadar. Apa ada yang sakit, katakana padaku” ucapnya di sana dengan suara khawatir.
“aku baik baik saja, dimana aku?” jawabku.
“kau ada di rumah ku, tenang saja. Apa kita perlu kerumah sakit” kata harris lagi.
“tidak” jawabku lagi sambil menggelengkan kepala.
“baiklah kalau begitu aku akan menelpon Lim sekarang juga” ucapnya. Lalu dengan sepontan aku meraih tanganya di sana.
“jangan” ucapku.
“ada apa, apa Lim menyakitimu. Katakana padaku” ucap harris dengan sedikit amarah.
“tidak, aku tidak ingin dia khawatir” jawabku disana. Lalu harris pun hanya menghela nafasnya di sana.
“baiklah, kalau begitu aku akan membuatkan bubur untuk mu” ucap harris sambil menyetuh kepalaku dengan lembut dan kemudian pergi.
__ADS_1
aku tidak tau apa yang terjadi padaku, aku sangat sedih jika mengingat apa yang terjadi tadi. aku harap semua yang kulihat tadi tidaklah benar.
bersambung.......